FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 01}


Bittersweet

Author

Song Sae Yoon

Chapter

Chapter 1

 

Genre

Romance|GenreSwitch|

 

Rating

Teen

 

Main Cast

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

 

Other Cast

Choi Siwon a.k.a  Cho Siwon

Kim HeeChul a.k.a Cho Heechul

Hankyung a.k.a Cho Hankyung

Leeteuk a.k.a Leeteuk

Kim Young Woon a.k.a  Lee Kang In

Kim Kibum a.k.a Kibum

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Lee Dong Hae a.k.a Dong Hae

Shin Dong Hee a.k.a Shindong

Kim Jeong Woon a.k.a Yesung

Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook

Happy Reading Chingu ^_^ jangan lupa Read and Commentnya ^_^ GOMAWO

@@@THE STORY@@@

“Kyuhyun!!!, ayo bangun nanti kau terlambat!”Terdengar suara yang memecahkan keheningan pada pagi hari dimana tempat kediaman seorang yang bisa di bilang cukup kaya. Sedangkan di tempat yang berbeda tampak sosok namja sedang terbaring dengan malas di atas ranjang yang berukuran King size.

“Huft~.” Dengus namja itu seraya memutar tubuh dan mencoba membuka matanya. “Hmm, kenapa cepat sekali pagi.” Protes namja yang bernama Kyuhyun itu dengan malas – malasan turun dari ranjang menuju kamar mandi.

Sedangkan di depan rumahnya tampak sosok yeoja masuk keperkarangan rumahnya.

Ting Tong

Yeoja itu menekan bel pintu, tak lama yeoja itu berdiri di depan pinta terdengar suara seseorang membuka pintu untuknya.

“Och, omona… Sungmin, ayo masuk.” Ajak seorang yeoja paruh baya mempersilahkan yeoja yang bernama Sungmin itu masuk kedalam rumah. “Kyuhyun belum bangun, coba kau bangunkan, mungkin jika kau membangunkannya, mungkin dia mau mendengar.” Ucap yeoja paruh baya yang ada di hadapan Sungmin dengan nada suara yang seperti berbisik.

“Akh, nae Ahjumma.” Ucap Sungmin ragu seraya menatap kelantai atas rumah besar itu. “Hmm, kenapa dia tak bisa berubah.” Gumam Sungmin manyun seraya melangkah menuju kelantai dua dimana kamar Kyuhyun berada di sana. Tapi sebelum ia melangkah lebih jauh menuju kamar Kyuhyun, ia dengan takut menatap kesebuh kamar yang bertuliskan nama seseorang yang bernama Siwon.

“Hmm, Siwon oppa… dia belum datang dari Amerika.” Gumam Sungmin sedih lalu ia berjalan menuju tempat dimana kamar Kyuhyun berada. “Huft~ anak ini.” Geram Sungmin seraya mengetuk kamar Kyuhyun menggunakan kakinya.

“Ya! Cho Kyuhyun, ayo bangun.” Teriak Sungmin dengan kasar. “Cih, Ya… jangan mengetuk dengan cara seperti itu.” Terdengar suara teguran dari dalam kamar itu. “Huft, kau sudah bangun… ya sudah ku tunggu di bawah.” Ucap Sungmin cuek seraya pergi dari hadapan kamar Kyuhyun. Ia melangkah menuju ke lantai dasar dan duduk di ruang tamu.

“Omo, Sungmin… Kyuhyunnya sudah bangun. Ini ada sarapan untukmu.” Ucap yeoja paruh baya yang sebenarnya adalah Ibu Kyuhyun. “Och, Ahjumma. Ini sungguh merepotkan. Mianhae.” Ucap Sungmin merasa tidak enak hati.

“Sudahlah, Sungmin… ini hanya kue lapis, ini adalah tanda terima kasih dari ahjumma, karena Sungmin sudah mau bersusah payah menjemput Kyuhyun setiap paginya.” Jelas Ahjumma dengan nada suara yang lembut.

“Akh, aniyo… Ahjumma, akukan sebagai teman seharusnya mengawasi Kyuhyun untuk terus sekolah dan tidak bolos lagi.” Ucap Sungmin, dan tanpa mereka sadari sosok yang sedang mereka bicarakan sudah berada di anatara mereka. “Amma, untuk apa kau berterima kasih pada yeoja kejam ini.” Ucap Kyuhyun seraya menaruh tasnya di salah satu kursi dan ia duduk di kursi samping Sungmin.

“Omo, kue lapis.” Ucap Kyuhyun seraya menyambut kue lapis yang seharusnya untuk Sungmin, malah ia makan dengan lahapnya tanpa ada ekspresi berdosa saat melihat tatapan marah dari Sungmin dan Ibunya. “Wae?” Tanya Kyuhyun polos.

“Hmm, ya sudah Ahjumma, ini sudah mulai siang aku berangkat dulu.” Pamit Sungmin seraya menginjak kaki Kyuhyun sebelum pergi. “Ne.” Ucap Ahjumma dengan senyum manis. “Adaw, Aish~! Neo mitchyeo seo…Eoh~!!!” Marah Kyuhyun saat Sungmin dengan antengnya malah mengibaskan rambutnya kebalakang karena telah menginjak kaki Kyuhyun.

“Amma, aku juga mau berangkat… annyeong.” Pamit Kyuhyun seraya mengambil tasnya dan mengejar Sungmin yang terus berjalan tak menghiraukan panggilan darinya. “Cih, Ya!!! Lee SungMin tunggu.” Teriak Kyuhyun kesal, tak lama ia mengejar Sungmin akhirnya ia berhasil menyamakan langkahnya dengan Sungmin.

“Kau ini yeoja, tapi langkahmu seperti namja.” Ejek Kyuhyun, Sungmin menatap tajam kearah Kyuhyun. “Lalu masalah buat mu.” Ucap Sungmin dengan nada suara dingin. Kyuhyun mengakat sebelah alisnya.

“Kau ini sedang ada tamu bulanan yah, sejak tadi marah – marah terus.” Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya mendengus tak suka dengan ucapan Kyuhyun. “Huft~ shikkreo.” Bentak Sungmin seraya berjalan mendahului Kyuhyun.

“Aih~ ni anak kenapa?” Batin Kyuhyun kaget saat Sungmin membentaknya. “Huft~.” Gumam Kyuhyun hanya bisa mengikuti Sungmin dari belakang, tapi saat pada lampu merah, Sungmin tak menyadari lampu lalu linta sudah menunjukkan warna Hijau.

Tit…Tit…Tittt…

Kyuhyun yang melihat Sungmin berada di tengah – tengah zebra cross, dengan cepat ia menarik Sungmin untuk ke pinggir, Kyuhyun terduduk begitu juga dengan Sungmin saat di pinggiran tuotoar.

“Apa kau gila, kau ingin mati.” Marah Kyuhyun menatap kearah Sungmin di sampingnya yang sedang duduk menghadap kearahnya. “Kyu…Kyu…Kyuhyun.” Gumam Sungmin dengan gugup dan tatapannya sangat aneh.

“Wae?” Tanya Kyuhyun mulai merasa ada yang aneh pada Sungmin. “Mianhae, aku … aku tidak tahu.” Ucap Sungmin sambil terisak kecil. “Ya!, gwaenchana aku tidak apa – apa.” Ucap Kyuhyun untuk menenangkan Sungmin.

“Kajja, kita pergi.” Ajak Kyuhyun seraya membantu Sungmin untuk bangkit dari tempat duduknya. Setelah itu mereka kembali berjalan menuju ke sekolahan mereka, berulang kali Sungmin menatap kearah Sungmin dan membuka topic pembicaraan tapi Sungmin sama sekali tidak meresphone ucapan Kyuhyun.

“Apa jangan – jangan.” Gumam Kyuhyun berhenti melangkah saat ia mengingat akan penyakit yang di idap Sungmin. Kyuhyun bergegas menahan langkah Sungmin.

“Kau mendengarku?” Ucap Kyuhyun mengawasi raut wajah Sungmin, tak ada respone apapun. Kyuhyun merangkuh wajah Sungmin. “Apa sakit?” Tanya Kyuhyun, Sungmin hanya menunduk tampak merasa kebingungan.

“A…Aniyo.” Jawab Sungmin, Kyuhyun melepaskan rengkuhannya dan menatap Sungmin. “Sudah mendengar dengan jelas?” Tanya Kyuhyun, Sungmin tersenyum manis dan mengangguk.

“Kajja.” Ajak Kyuhyun, Sungmin mengangguk dan menyamakan langkahnya dengan Kyuhyun.

Saat di kelas Kyuhyun selalu mengawasi Sungmin, takut – takut penyakit pendengaran Sungmin menganggu Sungmin saat pelajaran di mulai.

Tak terasa jam sudah menunjukkan jam pulang sekolah pada hari itu. Sejak bell di berbunyi Kyuhyun langsung menghampiri Sungmin, menatap dengan teliti ekpresi Sungmin. Biarpun semua orang tahu akan penyakit Sungmin, tapi yang tahu kalau Sungmin sedang kambuh hanyalah Kyuhyun.

“Kajjah.” Ajak Kyuhyun. Sungmin mengangguk dan mengikuti langkah Kyuhyun. “Besok, Siwon Hyungku pulang kau mau ikut merayakan kedatangannya.” Ucap Kyuhyun cuek, Sungmin berhenti melangkah.

‘5…4…3…2…1..’Batin Kyuhyun yang langsung di sahut jeritan senang dari Sungmin. “Jincha! Besok, apa beneran besok dia datang.” Ucap Sungmin dengan cepat, Kyuhyun hanya mengangguk mengiyakan karena tahu benar sifat Sungmin jika berhubungan dengan kakaknya.

“Kalau begitu kau harus menemaniku membelikan hadiah untuk Siwon oppa.” Ucap Sungmin bersemangat. Kyuhyun menatap Sungmin kaget “MWO, Aniyo. Pergi saja sendiri.” Ucap Kyuhyun pergi meninggalkan Sungmin.

“Kyuhyun, ayolah…aku perlu bantuanmu.” Rengek Sungmin seraya mengejar langkah Kyuhyun. “Tidak mau.” Tolak Kyuhyun dengan nada suara yang keras.

“Hmm, ayo Kyu… nanti aku buatkan kue bagaimana?” Rayu Sungmin sambil menatap Kyuhyun dengan antusias, Kyuhyun menimbang – nimbang sejenak dan memutar bola matanya. “Ok, tapi… kuenya,” Ucap Kyuhyun dengan nada suara ragu.

“KUENYA HARUS ENAK DARI PADA KUENYA SIWON HYUNG.” Ucap Kyuhyun dengan nada kekanak – kanakan, Sungmin terdiam sejenak dan mengangguk senang. “Ya sudah, ayo.” Ucap Kyuhyun biarpun ia masih manyun karena ia mesti menemani salah satu penggemar kakaknya.

“Kyu, Siwon oppa itu, sukanya makek jam atau kaca mata?” Tanya Sungmin dengan antusiasnya sambil memegangi jam dan kaca mata yang bermerek mahal. “Molla.” Ucap Kyuhyun cuek, tapi tatapan Kyuhyun tertuju pada satu titik yaitu sebuah jam bermerek rolex keluaran baru. Sedangkan Sungmin masih sibuk dengan pilihannya tiba – tiba saja alaram peringatan berdering dari I-Phone Sungmin.

“Hmm, Ulang tahun Kyuhyun.” Gumam Sungmin saat ia melihat tulisan yang ada di I-Phonenya. Sungmin melirik kearah Kyuhyun sesaat tapi Sungmin menangkap tatapan Kyuhyun yang tertuju pada sebuah jam tangan yang sangat bagus.

“Hmm, tolong bungkus yang ini.” Ucap Sungmin sambil meminta salah satu pelayan toku untuk membungkus jam bermerek Tag Heuer. “Kyuhyun mau jam itu.” Ucap Sungmin mengagetkan Kyuhyun.

“A….A…Aniyo, jamku sudah sangat banyak.” Ucap Kyuhyun seraya mengalihkan pandangannya kearah lain. “Hmm, kalau begitu… permisi boleh aku minta di bungkuskan yang satu ini juga, dan aku membayar lewat kartu ini.” Ucap Sungmin seraya menyerahkan kartu ATMnya kepada pelayan took.

“Baik.” Ucap sang pelayan dengan senyum ramah dan menuju ke meja pembayaran. “Untuk apa kau membeli jam itu?” Tanya Kyuhyun dengan tatapan aneh.

Sungmin berpikir – pikir sejenak. “Hmm, untuk ku berikan pada Siwon oppa, bukankah kau sudah punya banyak jam.” Ucap Sungmin dengan antengnya, padahal rencannya Kyuhyun setelah mengatar Sungmin pulang ia ingin langsung memboking jam itu.

“Ck.” Decak Kyuhyun kesal dan pergi meninggalkan Sungmin, Sungmin hanya tertawa pelan. “Nona ini, kartunya dan ini barangnya… terima kasih sudah berkunjung.” Ucap pelayan toko itu pada Sungmin. Sungmin membungkuk. “Ne, gamshamnida.” Ucap Sungmin dengan sopan seraya mengambil kartu prabayarnya dan 2 tas kecil berisi jam bermerek mahal lalu menyusul Kyuhyun, yang tampaknya sedang mengalami suasana hati yang buruk.

“Hmm, kenapa cemberut seperti itu?” Goda Sungmin sambil menatap Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam tak peduli dengan ucapan Sungmin. “Huft~.” Dengus Sungmin seraya menyamakan langkahnya dengan Kyuhyun.

Tepat di depan rumah Sungmin, Kyuhyun tetap mendiamkan Sungmin.

“Kyuhyun, gomawo.” Ucap Sungmin sebelum ia masuk kedalam rumah. Kyuhyun hanya mencibir pelan karena jam tangan yang ingin ia beli sudah terlanjur di beli oleh Sungmin.

Keesokan harinya, rumah kediaman Kyuhyun sedang sibuk menyambut kedatangan Siwon kakaknya Kyuhyun.

“Kenapa repot sekali? Padahalkan yang datang bukan artis mau pun presiden.” Keluh Kyuhyun. “Sudah jangan banyak ngeluh Kyuhyun, kan jarang – jarang hyungmu bisa pulang seperti ini.” Ucap yeoja paruh baya yang tak lain adalah Ibu Kyuhyun yaitu HeeChul.

“Huft~.” Dengus Kyuhyun tak tertarik. “Ahjumma, maaf tadi pintunya tidak terkunci jadi aku langsung masuk.” Terdengar suara yang tak asing bagi Kyuhyun. “Omo, Sungmin-ah.” Ucap Heechul seraya menghampiri Sungmin yang sedang berdandan begitu cantik pada saat itu.

“Cih, pagi – pagi sekali.” Cibir Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun kesal. “Ya, sudah… Sungmin sudah sarapan?” Tanya Heechul ramah. “ Sudah, ahjumma.” Jawab Sungmin.

“Hey, kau tidak berpikir hanya untuk duduk manis saja kan.” Ucap Kyuhyun, Sungmin mengerti maksud Kyuhyun langsung membantu Kyuhyun untuk menyiapkan hal – hal yang tampaknya memang berlebihan. Tetapi diam – diam Sungmin menuju kelantai atas dan masuk kekamar Kyuhyun untuk menaruh jam tangan yang sudah ia rencanakan sebagai hadiah ulang tahun Kyuhyun.

“Hmm, hanya gara – gara jam ini, ia hampir jutek seharian.” Gumam Sungmin seraya bergegas keluar dari kamar Kyuhyun dan kembali ke ruang tengah menemui Kyuhyun yang tampaknya sedang kesulitan mengatur tata letak kursi dan sofa yang ada.

“Sebentar lagi Hyungmu datang.” Ucap Heechul dengan senyum misterius. “Siap peduli.” Ucap Kyuhyun cuek.

Tak lama Sungmin membantu Kyuhyun terdengar Suara yang lama tak terdengar di rumah itu. “Aku pulang.” Sungmin dan Heechul bergegas menuju ke ruang tamu.

“Omo, Siwon-ah.” Ucap Heechul seraya memeluk Siwon sedangkan Sungmin hanya bisa berdiring dan menatap Siwon senang. “Kerjaanku sudah beres, aku mau tidur.” Ucap Kyuhyun seraya naik atas, Sungmin menatap kepergian Kyuhyun.

“Hmm.” Gumam Sungmin bingung dengan sikap Kyuhyun yang begitu dingin dengan Siwon kakaknya sendiri.

KYUHYUN P.O.V

Aku melangkah dengan perasaan kesal menuju kamarku.

“Aigoo, kenapa semua orang sangat menyukai Siwon hyung dari pada aku.” Keluhku seraya masuk kedalam kamar, saat aku berbalik ingin menutup pintu kamar aku melihat sesuatu di atas meja belajarku.

“Hmm, apa ini?” Batinku merasa bingung, ku ambil sebuah tas kecil dan aku membukanya secara perlahan. “Hmm, inikan.” Gumamku dengan tergesa – gesa ku ambil sebuah kotak cukup kecil dalam tas itu.

“Ini…ini… Rolex.” Gumamku seraya dengan cepat memakai jam itu. “Pas…hahahahahaha, Sungmin…pasti Sungmin yang memberikannya.” Gumamku sambil melompat – lompat diatas ranjang.

KYUHYUN P.O.V END

Tiba – tiba pintu kamar Kyuhyun terbuka.

“Sungmin.” Gumam Kyuhyun kaget. “Huh!” Gumam Sungmin bingung dengan tingkah Kyuhyun tapi tatapan Sungmin tertuju pada jam tangan yang ada di pergelangan tangan Kyuhyun.

“Aku hanya ingin memberimu selamat… Saengil Chukkaeyo.” Ucap Sungmin seraya menutup kembali pintu kamar Kyuhyun. Tapi bukannya pergi Sungmin malah menyadarkan tubuhnya pada pintu kamar Kyuhyun dan tertawa pelan.

“Hmm, hehehe… ternyata dia bisa juga melakukan hal yang konyol.” Gumam Sungmin seraya pergi sebelum Kyuhyun keluar dari kamarnya. Pada malam hari keluarga Cho merayakan makan malam.

“Ehem.” Deham seseorang membuat Sungmin kaget. “Siwon oppa.” Gumam Sungmin kaget dengan kehadiran Siwon.

“Kenapa sendirian di sini?” Tanya Siwon dengan senyum ramah. “Itu, karena aku suka taman halaman di sini.” Jawab Sungmin gugup. “Taman Halaman, Akh… ini adalah taman halaman yang paling menenangkan, aku dan Kyuhyun sering bermain di sini.” Jelas Siwon, Sungmin tersenyum.

“Benarkah, Kyuhyun… apa dia bisa bermain?” Ucap Sungmin dengan polosnya, Siwon tertawa kecil. “Kyuhyun, sebenarnya dia adalah anak yang paling aktif, tapi entah kenapa dia tiba – tiba berubah.” Ucap Siwon sambil menerawang jauh menatap kearah langit yang sudah gelap.

“Hmm.” Gumam Sungmin manggut – manggut mengerti dengan sikap Kyuhyun. “ Oya, apa kau temannya sejak SMP?” Tanya Siwon, Sungmin mengangguk.

“Iya, aku mengenal Kyuhyun sejak SMP kelas 2.” Ucap Sungmin, Siwon tersenyum. “Kau gadis yang manis.” Ucap Siwon yang seketika membuat Sungmin tersipu malu.

“Ehem, kurasa makanan akan cepat dingin jika ada orang yang sedang duduk diluar tanpa menutup pintu.” Ucap Kyuhyun membuat Siwon menghela nafas berat dan beranjak masuk kedalam rumah. Sedangkan Sungmin mengikutinya dari belakang.

“Apa itu tadi? Apa itu Tebar pesona.” Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya manyun dan menatap kearah pergelangan tangan Kyuhyun. “Hmm, setidaknya jam itu pantas denganmu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun hanya tertawa kecil.

Saat Makan Malam

To Be Continue. . .

Ending Sound

~Super Junior – BitterSweet~

♥♥♥♥♥♥


14 thoughts on “FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 01}

  1. Kyu OpPa sensian bget kLo udh ada SiwOn oPpa , , ,
    hahahahaha
    . Ini bkLn ada cinta segitiga#ceilah gag thor ??
    D tuggu kLanjutan.a :))

  2. anyeong chingu..
    sudah lama tidak berkunjung ke blog ini, eh banyak yg baru hhehehe
    kyu ma wonie kenapa?? penasaran….

  3. Anneyong author,,
    Nyri2 ff eh ktmu blog ini,,
    Ff.a bgus thor,,tpi kok kyak.a aq prnah bca yg mrip bnget kyak ini ea,,
    Jdul.a apa aq lpa,,yg jlas pair.a haehyuk,, n siwon.a dsna zhoumi,,
    Mrip bnget loh thor,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s