FF ~KyuMin~ {I MY ME MINE Chapter 11 A}


=’The Last Chapter’=

Part A

@@@THE STORY@@@

HENRY

“Sungmin…jangan berlari sekencang itu.” Teriak sosok henry yang bertubuh mungil mengejar sosok Sungmin yang sedang meneriakkan seruan untuk mengejarnya.

“Argh, aku tidak peduli, pergi saja sana.” Marah Henry, sosok Sungmin tertawa dan terus berlari, tapi tak lama kemudian tampak sosok yeoja muda meraih Sungmin dan mengendongnya.

“Omo, Sungmin-ah jangan membuat Henry kelelahan terus.” Ucap sosok yeoja muda itu sambil tersenyum ke arah Henry, Henry menatap Sungmin garang sedangkan Sungmin melawan dengan meletan lucu, membuat Henry ingin tertawa.

“Henry…tolong jaga Sungmin yah.” Ucap sosok yeoja muda itu sambil tersenyum lembut ke arah Henry, Henry hanya mengangguk dan tampak sosok Sungmin yang di turunkan dari gendongan.

“Sungmin…jaga Kibum dengan baik yah.” Ucap sosok itu, Sungmin terdiam dan mengangguk, lalu dari arah belakang tampak sosok namja gagah menghampiri Sungmin dan yeoja yang di cintainya.

“Sungmin, appa dan amma akan pergi sebentar, jaga Kibum yah.” Ucap sosok namja itu, dari raut wajah Sungmin tampak sedih.

“Aku ikut.” Pinta Sungmin, tapi kedua orang tua Sungmin tak membolehkannya dengan lembut, perlahan sosok kedua orang tua Sungmin mulai melangkah pergi, dengan suara isak tangis kecil dari Sungmin mulai terdengar, Henry mendekat dan merangkul bahu Sungmin.

“Sudah jangan menangis, aku akan menjagamu.” Ucap Henry menenangkan tapi sosok Sungmin terus menangis dalam diam, perlahan entah kenapa Henry juga ikut mengeluarkan air matanya.

CCCIIIITTT BBBBRRRAAAKK

Suara decitan rem mobil dan bentuman keras terdengar

“Tuan…Tuan…Tuan muda henry, tuan muda henry.” Seruan seseorang membangunkan Henry dari tidurnya.

“Anda mimpi buruk lagi.” Ucap sosok namja paruh baya.

“Sungmin, bagaimana kabarnya?” Tanya Henry tanpa menghiraukan ucapan kepala pelayan yang bernama Park Jang hae.

“Nona muda Sungmin dia baik…baik saja.” Ucap Jang Hae sambil membungkuk pelan, Henry menghela nafasnya lega.

“Hmmh, jangan sampai ada yang melukainya.” Ucap Henry, namja paruh baya itu mengangguk dan berjalan keluar dari kamar Henry.

“Sungmin, aku akan menjagamu.” Batin Henry, sedangkan di tempat yang berbeda tampak sosok Sungmin sedang menggeliat dalam tidurnya.

“AMMA…APPA…ANIYO, AKU IKUT…AMMA…APPA.” Teriak Sungmin seraya terbangun dari tidurnya.

“Ada apa?” Tanya Kyuhyun yang kaget dengan kegelisahan Sungmin, tampak wajah Sungmin yang pucat pasi, Kyuhyun memeriksa panas tubuh Sungmin.

“Kau mimpi buruk.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menoleh pelan ke arah Kyuhyun, Sungmin terisak kecil dan langsung memeluk Kyuhyun.

“Kyuhyun…aku takut.” Bisik Sungmin dalam suara isak tangisnya.

“Gwaencahan, itu hanya mimpi.” Ucap Kyuhyun berusahan menenangkan Sungmin yang tampak rapuh. Kyuhyun memeluk Sungmin erat dengan perasaan ingin tahu.

“Ada apa…ada apa sebenarnya?” Batin Kyuhyun merasa ada yang aneh.

PAGI HARINYA

“Selamat pagi, semua.” Sapa Appa Kyuhyun dengan wajah yang berseri – seri.

“Appa, yang baru nikah saja tidak sesenang itu kenapa appa yang tampaknya bahagia sekali.” Tegur Heechul pelan, Appa Kyuhyun menatap Heechul.

“Hmm, apa! Kyuhyun, Sungmin apa kalian tidak bahagia?” Tanya Appa Kyuhyun langsung menatap kedua pengantin baru.

“Uhuk.” Kyuhyun tersedak dan menatap Heechul tajam dan menatap Appanya.

“Aniyo, kami bahagia.” Ucap Kyuhyun seraya meraih tangan Sungmin, Sungmin yang tampak kaget menatap Kyuhyun, Kyuhyun menatap Sungmin bingung.

“Akh.” Gumam Sungmin, yang lainnya melemparkan tatapan bingung ke arah Sungmin.

“Sungmin, apa kau sakit?” Tanya Heechul pelan, Sungmin yang kembali melamun kaget dengan ucapan Heechul.

“Akh, ini enak.” Ucap Sungmin, semuanya semakin bingung, sekarang tatapan bertumpu pada Kyuhyun, Kyuhyun yang tahu kenapa sikap Sungmin menjadi begitu aneh, hanya bisa mengeratkan genggaman tangannya. Selesai makan, Kyuhyun mengajak Sungmin menuju balkon lantai 2.

“Kau kenapa?” Tanya Kyuhyun penasaran dengan sikap Sungmin yang tampaknya masih syok dengan mimpi buruknya tadi malam.

“Aku tidak apa – apa.” Dusta Sungmin seraya mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Aku tidak percaya, sebenarnya kau bermimpi apa?” Tanya Kyuhyun tampak ingin tahu, Sungmin menatap Kyuhyun sesaat dan menggelengkan kepalanya.

“Bukan urusanmu.” Ucap Sungmin dingin, Kyuhyun mengerutkan keningnya merasa aneh dengan Sungmin.

“Hmm, YA! Tak bisakah kau tak mengajakku bertengkar sehari saja.” Ucap Kyuhyun mencoba menahan amarahnya karena sikap dingin Sungmin yang sudah membuatnya benar – benar kesal.

“SUDAH KU BILANG BUKAN URUSANMU.” Pekik Sungmin sambil menghentakkan kakinya lalu pergi.

“YA, SUDAH SETERAH KAU SAJA.” Timpal Kyuhyun seraya pergi, biarpun ia sempat menoleh ke arah Sungmin khawatir tapi dengan cepat di tepisnya perasaan khawatirnya dan bergegas pergi.

SEDANGKAN DI SISI LAIN

“Eunhyuk-ah…, ini ku belikan Es krim untukmu.” Ucap seorang namja tampan seraya menyodorkan Es krim kepada yeoja yang sekarang sedang duduk di bangku taman.

“Gomawo.” Timpal yeoja itu seraya mengambil Es krim yang di sodorkan oleh namja tercintanya itu.

“Ya!, sudah 1 hari mereka menikah kenapa mereka tak ada kabarnya yah.” Gumam namja yang tak lain adalah Donghae.

“Kau ini, tentu saja mereka sedang berbulan madu.” Timpal yeoja yang tak bukan adalah Eunhyuk.

“Ck, seharusnya kita yang berbulan madu bukan mereka.” Ucap Donghae sambil menatap Eunhyuk dengan tatapan anak kecil.

“Kau ini.” Gumam Eunhyuk seraya memukul pelan kepala Donghae.

“Aw, sakit T_T.” Ringis Donghae sambil menatap Eunhyuk manyun.

“Sudahlah, dari pada kita duduk tidak jelas di sini bagaimana kalau kita jalan – jalan.” Ajak Eunhyuk seraya beranjak dan menarik tangan Donghae.

“Ya sudah ayo.” Ucap Donghae seraya merangkul yeojachingunya itu dengan mesra, tapi tak jauh dari tempat mereka berada tak di sengaja mereka melihat sosok yeoja yang sangat mereka kenal yang tak bukan adalah Cho Heechul kakak perempuan Kyuhyun.

“Hmmmh, bukankah itu Heechul eonni.” Gumam Eunhyuk, Donghae hanya mengangguk sesaat mereka saling menatap dan memperhatikan sosok Heechul yang memasuki sebuah apotik, dengan perasaan yang ingin tahu Donghae dan Eunhyuk pun memutuskan untuk mengawasi Heechul, saat Heechul keluar dari apotik tak di sengaja Eunhyuk melihat Heechul membawa sebuah kotak kecil yang sangat ia kenal.

“HAH~! ITUKAN.” Desis Eunhyuk kaget sambil menutup mulutnya rapat – rapat.

“Apa? Apa?.” Tanya Donghae begitu ingin tahu.

“kotak…kotak kecil yang di bawa oleh Heechul eonni itu bukankah alat pengetes kehamilan.” Bisik Eunhyuk, sesaat Donghae terdiam dan menatap Eunhyuk dan mengawasi Eunhyuk mulai dari kaki sampai ke ujung rambut.

“Menurutmu untuk siapa alat itu?” Tanya Donghae dengan tatapan aneh membuat Eunhyuk merasa risih.

“Ye~ kau ini mana aku tau.” Jawab Eunhyuk sambil menatap kepergian mobil Heechul.

“Huh, ku tak peduli, lebih baik kita pergi sekarang.” Ajak Donghae manyun seketika tanpa angin apapun.

“Dia ini kenapa serings sekali tampak putus asa.” Batin Eunhyuk saat melihat sosok namjachingunya sedang cemberut.

DI TEMPAT YANG BERBEDA

“Ehem.” Deham seseorang mengagetkan sosok yeoja cantik yang tak lain adalah Kibum.

“Kau lagi… kau lagi, ini sudah kesekian kalinya aku bertemu denganmu hari ini.” Omel Kibum sambil menatap namja yang ada di hadapannya sinis.

“Tentu saja kita akan bertemu terus kitakan tinggal satu rumah.” Ucap Siwon, Kibum melirik sesaat ke arah Siwon dan menghela nafas panjang.

“Kali ini kau akan berbicara apa?” Tanya Kibum sambil menatap Siwon malas.

“Hmm, siapa bilang aku mau bicara denganmu aku hanya ingin santai di sini.” Jawab Siwon seraya duduk di kursi santai balkon.

“Huh~!” Dengus Kibum tak peduli dan kembali teringat akan sosok namja yang ia temui waktu pernikahan KyuMin.

“Namja itu, sepertinya tak asing bagiku.” Batin Kibum masih berpikir keras. Sedangkan dalam posisi Siwon, tampak jelas ia sedang memperhatikan raut wajah yeoja yang sudah lama menjadi incarannya itu.

“Apa yang sedang ia pikirkan?” Batin Siwon tampak bingung dengan tingkah Kibum.

“Kibum.” Panggil seseorang seketika mengagetkan Siwon dan juga Kibum. Tak lama kemudian Kibum menoleh dan di tatapnya sosok kakak perempuannya sedang menatap dirinya.

“Eonni.” Gumam Kibum sambil tersenyum hambar.

“Hmmmh~ ternyata kau di sini, aku sedang mencarimu kemana – mana.” Ucap yeoja itu yang tak lain adalah Sungmin.

“Mian, hehehe~.” Timpal Kibum.

“Ya sudah, aku perlu bantuanmu.” Ajak Sungmin seraya menghampiri adiknya itu dan menariknya pelan.

“Ne.” Sahutan pelan dari mulut Kibum dengan bingung sambil menatap Siwon yang juga tampak bingung dengan sikap Sungmin.

DI RUANG KERJA

“Hah~ ada apa dengan Sungmin.” Gumam Kyuhyun tak kosentrasi dengan setumpuk pekerjaan yang seharunya ia kerjakan selama ayahnya sedang berada di luar kota.

“Hmmmhhh~.” Gumam Kyuhyun sambil mengacak frustasi saat mengingat raut wajah Sungmin yang tampang sangat ketakutan, tak lama Kyuhyun berpikir terdengar suara telphone di ruangan kerja appanya itu, dengan sigap ia langsung meraih ganggang Telphone.

“Yeobseo?” Sapa Kyuhyun pelan namun pasti.

“Yeobseo, biasa saya berbicara dengan direktur Cho?” Tanya seseorang itu dari seberang sana.

“Akh, mian… direktur chonya sedang pergi keluar kota, dan apa anda mau sampaikan akan saya sampaikan nanti ?” Tanya Kyuhyun sedikit curiga dengan nada suara seseorang yang sedang menelphone itu.

“Akh, tidak biar saya saja yang berbicara dengan direktur nanti.” Ucap seseorang itu seraya menutup dengan cepat telphonenya.

“Aneh, sepertinya aku pernah dengar suara orang ini.” Batin Kyuhyun tapi dengan cepat di tepisnya pikirannya itu dan kembali berusaha berkosentrasi dengan pekerjaan yang menumpuk yang di tinggalkan oleh appanya, biarpun terkadang pikirannya tetap terus tertuju pada Sungmin.

BBBBRRRRAAAKKK

Terdengar suara hentakan pintu ruangan kerja, Kyuhyun yang kaget tak begitu pasti dapat melihat seseorang yang baru saja masuk tanpa sopan santun ke ruang kerja appanya karena terhalang oleh tumpukan kertas dan dokumen lainnya.

“KKKKYYYUUUHHHYYYUUNNN!!!!” Teriak seseorang dengan emosinya seraya menghampiri Kyuhyun dengan murka.

“WAE?” Pekik Kyuhyun yang sejak tadi sudah frustasi memikirkan Sungmin dan sekarang datang lagi satu masalah yaitu kakaknya sendiri.

“PABO…PABO…PABO.” Teriak Heechul seraya memukul – mukul Kyuhyun memakai apa saja.

“Mwo, waeyo? Noona???” Tanya Kyuhyun berusaha menepis satu – persatu pukulan Heechul.

“Kau ini, kenapa kau tak melakukannya, ck aish~.” Desis Heechul emosi, Kyuhyun yang masih tak mengerti maksud Heechul hanya mengerutkan keningnya bingung.

“Melakukan apa?” Tanya Kyuhyun tampak polos.

“Ck, Sungmin tidak hamil.” Ucap Heechul terang – terangan, membuat Kyuhyun mematung sesaat dan langsung terperanjat sambil menatap Heechul bingung.

“Nae, Sungmin tak hamil, tesnya salah.” Ucap Heechul dengan sebuah penjelasan yang singkat, Kyuhyun terdiam sesaat dan kembali duduk di kursinya, entah harus bahagia atau sedih ia hanya bisa diam di antara kedua perasaan itu.

“Huh~! Ya! Lebih baik kau jangan bilang pada appa dulu.” Ucap Heechul dengan manyun.

“Tapi, dari mana kau tahu kalau Sungmin tak hamil.” Ucap Kyuhyun dengan kikuk nya.

“ aku baru saja mengetesnya, aish~!!! Seharusnya kau tadi malam sudah melakukannya.” Marah Heechul , Kyuhyun langsung melemparkan sebuah tatapan mematikan.

“Aniyo.” Bentak Kyuhyun.

“Aish, kau ini… ya! Kau ingin appa tahu akan hal ini hah.” Ancam Heechul dengan seringai licik andalannya, Kyuhyun merasa seperti melihat sosok iblis di hadapannya saat melihat tingkah Heechul.

“Aish.” Geram Kyuhyun sambil mengacak pelan rambutnya.

“Hehehehe, jika kau tak mau appa tahu, kau harus membuat Sungmin benar – benar hamil.” Bisik Heechul. Kyuhyun membulatkan matanya tampak jelas wajah Kyuhyun yang memerah saat mendengar ucapan Heechul.

“ARASEO.” Tegas Heechul dengan bangga, Kyuhyun hanya menunduk. Sedangkan tempat yang berbeda n waktu yang berbeda…

“APA…Benarkah, jadi eonni tak hamil.” Pekik Kibum bahagia seraya memeluk tubuh Sungmin.

“Nae…argh, padahal ku sangka ku benar – benar hamil, akukan tak pernah hamil, jadi rasanya sangat takut.” Ucap Sungmin dengan polosnya.

“Hah, ternyata Kyuhyun benar – benar tak melakukan apapun kepadamu eonni.” Ucap Kibum dengan senangnya, tanpa mereka sadari tampak sosok namja yang sedang mereka bicarakan.

“Apa, jadi dia tidak suka kalau dia hamil.” Batin Kyuhyun geram.

“Argh, rasanya lega sekali, hahaha… aku masih gadis.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum kecil yang mengerikan.

“Itu tak akan bertahan lama.” Gumam Kyuhyun pelan.

“Nae, jadi aku tak harus ku panggil dia kakak ipar, hahaha.” Ucap Kibum, Kyuhyun menyeringai.

“Cih, dasar.” Gumam Kyuhyun.

“Tapi yang pasti aku tak harus tidur sekamar dengannya.” Ucap Sungmin, Kyuhyun kembali menyeringai dengan liciknya.

“Siapa bilang kita tak akan tidur sekamar.” Ucap Kyuhyun pelan seperti menimpali ucapan mereka.

“Tapi, eon…” Ucap Kibum pelan, sambil menatap Sungmin dengan tatapan aneh.

“Wae?” Tanya Sungmin.

“Bukannya aku tidak bahagia dengan kabar ini, tapi apa eon tak merasa sedang membohongi Cho ajusshi.” Ucap Kibum sambil menatap Sungmin, Sungmin terdiam.

“Eonni lihatkan betapa bahagianya ajusshi saat mendengar kehamilan Eonni.” Ucap Kibum, Sungmin menatap lurus kedepan seperti memikirkannya.

“Eonni, ku rasa kabar ini akan menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi ajusshi.” Ucap Kibum seraya meraih tangan Sungmin pelan.

“Jadi aku harus bagaimana?” Tanya Sungmin ikut bingung.

“Lebih baik eonni membahaskan masalah ini kepada Kyuhyun dan kalian berdua yang menentukannya.” Ucap Kibum bijak Sungmin menatap adiknya itu pelan dan menganggukkan kepalanya, sedangkan sosok Kyuhyun yang juga mendengar ucapan Kibum langsung masuk kedalam kamar.

“EHEM.” Deham Kyuhyun seketika membuat kedua gadis yang ada di dalam kamar itu terdiam dan mematung.

“Sungmin… aku ingin bicara padamu sebentar.” Ucap Kyuhyun tegas tanpa menatap langsung ke arah Sungmin. Sungmin hanya mengangguk sambil meninggalkan sosok kibum sendirian di kamar.

TBC ~

Part B


3 thoughts on “FF ~KyuMin~ {I MY ME MINE Chapter 11 A}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s