FF ~KyuMin~ {I MY ME MINE Chapter 7}


@@@THE STORY@@@

“Hiks…Hiks…Hiks.” Suara isak tangis terdengar dari arah kamar Sungmin dan Kibum.

“Kibum kau kenapa?” Tanya Sungmin yang baru saja pulang bersama Kyuhyun, Kibum mengangkat wajahnya dan memeluk Sungmin erat.

“Eonni, appa…amma.” Bisik Kibum kesal.

“Kau kenapa?” Tanya Sungmin bingung, Kibum menatap Kyuhyun dan melepas pelukkannya pada Sungmin.

“Kenapa kau menyembunyikan hal ini?” Tanya Kibum pelan, Kyuhyun terdiam bingung dengan ucapan Kibum.

“Apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Kau sudah tahukan kalau ammamu yang telah membunuh kedua orang tuaku.” Ucap Kibum, Sungmin menatap takut Kyuhyun, Kyuhyun yang tak tahu apapun hanya bisa diam dan merasa bingung.

“Kibum-ah, apa maksudmu?” Tanya Sungmin sambil mengguncang kuat tubuh adiknya.

“Appa dan Amma, mereka meninggal…bukan karena kecelakaan.” Ucap Kibum di sela selingah tangisnya.

“Apa? Apa maksudmu?” Tanya Sungmin shock.

“Amma…Amma namja bernama Siwon itulah…yang telah merencanakan kematian Amma dan Appa, Eonni.” Tutur Kibum, Sungmin terdiam dan menatap Kyuhyun aneh, Kyuhyun yang juga terkejut mendengar tuturan Kibum hanya bisa tertunduk diam menahan amarah.

“Kau puas!.” Ucap Sungmin kearah Kyuhyun, Kyuhyun mengakat wajahnya dan menatap Sungmin bingung.

“Apa kau puas menyiksaku?” Tanya Sungmin seraya menghampiri Kyuhyun, Kyuhyun yang sama sekali tidak tahu tentang apapun hanya bisa diam dan mengerti apa maksud Sungmin dalam keadaan saat itu.

“Apa kau menyalahkanku?” Tanya Kyuhyun, Sungmin diam dan menundukkan kepalanya, Kyuhyun mendekat kearah Sungmin.

“Aku akan membantumu.” Ucap Kyuhyun seraya menepuk bahu Sungmin pelan.

“Membantu apa maksudmu?” Tanya Sungmin bingung.

“Membalas dendam…” Ucap Kyuhyun terpotong saat Sungmin menolak mentah – mentah bantuannya.

“Aku punya cara lain untuk membalasnya tanpa kekerasan.” Ucap Sungmin sambil menatap Kyuhyun tegar, Kyuhyun terdiam dan menatap Sungmin aneh, Kibum yang hanya bisa diam tak bisa mengeluarkan satu patah katapun karena rasa sakit di hatinya sungguh membuatnya tak bisa menahan air mata yang terus menerus jatuh dari kelopak matanya.

MAKAN MALAM

“Sungmin-ssi, bagaimana hari pertamamu ke kampus?” Tanya Appa Kyuhyun sambil tersenyum kea rah Sungmin, seketika suasana menjadi hening, Siwon dan Kyuhyun menatap Sungmin, sedangkan dari hadapan Sungmin, Amma Siwon sebut saja namanya Cho Yeon Ah sedang menatap Sungmin dingin, Sungmin yang menyadari tatapan dari yeoja paruh baya bernama Yeon Ah itu, hanya bisa mengangguk hormat dan tersenyum kepada appa Kyuhyun.

“Nae, hari ini sangat menyenangkan.” Ucap Sungmin sambil tersenyum kearah Kyuhyun dan Siwon, Kyuhyun dan Siwon hanya mengangguk lalu melemparkan tatapan bingung satu sama lain.

“Hmm, bagus…bagus.” Ucap Appa Kyuhyun ramah, Kyuhyun tidak begitu peduli dengan sifat appanya yang begitu baik pada Sungmin, sekarang yang ada di benak Kyuhyun hanya bagaimana caranya untuk menyelamatkan Sungmin.

“Akh, Ajusshi! Aku punya satu keinginan.”Ucap Sungmin, Appa Kyuhyun terdiam dan menatap Sungmin.

“Katakan saja.” Ucap Appa Kyuhyun tenang.

“Bisa aku mengambil kembali perusahaan dan saham appaku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersedak dan menatap Sungmin kaget.

“Apa yang kau rencanakan Lee Sungmin.” Batin Kyuhyun sambil menatap Sungmin penasaran.

“Hmm, hahaha! Kau sama seperti appamu.” Ucap Appa Kyuhyun sambil mengangguk mengerti.

“Baiklah, setelah makan kita bicarakan di ruang kerja ajusshi.” Ucap Appa Kyuhyun sambil tersenyum kecil, sedangkan di hadapan Sungmin Yeon Ah masih menatap Sungmin sinis.

“Apa yang kau rencankan?” Benak Yeon Ah sambil menyeruput teh yang ia minum.

DI KAMAR KYUHYUN

“Kyuhyun-ah, apa maksud Sungmin tadi?” Tanya Heechul bingung sekaligus khawatir.

“Molla, Noona kita percayakan saja pada Sungmin.” Jawab Kyuhyun sambil menatap kosong lurus kedepan.

“Hmm Kyu-ah, tolong jaga Sungmin.” Ucap Heechul, Kyuhyun kaget dan menatap Heechul bingung.

“Maksud Noona?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Siwon sudah mengatakannya padaku, tentang kejadian hari ini.” Jawab heechul cemas.

“Noona.” Gumam Kyuhyun merasa serba salah.

“Kyu-ah, aku berharap banyak padamu.” Ucap Heechul, Kyuhyun hanya mengangguk mengerti.

“Tapi, dimana Hankyung?” Tanya Kyuhyun.

“Dia sudah pergi, dia juga akan turun tangan tentang ini.” Jawab Heechul.

“Hah!, kenapa jadi seperti ini?” Gumam Kyuhyun merasa salah pada Sungmin.

“Tetapi, kalau begini kita tahu, siapa Lee Sungmin sebenarnya.” Ucap Heechul, Kyuhyun terdiam dan menghela nafasnya lemah.

“Hmmh, apakah penting.” Gumam Kyuhyun pelan, tak lama kemudian pintu kamar Kyuhyun terbuka, Heechul menerawang jauh melihat sosok yang masuk kedalam kamar Kyuhyun.

“Mian, apa aku mengganggu?” Tanya Kibum yang baru saja membuka pintu kamar kyuhyun, Kyuhyun melongo bingung.

“Ada apa Kibum-ssi?” Tanya Kyuhyun.

“Hmm, apaboleh aku masuk?” Tanya Kibum balik, awalnya Kyuhyun ingin memebentak menolak tapi, cepat – cepat Heechul membekap mulut Kyuhyun dan mengijinkan Kibum masuk.

“Ck, Noona.” Pekik Kyuhyun tapi, Heechul langsung menatap Kyuhyun tajam, Kyuhyun menutup rapat mulutnya dan berdecak kesal, saat Kibum duduk di sofa, Heechul langsung menghampiri Kibum yang murung.

“Wae?” Tanya Heechul melihata raut wajah Kibum.

“Hmm, Apa benar hari ini Sungmin eonni di culik.” Jawab Kibum, Kyuhyun menatap Kibum kaget dan mengalihkan pandangannya kea rah lain.

“Apa benar?” Tanya Kibum lagi kea rah Heechul.

“Hmm, Kibum-ssi jangan khawatir aku, Kyuhyun dan Siwon akan menolongnya jadi kau jangan terlalu khawatir, serahkan semuanya pada kami.” Ucap Heechul menenangkan Kibum, kibum menunduk murung, tak lama kemudian sosok Sungmin masuk kedalam kamar Kyuhyun.

“Aish, Kibum-ah ternyata kau di sini.” Ucap Sungmin sambil berkacak pinggang di hadapan Kibum.

“Oya, Hmm Kyuhyun-ssi.” Panggil Sungmin pelan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Wae?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Hehehe, anu…bisa bantu aku.” Jawab Sungmin sambil cengengesan gaje.

“MWO! NA” Pekik Kyuhyun di hadapan Sungmin, saat Sungmin menarik Kyuhyun keluar dari kamarnya.

“Nae! Bantu aku belajar di perusahaan wisata milik appaku, aku masih kurang paham masalah itu.” Pinta Sungmin sambil mengatup kedua belah telapak tangannya memohon pada Kyuhyun, Kyuhyun berdecak pelan.

“Hemm, aku bantu, tapi Cuma sekali ini saja araseo.” Pekik Kyuhyun, Sungmin tersenyum sumringah bahagia.

“Gomawo!!!…Gomawo!!!…Gomawo!!!.” Teriak Sungmin senang dan memeluk Kyuhyun, Kyuhyun terdiam gugup, saat Sungmin melepaskan pelukkannya tiba – tiba saja Kyuhyun memebentak Sungmin sampai – sampai Sungmin terperanjat kaget.

“Jangan melakukan ini lagi padaku.” Pekik Kyuhyun seraya pergi dengan tengkah aneh, Sungmin yang melihatnya hanya bisa diam melongo melihat sifat Kyuhyun.

“Aish, kenapa aku menjadi aneh seperti ini.” Geram Kyuhyun seraya berjalan terus melewati kamarnya.

“Ck! Ini gara – gara Lee Sungmin…LEE SUNGMIN AWWWWAAASSS KAAAUUU~~!!!!.” Teriak Kyuhyun saat berada di balkon lantai dua rumahnya.

“Ya! Apa kau kali ini curhat dengan cara berteriak hah~!?” Tanya Siwon yang entah kapan ada di tempat itu yang seketika membuat Kyuhyun kaget setengah mati.

“Ya! apa kau ingin membuatku jantungan?” Pekik kyuhyun seraya mengelus pelan dadanya.

“Ck, kau ini seperti yeoja saja.” Cibir Siwon membuat Kyuhyun semakin memuncak.

“Mwo, ya! ini semua karena Lee Sungmin itu.” Ucap Kyuhyun mengalihkan pembicaraan.

“Heh, aigoo~! Ya… Cho Kyuhyun-ssi apa kau akan pura – pura polos atau kau memang bodoh.” Ucap Siwon, Kyuhyun terdiam dan menatap tajam Siwon.

“Kau menyukai Sungminkan.” Tambah Siwon.

“MWO, Kau gila, bagaimana aku bisa suka wanita tomboy, gemuk, cerewet, dan pemarahan seperti dia.” Ucap Kyuhyun dengan emosi yang tinggi, Siwon tersenyum.

“Hmm, ternyata kau selama ini memperhatikan sifatnya Sungmin.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun terdiam dan berdecak kesal sambil mengacak rambutnya yang sudah berantakkan sejak tadi.

“Ya! berhenti menggangguku.” Marah Kyuhyun, Siwon hanya tersenyum kecil.

“Aish, tapi! Kurasa aku tidak rela, jika Sungmin bersamamu, bagaimana jadi aku dengan Kibum.” Ucap Siwon, Kyuhyun terdiam dan menatap Siwon teliti.

“Kibum????” Gumam Kyuhyun, Siwon menatap Kyuhyun bingung.

“Wae?” Tanya Siwon santai.

“Tunggu… bukankah, kau suka pada Sungmin???” Jawab Kyuhyun bingung.

“Ck, bukankah kau sendiri yang membentakku untuk tidak dekat – dekat Sungmin, apa sekarang kau juga akan melarangku bersama Kibum?” Tanya Siwon membuat Kyuhyun gelagapan.

“Ya! aku tidak peduli, pokoknya jangan dekat – dekat apapun yang berhubungan dengan Sungmin.” Ucap Kyuhyun sambil mengalihkan tatapannya kea rah lain.

“CK! Kau ini, itu tidak adil namanya, bukannya kau sudah dapat Sungmin, untuk apa lagi kibum.” Ucap Siwon tidak setuju.

“Aish, Siwon-ssi, separuh hati Sungmin ada di adiknya Lee Kibum.” Ucap Kyuhyun, Siwon tersenyum.

“KENA KAU.”Batin Siwon sambil menatap Kyuhyun.

“Kalau begitu berarti kau suka Sungmin, sehingga kau sampai – sampai menjaga separuh hati Sungmin di Kibum.” Ucap Siwon, Kyuhyun terkejut kali ini Kyuhyun benar – benar terdiam, Siwon yang merasa tidak enak merangkul Kyuhyun.

“Ya! kalau begitu nayatakan langsung seperti donghae waktu itu.” Ucap Siwon memberi saran, kyuhyun masih terdiam dan berdeham pelan.

“Aniyo, aku tidak suka dengannya.” Bantah Kyuhyun dengan wajah yang memerah, Siwon menahan tawa dengan sifat Kyuhyun yang keras kepala.

“Ck, kau mau sampai kapan?” Tanya Siwon menggoda Kyuhyun yang terlihat benar – benar masuk kedalam perangkapnya.

“Argghh, Siwon-ssi hentikan ini, aku tidak suka pada Sungmin araseo.” Pekik kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya kuat menghilangkan gambaran Sungmin di kepalanya.

“Hahaha, Kyuhyun…Kyuhyun…, suka ya katakan saja suka.” Gumam Siwon sambil tertawa.

KEESOKKAN HARINYA

EUNHAE PART

“YA! Kau tak seriuskan?” Tanya Eunhyuk sambil menatap Donghae shock, Donghae menggeleng enteng sambil tersenyum manis kea rah Eunhyuk.

“Tentu saja aku serius.” Jawab Donghae sambil tersenyum kea rah Eunhyuk, dengan gugup Eunhyuk menelan ludah sambil menatap Donghae marah tapi juga senang.

“Wae?” Tanya Donghae polos melihat tatapan Eunhyuk.

“Nanti saja yah, kitakan baru jadian beberapa hari, jadi tak usah buru – buru untuk nikahkan.” Ucap Eunhyuk meraya Donghae untuk membatalkan niat gilanya itu.

“Mwo, wae? Akukan tidak mau kalah dengan Kyuhyun yang sudah mau bertunangan dengan Sungmin, mereka yang tak saling suka saja bisa bertunangan kenapa kita tidak bisa tunangan bahkan menikah.” Omel Donghae, sedangkan di tempat lain.

“HHHHHAAAACCCHHHIIMM, arrgh ada yang membicarakanku” Bersin Kyuhyun dan Sungmin bersamaan.

#Back to EUNHAE COUPLE

“Aish, itukan beda Donghae.” Marah Eunhyuk masih menahan tangan Donghae untuk membuka pintu rumahnya.

“Ya! tapikan setidaknya amma dan appaku tahu siapa calon menantunya.” Ucap Donghae tetap memaksa ingin masuk.

“Donghae, aku belum siap bertemua orang tuamu.” Bisik Eunhyuk masih teguh dengan pendiriannya.

“Eunhyuk, ayo!.” Ajak Donghae merayu Eunhyuk untuk bertemu kedua orang tuanya, tak berselang lama, tiba – tiba pintu rumah Donghae terbuka, Eunhyuk kaget langsung bersembunyi di balik punggung Donghae.

“Amma…Appa.” Sapa Donghae sambil cengengesan gaje.

“Omo, kenapa kau berdiri saja di sini, dan ini…” Ucap Amma Donghae sambil menunjuk kea rah Eunhyuk.

“Hmm, amma…appa ini Eunhyuk yeoja yang ingin ku perkenalkan dengan kalian.” Ucap Donghae sopan dan menarik Euhyun berdiri di sampingnya.

“Annyeonghasaeyo…Ajusshi…Ajumma.” Sapa Eunhyuk sambil membungkuk hormat, kedua orang tua Donghae tersenyum dan meminta Donghae membawa Eunhyuk masuk kedalam, donghae tersenyum senang dengan pertemuan pertama kedua orang tuanya dengan Eunhyuk.

“Eunhyuk-ssi berapa usiamu?” Tanya Appa Donghae ramah.

“20 tahun appa.” Jawab Donghae sebelum Eunhyuk membuka mulutnya, Appa Donghae menatap Donghae bingung dan kali ini Amma Donghae bertanya.

“Eunhyuk-ssi apa kau sudah berkerja?” Tanya Amma Donghae.

“Dia sudah berkerja amma, di perkantoran bisnis perusahan sunwo#ngarangabis”. Jawab Donghae, Eunhyuk menahan tawa melihat Donghae.

“Ehem, Eunhyuk-ssi apa perkerjaan appamu?” Tanya Appa Donghae sambil menatap Donghae berharap kali ini Donghae untuk menutup mulutnya.

“Appanya Eunhyuk adalah direktur di perusahaan swasta appa.” Jawab Donghae, Kedua orang tua Donghae menatap tajam Donghae.

“Wae?” Tanya Donghae polos.

“Donghae-ah, Appa dan Amma sedang bertanya pada Eunhyuk bukan padamu.” Ucap Appa Donghae, Donghae hanya manggut – manggut manyun.

“Hmm, ajusshi…ajumma, aku dan Donghae…” Ucap Eunhyuk terpotong saat Amma Donghae mengerti maksud Eunhyuk.

“Eunhyuk-ssi kami tahu, Donghae setiap hari tak habis – habisnya membicarakan tentangmu.” Bisik Amma Donghae, Donghae yang mendengar bisikkan ammanya langsung gelagapan dan membantah hal itu semua.

“Aigoo, di depan Eunhyuk saja bertampang manis seperti ini.” Goda Amma Donghae kea rah Donghae, Donghae hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Amma, jangan membuatku malu.” Bisik Donghae, appa dan amma Donghae tertawa melihat tingkah anaknya.

“Hmm, jadi kapan kalian akan nikah?” Tanya Appa Donghae langsung di sambut senang oleh Donghae.

“Segera appa.” Jawab Donghae dengan senyum sumringah.

“Benarkah.’ Ucap Appa Donghae senang.

“Ani.” Ucap Eunhyuk dan amma Donghae kompak, sesaat Amma Donghae dan Eunhyuk saling melemparkan pandangan senang.

“Ani, Amma tidak akan mengijinkan kau menikah cepat.” Ucap Amma Donghae sambil menatap Donghae.

“Mwo, wae?” Tanya Donghae manyun.

“Kau sangka Eunhyuk sudah siap untuk itu semua.” Ucap Amma Donghae diikuti anggukkan Eunhyuk dan menatap Donghae, sesaat Appa Donghae dan Donghae saling melemparkan tatapan lesu.

“Hah~! Batal dech punya cucu.”. “hah~! Batal bikin anak.” Ucap appa Donghae dan Donghae lesu, Eunhyuk dan amma Donghae tersenyum dan menggelengkan kepala mereka.

SEDANGKAN DI SISI SEBALIKNYA

“YA! Lee Sungmin-ssi, bagaimana bisa aku mengajari jika kau sendri saja tidak tahu tempat perusahaan appamu.” Marah Kyuhyun sambil menatap Sungmin kesal yang duduk di sampingnya.

“Ya! mana aku tahu, aku saja baru tahu kalau appaku punya perusahaan besar.” Gumam Sungmin manyun.

“Ck, lalu kita sudah pergi jauh – jauh sampai ke daegu seperti ini bagaimana.” Teriak Kyuhyun kali ini benar – benar kesal.

“Mana aku tahu, Ih ni mobil kenapa pakek mogok sich.” Marah Sungmin seraya menendang pintu mobil Kyuhyun.

“YA! Harga mobil ini lebih mahal dari pada perusahaan appamu.” Bentak Kyuhyun kesal kea rah Sungmin, Sungmin tidak peduli dan mengejek Kyuhyun.

“Kau….kau mau mati hah.” Gertak Kyuhyun, Sungmin tidak peduli dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Aish, jika seandainya saja kua bukan wanita, sudah ku potong – potong tubuhmu.” Ucap Kyuhyun, Sungmin kaget.

“Kau mantan pembunuh yah.” Pekik Sungmin kaget.

“Nae.” Teriak Kyuhyun.

“Cepat turun dan dorong mobil.” Titah Kyuhyun.

“Mwo, ani! Kau saja.” Tolak Sungmin.

“Apa kau bisa bawa mobil hah?” Tanya Kyuhyun, Sungmin terdiam.

“Cepat dorong.” Teriak Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun kesal dan menyeret langkahnya keluar dari mobil, Kyuhyun di dalam mobil menahan tawanya, sesekali ia melihat Sungmin yang mendorong dari kaca sepion mobil.

“Ya!!! kenapa tidak bertenaga sekali ayo cepat.” Pinta Kyuhyun, Sungmin berdecak kesal.

“IH.” Geram Sungmin seraya berusaha mendorong mobil.

“Ya! Kyuhyun-ssi, apa masih tidak mau menyala.” Teriak Sungmin.

“Aniyo!!!.” Teriak Kyuhyun.

“Arrggh, aku capek aku tidak peduli.” Sahut Sungmin berhenti mendorong mobil dan berjalan terus tanpa menghiraukan panggilan Kyuhyun dari belakang.

“Ck, dia ini.” Decak Kyuhyun seraya menyusul Sungmin yang sedang marah padanya.

“Sungmin-ssi…Lee Sungmin-ssi.” Panggil Kyuhyun seraya mengejar Sungmin yang tetap berjalan tidak peduli.

“Aaihh.” Geram Kyuhyun seraya menarik lengan Sungmin.

“Kau ingin pergi kemana?” Tanya Kyuhyun.

“Kemana saja.” Jawab Sungmin tidak peduli.

“Hah!” Kyuhyun hanya bisa menghela nafas berat, tak jauh dari tempat mereka tampak sebuah desa kecil.

“Hmmm.” Kyuhyun berpikir sejenak, dan bergegas menarik kembali tangan Sungmin dan membawanya ke salah astu pom bensin di desa itu.

“Annyeonghasaeyo?” Sapa Kyuhyun ramah kepada orang – orang disana.

“Okh, annyeonghasaeyo.’ Sapa orang – orang disana.

“Kami dari seoul, kami ingin pergi ke daegu tapi… mobil kami sedang mengalami masalah, bisa bantu kami.” Ucap Kyuhyun, orang – orang disana mengangguk, saat mobil Kyuhyun di Derek oleh salah satu mobil di pom bensin itu.

“Aigoo, anak muda memperbaiki jenis mobil seperti ini sungguh tidak mudah, kurasa kalian harus menunggu sampai besok.” Ucap seorang Ajusshi di sana, Kyuhyun melongo.

“Ini tidak mungkin.” Batin Kyuhyun murung.

“Gamshamnida.” Ucap Sungmin ramah saat Ajusshi itu mohon pamit.

“Hmm, jadi kita harus mencari penginapan di sekitar sini.” Ucap Sungmin sambil celingak – celinguk mencari penginapan.

“TIDAK, kita pulang ke seoul.” Pekik Kyuhyun tidak setuju.

“Mwo, pakek apa?” Tanya Sungmin.

“Aku akan menelphone Donghae.” Jawab Kyuhyun seraya mengeluarkan handphonenya.

“Ini, tidak mungkin…di sini tak ada sinyal.” Ucap Kyuhyun sambil menggeram kesal, lalu tatapan Kyuhyun teralih kea rah Sungmin.

“Pinjam Handphonemu.” Pinta Kyuhyun.

“Hmm, handphone lowbat.” Ucap Sungmin.

“Arrggghhh, sial sekali hari ini.” Geram Kyuhyun, Sungmin hanya mengakat bahunya tidak peduli.

“Hah! Disana ada penginapan.” Tunjuk Sungmin, Kyuhyun menoleh sesaat dan menghela nafas berat.

“Kau yakin ingin menginap?” Tanya Kyuhyun.

“Tentu, apa kau mau? Tidur di jalanan.” Jawab Sungmin seraya pergi meninggalkan Kyuhyun yang melongo melihat Sungmin.

“Cih! Menyebalkan.” Gumam Kyuhyun seraya menyusul Sungmin ke penginapan, saat masuk kedalam penginapan, Kyuhyun menebarkan pandangannya ke seluruh sisi penginapan.

“Hmm, maaf! Apa disini masih ada dua kamar kosong?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menghampiri Sungmin yang sedang bertanya pada resepsionis.

“Akh, mianhae! Di sini hanya tersisa 1 kamar.” Jawab sang resepsionis, Kyuhyun dan Sungmin kaget.

“Hmm, apa di sini ada penginapan atau hotel lain?” Tanya Kyuhyun pelan.

“Hmm, kalau hotel di sini tak ada tapi masih ada 1 penginapan lain di sini, tapi, sepertinya sudah tutup.” Ucap sang resepsionis menjelaskan, Kyuhyun menghela nafas berat.

“Apa benar tak ada kamar lainnya?” Tanya Sungmin.

“Nae, di sini Cuma tersisa 1 kamar saja.” Jawab sang resepsionis, Sungmin menatap Kyuhyun.

“Baik, aku ambil 1 kamar.” Ucap Sungmin, Kyuhyun kaget dan menatap Sungmin tajam.

“Apa kau mau kita tidur sekamar.” Ucap Kyuhyun seraya mengejar Sungmin yang langsung saja pergi kea rah kamarnya.

“Hah~! Siapa bilang? Kau tidur di mobilmu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun kaget dan menahan Sungmin saat ingin masuk kekamar.

“Seenaknya saja.” Pekik kyuhyun seraya merampas kunci kamar yang di genggam Sungmin.

“Akh, Ya!” Pekik sungmin kesal, Kyuhyun yang langsung masuk kedalam kamar begitu saja di ikuti Sungmin di belakangnya, bergegas mengeluarkan selimut dari lemari dan berbaring di atas ranjang.

“Kau yang tidur di mobil.” Ucap Kyuhyun.

“Ih, tidak mau.” Tolak Sungmin.

“Ya, sudah tak ada pilihan lain, jadi mala mini kita tidur berdua di satu kamar.” Ucap Kyuhyun, Sungmin terjengang dengan ucapan Kyuhyun.

“Neo…” Pekik Sungmin kesal.

“Kyuhyun, ayo pindah.” Pinta Sungmin seraya menarik selimut yang membunyikan tubuh Kyuhyun di baliknya.

“Aku tidak, mau jangan ganggu aku.” Teriak Kyuhyun dengan nada suara yang tinggi.

“Kyuhyun…Kyuhyun!!!” Teriak Sungmin tetap tidak mau kalah.

“Aish! YA! LEE SUNGMIN-ssi tak bisakah kau mangalah untukku.” Bentak Kyuhyun seraya menatap Sungmin kesal.

“Aniyo, seharusnya kau yang mengalah denganku.” Timpal Sungmin tak mau kalah.

“Ck, araseo! Kalau begitu terpaksa kali ini kita benar – benar akan tidur sekamar.” Ucap Kyuhyun enteng, Sungmin yang bukannya menolak malah berbalik menantang Kyuhyun.

“Baik.” Tantang Sungmin seraya berbaring di samping Kyuhyun.

“YA!!!ya!!!ya!!!, apa kau ini murahan huh!.” Marh Kyuhyun.

“Mwo, apa kau bilang?”Pekik Sungmin kesal sambil menatap Kyuhyun tajam.

“Aish, kenapa aku lupa, bukankah sebelumnya kau adalah gadis dari diskotik, pasti sudah bisa dengan ini semua.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun marah dan tanpa aba – aba Sungmin langsung menghajar Kyuhyun dengan bantal yang ada di tangannya.

“Apa kau bilang? Ya! Bukankah seharusnya kau yang harus sadar diri, kaukan mesum, lihat saja kau sering sekali datang kediskotik.” Timpal Sungmin, Kyuhyun menggeram kesal dan membentak Sungmin keras.

“Neo, setidaknya aku tidak berkerja di sana.” Pekik Kyuhyun dengan amarah.

“Yang penting selama aku kerja tak bermain – main dengan orang – orang mesum seperti kau.” Balas Sungmin sambil melet – melet ke arah Kyuhyun, Kyuhyun menatap Sungmin antara marah dan senang.

“Benarkah.” Batin Kyuhyun saat Sungmin mengatakan kalimat itu.

“Ehem.” Kyuhyun berdeham pelan seraya mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Ck, argh jincha! Kenapa nasibku seburuk ini.” Gumam Kyuhyun, Sungmin yang mendengar gumam Kyuhyun langsung menoleh ke arah Kyuhyun.

“Mwo, itu semuakan gara – gara mobil bututmu itu.” Ucap Sungmin tanpa pikir panjang, awalnya Kyuhyun ingin membalas ucapan Sungmin, tetapi ia memilih untuk diam saja dan menggerutu dalam hati, sesaat kedaan menjadi hening Sungmin dan Kyuhyun duduk di satu ranjang yang sama tapi saling membelakangi satu sama lain.

“Ya! Kenapa kau terlalu keras kepala…hah!.” Ucap Sungmin seraya menendang – nendang kan kakinya kedepan.

“Hah! Kau ini, pokoknya aku mau tidur di sini, jika kau tak mau kau boleh tidur di luar.” Ucap Kyuhyun seraya berbaring, Sungmin menatap Kyuhyun benar – benar marah.

“HaH! Aku tidak mau aku juga mau tidur di sini” Ucap Sungmin seraya berbaring, Kyuhyun yang kaget dengan pelan menggeser tubuhnya menjauh, Kyuhyun menghala nafas sambil melirik pelan Sungmin yang sedang membelakanginya.

“Aish, kenapa kau tak menyerah juga!.” Batin Kyuhyun sambil menggigit bibir bawahnya, merasakan debaran jantungnya yang sejak tadi membuatnya susah bernafas, sedangkan di sisi Sungmin, Sungmin perlahan menjauh.

“Argh, eotteokhae??? Tanganku sakit, apa aku berbalik saja, tapi! Aish si Kyu.” Batin Sungmin gugup, Kyuhyun mencoba membelakangi Sungmin.

“Apa bisa aku tidur seperti ini?” Batin Kyuhyun, sekarang posisi Sungmin dan Kyuhyun saling membelakangi.

“AISH~!!!, AKU BISA GILA.”Batin Kyuhyun dan Sungmin dengan detak jantung yang berdebar kencang.

KEESOKKAN HARINYA

IN SEOUL

“ Hmm, apa mereka tak akan pulang?” Gumam Kibum yang sedang berada di balkon lantai dua.

“Mungkin mereka masih punya urusan.” Ucap Siwon seperti menjawab gumam Kibum, Kibum yang melihat sosok Siwon langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Argh, apa kali ini kau tersesat lagi?” Tanya Siwon, Kibum hanya diam dan tak mau menjawab pertanyaan Siwon, Siwon menatap ke arah Kibum bingung.

“Ada apa ?” Batin Siwon tampak bingung dengan sifat Kibum yang dingin padanya.

“Kenapa kau ada di sini?” Tanya Kibum tanpa menatap ke arah Siwon.

“Ini tempat kesukaanku.” Jawab Siwon, Kibum terdiam dan mulai melangkah untuk pergi.

“Tidak…tidak.” Ucap Siwon, Kibum berhenti melangkah dan menatap ke arah Siwon.

“Jangan pergi.” Ucap Siwon, Kibum terdiam dan menatap Siwon bingung, Siwon tersenyum ke arah kibum.

“Kau mau minum teh bersamaku?” Tanya Siwon lembut, Kibum berpikir sejenak dan menatap Siwon.

“Apa kau punya alasan kenapa kau mengajakku minum teh?” Tanya Kibum, Siwon tersenyum tipis.

“Apa harus ada alasan?” Ucapa Siwon dan tersenyum tulus ke arah Kibum, Kibum yang melihat senyuman Siwon melangkah mundur dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Wae?” Tanya Siwon bingung dengan sikap Kibum saat mendengar ucapannya itu.

“Kau orang aneh.” Ucap Kibum sambil menatap Siwon takut.

“Apa?!!.” Pekik Siwon kaget untuk pertama kalinya ia di sebut aneh oleh seorang yeoja. Siwon tertawa pelan, sedangkan Kibum mengernyitkan dahinya bingung.

“Kenapa?” Tanya Kibum polos.

“Ani, akh…kau sangat lucu.” Ucap Siwon sambil menahan tawa, Kibum yang tak mengerti mengalihkan pandangannya ke arah lain, sedangakan di balik pintu balkon tampak sosok Heechul yang sedang manyun cemburu dengan Kibum dan Siwon.

“IH! Kyu sekarang juga sedang mesraan dengan Sungmin, lalu Kibum dan Siwon mereka sangat manis. Lalu aku…Ih, dasar Hankyung pabo.” Pekik Heechul seraya menatap foto Hankyung di mejanya.

“Hmm, aku juga mau mesra – mesraan kayak SiBum dan KyuMin.” Gumam Heechul manyun.

“Argh, sudah tak ada kerjaan di rumah sakit, KyuMin gak pulang, hmm apa mereka berencana untuk menginap di daegu untuk beberapa hari, enak sekali.” Batin Heechul seraya memikirkan adiknya itu. Sedangkan di tempat yang berbeda, Hankyung sedang bingung memilih bunga yang sudah ia persiapkan untuk Heechul, tetapi nihil tak ada satupun bunga yang pas, tak lama Hankyung melihat – lihat, tampak sosok Donghae yang juga sedang mondar – mandir mencarikan bunga untuk Eunhyuk, entah mereka sadari atau tidak Hankyung dan Donghae saling bertabrakkan.

“Akh mian.” Pekik Hankyung dan Donghae bersamaan.

“Hokshi~!!!akh, kau calon kakak iparnya Kyuhyunkan.” Ucap Donghae, Hankyung melongo kaget.

“Calon kakak ipar.” Batin Hankyung tanpa pikir panjang Hankyung hanya mengangguk – angguk mengiyakan.

“Argh, tak sangka bisa bertemu di sini.” Ucap Donghae sambil membungkuk hormat, Hankyung dengan ragu juga membungkukan tubuhnya pelan.

“Oya, apa kau ingin mencari bunga untuk Heechul Noona?” Tanya Donghae, Hankyung mengangguk.

“Aigoo, kita sama.” Ucap Donghae dengan ramah.

“Hmmh, kau tahu dari mana aku…” Ucap Hankyung terpotong saat dengan cepat Donghae menyebut nama Kyuhyun.

“Oh.” Gumam Hankyung manggut – manggut.

“Oya, kalau yeoja seperti Heechul Noona pantasnya dengan bunya mawar merah atau pink, karena sejak pertama aku bertemu dengan Heechul Noona ia suka sekali meminta Kyuhyun untuk membelikannya bunga mawar.” Tutur Donghae, Hankyung mengakat alisnya bingung.

“Meminta Kyuhyun.” Gumam Hankyung.

“Nae, dulu aku sangka Kyuhyun dan Heechul Noona adalah kekasih, eh ternyata adik kakak.” Jelas donghae sambil menatap bunga lili yang di sampingnya.

“Naeyo, hah! Aku juga pernah berpikir seperti itu.” Gumam Hankyung.

“Hmm, tapi beberapa hari ini aku tak melihat Kyuhyun dan Sungmin ada di kampus, apa Kyuhyun membolos lagi?” Tanya Donghae pelan, Hankyung menghela nafas.

“Ani, Kyuhyun dan Sungmin sekarang sedang ada urusan penting.” Jawab Hankyung.

“Oh, hah! Ku tak sangka mereka akan di tunang kan.” Ucap Donghae sambil menghela nafas pelan.

“Mwo.” Pekik Hankyung kaget, donghae menatap Hankyung bingung.

“Bukankah, Kyuhyun dan Sungmin akan di tunangkan.” Ucap Donghae merasa aneh.

“Benarkah, kenapa tak ada yang bilang padaku.” Gumam Hankyung merasa aneh, Donghae hanya mengakat bahunya tidak tahu.

“Donghae-ah, aish! Kenapa malah pergi ketempat seperti ini?” Ucap Eunhyuk sambil berkacak pinggan di hadapan Donghae yang cengengesan, Hankyung melihat tingkah sepasang kekasih itu senang dan bergegas membeli satu paket bunga mawar.

“Ku harap ia suka kali ini.” Batin Hankyung sambil tersenyum melihat sepaket bunga mawar yang ia bawa, tetapi dari kejauhan tampak sebuah bank yang sedang di rampok, Hankyung terdiam, tapi ia langsung bergegas ke bank itu dan memperlihatkan identitasnya kepada orang – orang di dalam, sang perampok kaget dan menyerang Hankyung, Hankyung yang sudah terlatih dengan cepat melawan para perampok itu dengan lincah. Saat polisi yang lainnya datang, Hankyung bergegas menyerahkan para prampok itu ke rekan polisi yang datang.

“Hankyung-ssi, kau lagi ingin kencan yah.” Goda salah satu rekannya saat melihat bunga yang di pegang oleh Hankyung, Hankyung yang menyadari itu bergegas menyembunyikan bunga yang di tangannya di balik tubuh.

“Aniyo.” Ucap Hankyung cengengesan.

“Aigoo, kau lebih cepat pergi sekarang, sebelum ketua menyuruhmu kembali ke kantor.” Bisik rekannya sambil mengisyaratkan untuk pergi, Hankyung yang mengerti hanya mengangguk dan bergegas berlari dan berlalu dari kerumunan orang – orang yang menghalangi jalannya.

KYUMIN COUPLE

“Ya!!!, kau tak melakukan apapunkan padaku tadi malam.” Ucap Sungmin membuka topik pembicaraan.

“Mwo, apa kau menuduhku dengan hal  yang tidak – tidak.” Timpal Kyuhyun dengan gelisah.

“Buktinya…saja.” Gumam Sungmin sambil menundukkan kepalanya malu sekaligus kesal, Kyuhyun yang juga merasakan hal yang sama hanya bisa diam.

FLASHBACK

Saat secercah cahaya matahari mulai tampak dari sela – sela horden, Kyuhyun menggeliat pelan dan membalikkan tubuhnya, sedangkan sosok yang di sampingnya masih tertidur lelap, tanpa sadar Kyuhyun sedang memeluk sosok seseorang di sampingnya.

“Hmmh.” Gumam Kyuhyun dan sosok Yeoja yang tak lain ada Sungmin mulai terjaga dari tidur mereka.

DEG!!!

Kyuhyun yang melihat sosok Sungmin ada di pelukkannya sedangkan Sungmin yang masih setengah sadar berusaha memulihkan kesadarannya, dan saat mereka tersadar dengan keadaan mereka dengan cepat mereka berteriak dan saling menarik selimut menutupi tubuh mereka.

“YA!.” Pekik Kyuhyun dan Sungmin bersamaan, sambil melihat ke tubuh mereka yang masih menggunkan pakaian lengkap.

“NEO!!!!” Teriak Kyuhyun dan Sungmin saling menunjuk satu sama lain.

FLASHBACK

“Aish.” Gumam Kyuhyun dan Sungmin sambil meringis untuk menghilangkan ingatan mereka tentang di penginapan tadi, saat sampai di  rumah, Sungmin bergegas turun tanpa memperdulikan Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun yang masih merasa gelisah tentang kejadian tadi pagi hanya bisa menghala nafas berat dan menggeram kesal.

“Kenapa…kenapa..kenapa, bisa….aarrrgghhh.” Geram Kyuhyun seraya memukul setir mobilnya memendam rasa malu. Sedangkan di tempat yang berbeda tampak Kibum bingung melihat tingkah Eonninya yang begitu aneh.

“Eonni, kau kemana saja?” Tanya Kibum, Sungmin kaget dan gelagapan.

“Akh,molla.”Ucap Sungmin seraya masuk kedalam kamarnya.

“Hmm, ada apa?” Gumam Kibum pelan.

“Kibum-ssi, apa Sungmin dan Kyuhyun sudah pulang?” Tanya Heechul dengan senyum manis.

“Nde, kelihatannya seperti itu, tetapi Sungmin Eonni tampak aneh sekali.” Jawab kibum sambil menatap pintu kamar yang tertutup.

“Aneh bagaimana maksudmu?” Tanya Heechul bingung.

“Dia tampak seperti, hmmh apa yah.” Gumam Kibum, Heechul menghela nafas dan merangkul Kibum.

“Dari pada kita mikir musingin kepala, bagaimana kita ke ruang santai.” Ajak Heechul pelan, Kibum hanya mengangguk mengiyakan. Pada makan malam Appa Kyuhyun dengan sengaja untuk pulang supaya bisa bertemu dan membincangkan masalah perusahaan dengan Sungmin tetapi ada sesuatu yang aneh.

“Huueek.” Tiba – tiba saja Sungmin merasa mual, semua orang yang ada di meja makan menatap Sungmin kaget dan khawatir.

“Gwaenchana?” Tanya Appa Kyuhyun pelan, Sungmin hanya mengangguk tetapi ia bergegas ke kamar mandi.

“Hmm, ada apa dengannya?” Gumam Heechul bingung, tak lama kemudian Sungmin kembali dengan wajah yang pucat pasi.

“Kurasa kau lebih baik istirahat saja.” Saran Appa Kyuhyun lembut.

“Akh, aniyo ajusshi! Setelah ini kita harus membicarakan tentang perusahaan.” Tolak Sungmin lembut, Appa Kyuhyun hanya mengangguk mengerti.

“Eonni kau benar – benar tak apa – apa.” Bisik Kibum pelan, Sungmin mengangguk pelan dan meminum minuman yang ada di atas meja.

“Hmm, Sungmin-ssi! Apa kau hamil.” Ucap Heechul, seketika Kyuhyun dan Sungmin tersedak dan gelisah.

“MWO!!!” Pekik Kyuhyun dan Sungmin kaget lalu saling menatap satu sama lain, Heechul melongo.

“Akukan Cuma bercanda, kenapa jadi serius seperti itu, apa jangan – jangan.” Ucap Heechul seraya menatap Kyuhyun dan Sungmin bergantian.

“Aniyo…hahaha.” Bantah Kyuhyun dan Sungmin sambil tertawa hambar, Kibum dan Heechul merasa bingung dengan sifat  Kyuhyun dan Sungmin yang kali ini bukannya saling melemparkan makian dan teriakan amarah malah saling menidiamkan satu sama lain. Setelah selesai makan, Kyuhyun langsung menarik Sungmin ke halaman belakang.

“Ya! Aku benar – benar tak melakukan apapun padamu.” Ucap Kyuhyun sambil celingak – celinguk mengawasi keadaan sekitar lalu menatap tubuh Sungmin yang ada di hadapannya, berharap tak ada satupun yang berubah.

“Araseo, aku mungkin hanya masuk angin biasa.” Ucap Sungmin mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Nae…nae…nae, itu pasti.” Ucap kyuhyun tampak gelisah.

“Ya! Ini semua gara – gara kau, kenapa kau masih memaksa untuk tetap tidur sekamar.” Ucap Kyuhyun sambil mengacak rambutnya.

“Aish, di dalam kamar saja aku sudah sakit apalagi di luar.” Ucap Sungmin, Kyuhyun benar – benar gelisah.

“Aish, argh ini juga salahmu kenapa harus perusahaan yang di daegu kenapa tidak di seoul saja kana banyak.” Ucap kyuhyun benar – benar merasa bingung, tetapi belum sempat Sungmin ingin berbicara tiba – tiba saja rasa mualnya kembali melanda sekujur tubuhnya sehingga ia merasa meriang dan sakit.

“Hhuek.” Kyuhyun kaget dan menatap Sungmin panik.

“Ya…Ya…Ya! jangan mulai lagi.” Ucap Kyuhyun sambil celingak – celinguk bingung.

“Huek.” Sungmin membekap mulutnya dan memegangi perutnya yang sakit, Kyuhyun semakin panik.

“Omo, eotteokhae!!!.” Batik Kyuhyun panik

“JADI KALIAN TIDUR SEKAMAR.” Ucap seseorang membuat Kyuhyun dan Sungmin kaget dan cepat menoleh ke arah suara itu.

DEG

“Andwe.” Batin Kyuhyun dan Sungmin kaget saat melihat sosok yang sedang berdiri bingung sambil mengerjap – ngerjapkan matanya tak percaya.

~TBC~


3 thoughts on “FF ~KyuMin~ {I MY ME MINE Chapter 7}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s