FF ~KyuMin~ {MY LOVE IS IN YOU Chapter 2}


@@@STORY@@@

“Aish.” Geramku dalam hati lalu memakai pakaian yang sudah Leeteuk hyung siapkan, kemudian aku keluar dan duduk di kursi meja makan, sedangkan yeoja yang bernama Jessica itu menatapku lekat – lekat membuatku merasa aneh, ku lihat sarapanku…

DEG!

Apa – apaan ini kenapa sarapanku seperti ini, ku tatap Leeteuk hyung yang menatap sarapan pagi ku dengan tatap ngeri, ku ambil sebuah roti gosong yang di penuhi selai jeruk.

Glek! ku telan ludahku sambil menatap ke arah yeoja yang sedari tadi menatapku, dengan cepat ku jauhkan piring sarapanku dan bergegas pergi, Leeteuk hyung yang melihatku pergi dengan cepat menyusulku.

“Yah, Kyuhyun-sshi kau tidak sarapan dulu.” Teriak yeoja itu terdengar kecewa, aku tidak mengubrisnya dan terus berjalan, sampai akhirnya aku berada di dalam mobil, Jessica terus menatapku dengan tatapan aneh membuatku risih, sedangkan Leeteuk hyung terlihat sibuk dengan jadwal kerjaku, tepat di kantor aku bergegas turun dan masuk kedalam kantor saat di dalam kantor sudah banyak sekali wartawan yang sedang menunggu debutku.

“Leeteuk hyung setelah debut apa jadwalku selanjutnya?” Tanyaku saat kami ada di dalam lift.

“Hemm, setelah ini kau kembali syuting dan setelah itu kau mendatangi 3 acara telivisi yaitu di Mnet, MBC, dan KBS. Lalu kau off seterusnya sampai esok pagi.” Ucapnya.

“Haahh.” Aku menghela nafasku seraya keluar dari lift di ikuti Jessica dan Leeteuk hyung, aku bergegas masuk kedalam ruanganku dan menganti bajuku, Jessica ia sibuk menyuruh para penata rias untuk masuk kedalam ruanganku, sedangkan Leeteuk hyung sedang sibuk menelphone seseorang.

SUNGMIN P.O.V

Hari ini aku pergi ke kantor appa, tapi anehnya hari ini di kantor sangat penuh di padati wartawan – wartawan tv membuatku sedikit susah untuk naik ke lantai 7 ruangan appa, dengan terpaksa aku naik ke lantai 7 melewati  tangga darurat, aku keluar mencoba naik lift di lantai 5 tapi langkahku terhenti saat melewati sebuah ruangan.

DEG!

Namja yang pernah ku temui di studio ada di dalam ruangan itu, lagi – lagi jantungku berdetak kencang melihat senyum namja itu, lalu pandanganku teralih ke arah seorang namja yang tak asing di mataku kalau tidak salah ia adalah namja yang pernah menyanyi di panggung dekat pertokoan dulu, namja yang bagaikan malaikat itu terlihat sangat akrab dengan dengan namja yang pernah menyanyi di pertokoan itu.

“Minnie, ternyata kau di sini ayo appa sudah mencarimu.” Ucap Yesung oppa yang sudah dulu datang dariku.

“Nae.” Ucapku seraya mengikutinya naik ke lantai 7, saat di lantai 7 aku bergegas menghampiri ruangan appa yang ada di tengah koridor dan masuk kedalamnya.

“Appa.” Panggilku seraya mengahmpiri appa yang sedang duduk di belakang meja kerjanya.

“Ah kau sudah datang.” Ucap appa seraya mengisyaratkan untuk duduk kepadaku, akupun duduk di kursi depan meja kerjanya dan menatap lekat – lekat appaku yang sedang memikirkan sesuatu, kulirik Yesung oppa yang sedari tadi berkutat dengan handphonenya.

“Ya, kenapa hanya diaman seperti ini saja?” Tanyaku sambil menatap appa dan Yesung oppa bergantian.

“Hemm, Minnie-ah kau tahukan kalau appa sekarang sedang kekurangan keuangan dan para artis – artis bimbingan dari menejeman appa sekarang sedang off, kecuali seorang namja yang bernama Cho Kyuhyun itu.” Ucap appa seraya menunjuk ke arah televisi yang sedang menayangkan jumpa pers seorang artis yang tampaknya familiar di mataku.

“Nae.” Ucapku singkat.

“Dan Yesung oppa mu telah menolak tawaran appa, jadi appa ingin bertanya padamu apa kau mau jadi artis?” Tanya appa.

“Mwo!.” Pekikku kaget.

“Appa kenapa harus Minnie?” Tanya Yesung oppa yang sedari tadi mengawasi perbincangan kami.

“Sungie-ah, kau sendiri tahukan bagaimana keadaannya sekarang.” Jawab appa terlihat sedih.

“Tapi tak harus mengorbankan Minniekan.” Ucap Yesung oppa tegas.

“Itu semua tergantung Minnie.” Ucap appa mengalihkan pandangannya ke arahku.

“Mian, appa tapi aku tidak mau.” Tolakku seraya menundukkan kepalaku.

“Hemmm, tidak apa – apa appa hanya ingin mengtahuinya saja.” Ucap appa sambil tersenyum ke arahku.

“Ya sudah Minnie kau pergilah jalan – jalan, oppa mau bicara dengan appa.” Usir Yesung oppa dengan lembut, aku hanya mengangguk dan keluar dari ruangan appa, aku berjalan kembali ke lantai 5 dan tiba – tiba langkahku terhenti di depan sebuah ruangan, aku melihat seorang namja yang tidak salah namanya Cho Kyuhyun sedang memarahi seorang yeoja.

“Kyuhyun-sshi sudahlah.” Seorang namja yang tidak bukan adalah namja yang pernah menolongku waktu di studio musik waktu itu.

BBBLLLAMM

Yeoja itu menutup keras pintu ruangan ini dan pergi, lagi – lagi aku melihat kejadian yang sama seperti di di studio musik.

“Hemmm, sebenarnya ada apa sih?” Tanyaku dalam hati. Aku melanjutkan langkahku meninggalkan kantor, aku berjalan – jalan sebentar mengilingi pertokoan di kota.

LEETEUK P.O.V

‘Aish! ku rasa aku benar – benar tidak sanggup mengatur anak ini.’ Batinku seraya menatap Kyuhyun yang sedari tadi mengoceh tidak jelas. Aku keluar dari ruangan dan bergegas mendatangi ruanga pak direktur untuk membicarakan lagi masalah asisten, tetapi sebelum aku masuk aku melihat pak direktur dan anaknya yang bernama Yesung sedang  berbicara serius, dengan rasa canggung aku mengetuk pintu ruangan direktur.

“Masuk.” Perintah pak direktur dari dalam, dengan cepat aku masuk kedalam dan membungkuk hormat kepada pak direktur.

“Ah Leeteuk-sshi ayo duduk.” Ucap pak direktur ramah kepadaku dan mengisyaratkan untuk duduk, akupun duduk di samping Yesung yang sebenarnya ada teman dekatku.

“Ada apa Leeteuk-sshi.” Tanyaku pak direktur.

“Ini masalah asisten lagi, lagi – lagi Kyuhyun memecat asistennya.” Jawabku.

“Mwo, dia memecat asistennya lagi.” Kaget pak diretur seraya menggelengkan kepalanya.

“Jadi apa yang harus saya lakukan?” Tanyaku bingung.

“Hemm, baiklah kau cari lagi asisten untuknya usahakan jangan sampai di pecat lagi.” Jawab pak direktur yang tampak frustasi.

“Baik.” Ucapku singkat seraya pamit dari pak direktur dan Yesung yang kelihatannya sedang bad mood dari raut wajahnya, akupun keluar dan bergegas mengerjakan tugasku untuk mencari asisten dan seperti biasa Kyuhyun selalu memecat dan asisten – asisten sungguh membuatku kewalahan di buat oleh anak ini.

“Haahh, bagaimana Leeteuk-sshi apa ada kemajuan?” Tanya pak direktur, aku hanya menggelengkan kepalaku.

“Aigoo, kenapa dengan anak itu?” Geram pak direktur, lalu tak lama kemudian Yesung masuk dengan riyangnya kedalam ruangan.

“Sungie-ah, ada apa?” Tanya pak direktur yang tampaknya sudah mengawasi kecerian anaknya itu.

“Aniyo, appa aku hanya senang karena aku bisa menjahili Minnie hari ini.” Ceplos Yesung.

“Mwo, kau apakan adikmu Sungie.” Pekik pak direktur.

“Hahaha, Cuma membawanya ke taman bermain.” Ucap Yesung gampang.

“Hemm, ingat jika ada apa – apa dengan adikmu, appa tidak segan – segan menghukummu.” Ancam pak direktur, aku hanya terkekeh geli.

“Aish! ara.” Ucap Yesung.

“Hemmm.” Gumamku canggung.

“Ah, Leeteuk-sshi kenapa kau di sini?” Tanya Yesung kepadaku, aku menoleh ke arahnya.

“Itu, Cho kyuhyun dia…”

“Memecat asistennya lagi.” Sela Yesung.

“Nde.” Ucapku singkat.

“Hemm, ku rasa aku punya ide.” Ucap yesung.

“Apa itu?” Tanya pak direktur.

“Appa suruh saja Minnie jadi asistennya Kyuhyun.” Jawab Yesung enteng.

“Mwo!!! andwe.” Tolak pak direktur.

“Wae?” Tanya Yesung.

“Karena adikmu itu terlalu manja dan polos, dia tidak mungkin bisa mengatasi sifat keras Kyuhyun, appa takut nanti Kyuhyun menyakiti Minnie.” Jawab appa.

“Aish! karena itulah bukankah appa bilang ingin mengubah sifat Minnie itu.” Ucap Yesung.

“Iya tapi…” Ucap pak direktur menggantung kalimatnya.

“Ayolah appa.” Melas Yesung sambil mengatup kedua tangannya.

“Iya tapi…” Ucap pak direktur menggantung kalimatnya.

“Ayolah appa.” Melas Yesung sambil mengatup kedua tangannya, sedangkan diriku hanya berpikir keras siapa Minnie itu.

“Baiklah, tapi jika ada apa – apa dengan adikmu, kau yang harus menanggung semuanya.” Ucap pak direktur tegas.

“Nae.” Ucap Yesung sambil tersenyum misterius.

LEETEUK P.O.V END

KYUHYUN P.O.V

Jam 03:10 PM

Leeteuk hyung masuk kedalam kamar penginapanku membawa seorang yeoja yang tampaknya adalah asisten baruku.

‘Huh, kita lihat saja sampai kapan kau bertahan.’ Gumamku dalam hati seraya menunjukkan senyum evilku kepada yeoja yang ada di samping Leeteuk oppa, tetapi yeoja itu hanya tersenyum manis tampak tak ada rasa takut atau ku rasa ia terlihat terlalu polos.

“Kyuhyun-sshi perkenalkan ini Minnie.” Ucap Leeteuk hyung seraya menarik yeoja itu ke hadapanku.

“Annyeong.” Sapa yeoja itu manis.

“Hemm.” Gumamku seraya mengangguk pelan.

“Minnie ini Kyuhyun.” Lanjut Leeteuk hyung, aku menatap Leeteuk hyung.

‘Apa maksud Leeteuk hyung, kenapa dia memperkenalkan diriku pada yeoja itu, apa jangan – jangan yeoja itu tidak tahu siapa aku?” Tanyaku dalam hati.

“Nae.” Ucap yeoja itu santai.

“Ya, sudah ayo Kyuhyun kita pergi sekarang.” Ajak Leeteuk hyung, aku hanya menganguk dan mengikuti Leeteuk hyung yang berjalan lebih dulu dari pada diriku, sedangkan yeoja itu sedari tadi melihat ke arah Leeteuk hyung ini sungguh aneh.

DI DALAM MOBIL

aku duduk di jok tengah mobil bersama Leeteuk hyung sedangkan yeoja yang bernama Minnie itu di jok belakang, tatapannya terus terarah ke arah Leeteuk hyung membuatku merasa aneh, karena biasanya para yeoja – yeoja yang menjadi asistenku selalu menatapku kapanpun dan dimana pun tapi yeoja ini berbeda membuatku iri kepada Leeteuk hyung, saat sampai di lokasi syuting aku bergegas ke arah mobil tatarias, di sana yeoja yang bernama Minnie itu membantuku memilihkan pakaian untuk syuting ia tampak tak banyak bicara seperti asisten ku yang lainnya, sungguh susah mencari kesalahan dari dirinya, tapi jika di pikir – pikir ia manis juga.

‘Hah…Cho Kyuhyun apa yang kau pikirkan.” Pekikku dalam hati sambil menekan dadaku dan benar – benar menepis pikiranku tadi.

“Kyuhyun-sshi gwenchana.” Tanyanya seraya memakaikan jaket kepadaku, aku menoleh ke arahnya dan menatapnya dingin.

“Hemmm.” Jawabku cuek.

“Ayo cepat Kyu.” Desak Leeteuk hyung.

“Nde.” Ucapku seraya keluar tanpa menghiraukan yeoja yang bernama Minnie itu, saat syuting aku benar – benar kehilangan konsenku gara – gara yeoja itu.

KYUHYUN P.O.V END

SUNGMIN P.O.V

Hari ini aku benar – benar bahagia ternyata namja yang pernah menolongku di studio musik waktu itu adalah teman baiknya Yesung oppa, terlebih lagi oppa mewarkan job untuk menjadi asisten awalnya aku memang tidak mau tapi saat aku mendengar nama namja itu aku langsung semangat dan tanpa tanggu aku langsung menerima job itu. Nah, jadilah ini aku menjadi asisten pribadi Cho Kyuhyun hanya demi untuk mendekati manejernya yaitu Leeteuk.

“Kyuhyun-sshi, ada apa denganmu kenapa kerjaanmu sejak tadi selalu salah melulu.” Marah Leeteuk sambil berkacak pinggang di hadapan namja yang bernama Kyuhyun itu.

“Mian, hyung.” Ucapnya lirih sambil memegangi kepalanya.

“Ya sudah kau baca naskah ini dan cobalah untuk profesional.” Tegas Leeteuk seraya pergi, saat Leeteuk keluar tanpa ku sadari ternyata Kyuhyun sedari tadi mengetahui keberadaanku, dengan cepat ku palingkan tubuhku dan mulai melangkah pergi.

“Tunggu.” Pekiknya seketika menghentikan langkahku, aku berbalik dengan gerakan lambat dan mendongkkan kepalaku menatam dirinya yang entah kapan tepat ada di belakangku.

“Kenapa kau ada di sini?” Tanyanya dengan tatapan dingin.

“Anu…aku…tadi…tadi, ah…aku tadi hanya tidak sengaja lewat camp ini dan aku tidak sengaja.” Aku menggantung ucapanku, ia semakin dalam menatapaku dengan tatapan super duper dingin membuatku merasa tidak nyaman di sampingnya.

“Belikan aku minuman.” Peritahnya tanpa memperdulikan ucapanku.

“Nae.” Ucapku semangat dan bergegas pergi.

“Cih.” Ku dengar ia mendesah kesal, tapi aku tidak memperdulikan itu. aku terus berjalan meninggalkannya dan membelikan sebuah kopi mocca yang sangat cocok untuk udara sedingin ini di incheon, setelah membeli minuman aku bergegas kembali tapi saat kembali ke bertemu dengan Leeteuk oppa.

“Minnie-ah.” Panggil Leeteuk oppa yang seketika membuat jantung berdebar kencang.

“N…nae.” Sahutku gugup.

“Bagaimana hari pertamamu?” Tanyanya dengan senyum manis.

“Hemmm, sungguh menyenangkan.” Jawabku sambil membalas senyumnya.

“Syukurlah, tertaplah berusaha yah.” Ucapnya menyemangatiku, aku hanya mengangguk benar – benar bahagia.

“Ya sudah aku ke sana dulu yah.” Pamitnya seraya melambai lembut ke arahku dan pergi, sedangkan aku bergegas ke camp artis yang kudapati namja yang bernama Kyuhyun itu sedang duduk dan membaca naskahnya dengan begitu serius.

“Hemm, Kyuhyun-sshi.” Panggilku pelan seraya menyodorkan bungkusan kopi mocca ke arahnya, ia langsung menyambar bungkusan yang ada di tanganku dan bergegas menyeruput kopi mocca yang aku beli, aku hanya menggut – manggut menatapnya dan berjalan kesekeliling dalam camp artis yang kulihat banyak sekali perlengkapan kostum, make up dan lain – lainnya.

“Sedang apa kau?” Tanya Kyuhyun, aku bergegas menoleh.

“Mwo?” Tanyaku polos.

“Kenapa kau masih ada di sini, pergi sana!.” Usirnya ketus, aku menatapnya tajam lalu berlalu dari hadapannya, akupun berjalan – jalan sebentar menglilingi scane syuting yang begitu indah, tempat ini adalah tempat akhir penyutingan drama  yang di mainkan oleh namja yang bernama Kyuhyun itu, aku duduk di pinggur sungai kecil dekat syuting pemandangannya sungguh indah.

“Hey, kau.” Panggil seseorang yang tak asing lagi bagiku.

“Kau.”Sahutku, ia menghampiriku dan berdiri di sampingku dengan tatapan yang tertuju ke arah sungai.

“Huh, dengar jika kau ingin mencari perhatian dariku lebih baik kau jangan pernah bermimpi.” Ucapnya dengan kepercayaan diri yang tinggi.

“Omo, apa maksud namja ini?” Pikirku bingung.

“Hemm, kau jangan sungkan – sungkan.” Ucapnya seraya mendekat dan…

PPPLLLAAK

Tanpa di sengaja aku menapar wajah tampannya itu.

‘Huh, aku tidak tahu sifat para artis ternayat seperti ini.’ Batinku seraya menatap wajahnya tajam, ia meringis kesakitan.

“Yack, apa – apaan kau ini.” Bentaknya keras.

“Mengajarkanmu sopan santun.” Tantangku sambil menatapnya tajam, aku bergegas untuk pergi tapi ia menahanku karena pinggiran sungi ini di penuhi berbatuan kecil yang licin alhasil kakiku terpeleset dan…

“Mengajarkanmu sopan santun.” Tantangku sambil menatapnya tajam, aku bergegas untuk pergi tapi ia menahanku karena pinggiran sungi ini di penuhi berbatuan kecil yang licin alhasil kakiku terpeleset dan bbbyyuurrr, aku dan Kyuhyun terjatuh bersamaan ke dalam sungai yang dangkal.

“Arrggghh.” Erangku karena merasakan dingin yang berlebihan.

“Aww.” Pekik Kyuhyun sambil meringis ke sakitan.

“Aish, lihatkan gara – gara kau aku basah kuyub seperti ini.” Omelku.

“Yack, apa kau tidak lihat aku juga basah seperti ini.” Kesalnya dengan tatapan tajam ke arahku.

“Yah, Kyuhyun-sshi…Minnie-sshi ada apa dengan kalian kenapa kalian ada di sana.” Tanya Leeteuk oppa seraya menghampiri kami.

“Tanya saja kepada yeoja ini.” Acuh Kyuhyun seraya pergi, sedangkan aku hanya menggerutu dalam hati.

“Minnie ada apa?”Tanya Leeteuk oppa.

“Ah, tidak apa – apa.” Jawabku sekenanya, kemudian kami pun kembali ke tempat syuting, ku tatap tajam Kyuhyun ia melirikku dan bergegas membung mukanya ke arah lain sungguh menyebalkan namja itu.

AUTHOR P.O.V

Setelah syuting usai para kru bergegas ke sebuah penginapan yang dekat dari tempat syuting, di sana Sungmin alias Minnie sedang membantu Kyuhyun untuk menyiapkan pakaiannya untuk kembali ke SEOUL, sedari tadi Kyuhyun selalu mencuri pandang ke arah Minnie yang sedang sibuk dengan pakaian – pakaiannya yang berada di kasur. Setelah selesai mengerjakan tugasnya Minnie bergegas pergi membiarkan Kyuhyun beristirahat, sedangkan Minnie masuk kedalam kamar penginapannya, ia merebahkan tubuhnya di atas kasur yang lumayan empuk, tak lama ia menutup matanya ia langsung terlelap. Sedangkan Kyuhyun entah kenapa ia merasa tidak enak badan, ia merebahkan tubuhnya untuk sesaat dan menutup matanya dalam sekejap ia tertidur pulas, tanpa sadar Minnie dan Kyuhyun tertidur begitu lama sehingga tanpa sadar para kru meninggalkan mereka di penginapan bahkan Leeteuk yang sedari tadi bergabung di antara kru juga lupa akan Kyuhyun dan Minnie.

Jam sudah menunjukkan jam 8 malam, Minnie yang telah bangun bergegas mencari – cari keberadaan semua kru film tapi nihil semuanya sudah berangkat, iapun bergegas ke kamar Kyuhyun dan ia dapati Kyuhyun sedang tertidur lelap di tengah kasur dengan selimut tebal yang menyelubungi tubuh Kyuhyun, Minnie memberanikan dirinya untuk mendekati Kyuhyun, di tatapnya wajah Kyuhyun yang tampak pucat, ia pun menaruh punggung tangannya tepat di kening Kyuhyun, seketika Sungmin kaget ketika ia merasakan tubuh Kyuhyun yang begitu panas.

“Kyuhyun-sshi…Kyuhyun-sshi.” Panggil Minnie pelan sambil menepuk pelan pipi Kyuhyun yang panas, dengan pelan Kyuhyun membuka matanya dan di lihatanya Sungmin sedang berada di hadapannya.

“Kenapa kau ada di sini?” Tanya Kyuhyun lirih.

“Ani, aku hanya bingung karena semua kru tidak.” Jawab Minnie.

“MWO!.” Pekik Kyuhyun kaget seraya bangkit tapi ia kembali terhuyun lemas, dengan sigap Sungmin menangkap tubuh Kyuhyun sebelum ia terhempas ke kasur yang kurang nyaman itu.

“Gwenchana?” Tanya Minnie khawatir.

“Kurasa tidak, aku lagi tak enak badan.” Jawab Kyuhyun lirih, Sungmin merangkuh lembut wajah Kyuhyun, entah apa yang terjadi detak jantung Kyuhyun tiba – tiba berdetak tak karuan saat Sungmin mendekatkan wajahnya dan memeriksa suhu tubuh Kyuhyun, mata Kyuhyun terus mengikuti arah gerak mata Sungmin yang indah.

AUTHOR P.O.V END

KYUHYUN P.O.V

Kenapa jantungku berdetak kencang seperti ini, tangannya benar – benar lembut memeriksa suhu tubuhku, jujur aku tidak ingin tangannya terlepas dari wajahku. Saat ia ingin melepaskan tangannya aku sempat menahan tangannya, ia menatapku dengan tatapan bingung tapi dengan cepat ku lepas tangannya dan mengalihkan tatapanku ke arah lain.

“Kau demam.” Ucapnya pelan, aku kembali menatapnya tubuhku benar – benar terasa lelah.

“Aku akan belikan kau obat dulu.” Ucapnya seraya pergi, ku tatap kepergiannya. Entah kenapa aku merasa bosan saat ia pergi, tak lama kemudian hujan turun dengan derasnya, ku tatap terus rintik – rintik hujan yang semakin cepat di luar jendela.

KKKRRIIEETT

Suara pintu kamar penginapanku terbuka dan kulihat Minnie dengan pakaian yang separuh basah lalu di tangannya ada sebuah bungkusan obat.

“Kau membelinya di luar.” Ucapku pelan, ia mengangguk dan bergegas membuka obat tablet yang ada di tangannya.

“Makanlah obatnya.” Ucapnya seraya menyodorkanku tablet itu dan segelas air minum dengan cepat ku raih tablet itu dan menelannya lalu meminum segelas air putih yang ada tangan kiriku.

“Gwaenchana?” Tanyanya khawatir, aku hanya mengangguk dan membaringkan kepalaku yang teras berat.

‘Hhhaacciiuuhh.’ Bersin Minnie mengagetkanku.

“Gwenchana?” Tanyaku pelan, ia mengangguk dan tersenyum miris.

“Jincha.” Selidikku.

“Nae, kau tidurlah.” Ucapnya dengan senyum manis, ia bangkit dari tempat duduk dan berjalan keluar dari kamar penginapanku, lalu tak lama ia pergi ia kembali dengan pakaian yang berbeda.

“Aku akan menemanimu.” Ucapnya pelan seraya duduk di kursi dekat kasur dimana aku berbaring, aku menatapnya yang mulai menutup matanya.

‘Hhhaccciuuhh.’ Ia kembali bersin membuatku kaget, aku meminggirkan tubuhku untuk memperluas tempat tidur, aku berdeham pelan ia menatapku…

“Hemmm, tidurlah di sini.” Ucapku pelan seraya menepuk bantal yang ada di sampingku, ia menatapku bingung membuatku risih.

“Mwo!.” Pekiknya kaget.

“Hya, lihat wajahmu itu, kau terlihat pucat tau.” Ucapku tanpa menatap ke arahnya.

‘Hhhaacciuuhh.’ Lagi – lagi ia bersin, ku tatap ia.

“Yack, aku tak akan melakukan apapun kepadamu.” Ucapku, dari raut wajahnya masih terlihat bingung, tapi dengan pelan ia mulai beranjak dan duduk di sisi kasur, jantungku berdebar kencang ternyata ia mau. Ku palingkan wajahku saat ia membaringkan tubuhnya di sampingku jantungku benar – benar berdebar kencang, langsung saja kupunggungi dirinya yang telah berbaring di sampingku, karena terlalu gugup aku pun menutup mataku sampai aku terlelap tidur.

KYUHYUN P.O.V END

LEETEUK P.O.V

“Haish, kenapa aku bisa lupa dengan mereka.” Gumamku saat aku melajukan kecepatan mobilku, aku kembali ke penginapan jam 7 pagi dan bergegas naik ke lantai 3 dimana kamar Minnie dan Kyuhyun ada di sana, awalnya aku masuk kedalam kamar Minnie tapi nihil aku sama sekali tidak melihat keberadaan Minnie di dalam kamar itu, lalu akupun berlaih ke kamar Kyuhyun, saat di kamar Kyuhyun aku terlonjak kaget saat meliha Kyuhyun dan Minnie sedang tertidur dengan pulasnya sambil berpelukkan.

“KYUHYUN-SSHI….MINNIE-SSHI APA YANG KALIAN LAKUKAN.” Teriakku syok melihat keadaan mereka, tak lama aku teriak mereka bangun dan…

TBC…


11 thoughts on “FF ~KyuMin~ {MY LOVE IS IN YOU Chapter 2}

  1. Ah pertama pas di awal aku pikir yg disuka minnie itu langsung kyu.. ternyata teukie…
    n ternyata kyu suka sama bummie ya…
    sepertinya kejadian pelukan itu awal dimulai nya ya… hahaha asal nebak si…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s