FF~KyuMin~{BitterSweet | Chapter 03}


Bittersweet

Author

Song Sae Yoon

Chapter

Chapter 3

 

Genre

Romance|GenreSwitch|

 

Rating

Teen

 

Main Cast

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

 

Other Cast

Choi Siwon a.k.a  Cho Siwon

Kim HeeChul a.k.a Cho Heechul

Hankyung a.k.a Cho Hankyung

Leeteuk a.k.a Leeteuk

Kim Young Woon a.k.a  Lee Kang In

Kim Kibum a.k.a Kibum

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Lee Dong Hae a.k.a Dong Hae

Shin Dong Hee a.k.a Shindong

Kim Jeong Woon a.k.a Yesung

Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook

Happy reading ^_^

@@@THE STORY@@@

“Araseo.” Ucap Donghae sambil mengacak rambut Cherry. “Sungmin-ssi, tunggu sebentar di sini yah.” Ucap Donghae seraya pergi meninggalkan Cherry yang kali ini menggandeng Sungmin. Tak lama Sungmin mengobrol dengan Cherry, sosok Donghae kembali dengan penampilan yang sangat tampan bahkan semua yeoja melirik kearahnya.

“Kajjah, aku akan mengatar kalian berkeliling.” Ajak Donghae. Sungmin dan Cherry hanya mengangguk. Sebelum pergi Cherry meminta Donghae menggendongnya. Dari kejauhan Sungmin dan Donghae tampak satu keluarga yang utuh.

“Sungmin-ssi, apa kau orang baru di sini?” Tanya Donghae, Sungmin menggelengkan kepalanya. “Aniyo, aku sejak kecil tinggal di seoul.” Jawab Sungmin. “Apa? Tapi kenapa kau tidak tahu dengan taman bermain?” Tanya Donghae kaget dengan pernyataan Sungmin.

“Och, soalnya sejak dulu, aku tidak terlalu suka tempat yang begitu ramai jadi aku tidak pernah datang ke taman bermain.” Jelas Sungmin. Donghae mengangguk mengerti.

“Oya, apa kau mau menaiki wahana di sini?” Tanya Donghae, Sungmin menatap Donghae tidak begitu yakin. “Ku rasa tidak, aku kurang enak badan.” Jawab Sungmin sekenanya, Donghae mengangguk.

“Oppa, aku mau naik bianglala.” Pinta Cherry. “Hmm, ok… Sungmin kajjah, wahana ini tidak berbahaya.” Ucap Donghae, Sungmin menatap kearah wahana bianglala.

“Hmm, baiklah.” Ucap Sungmin seraya mengikuti Donghae. Tapi di tempat yang berbeda.

“Kyyyaaa!!!!” Teriak Ryeowook yang berada di wahana roller coster. “Huft~! Kenapa aku harus mentraktirnya dalam wahana ini.” Gumam Kyuhyun, Kyuhyun menatap kesekelilingnya merasa ada yang hilang.

“Apa yang kurang? Kenapa sepi seperti ini.” Gumam Kyuhyun mengusap dadanya yang terasa sakit. “Hey!!!” Tiba – tiba Ryeowook mengagetkan Kyuhyun. “Ya! Apa kau ingin membuatku jantungan huh?” Bentak Kyuhyun sangar, Ryeowook hanya manyun dan mengakat bahunya tidak peduli.

“Oya, sejak tadi aku tidak melihat Sungmin.” Ucap Ryeowook, Kyuhyun terdiam dan menatap Ryeowook. “Sungmin…SUNGMIN.” PEkik Kyuhyun menatap kesekeliling mencari sosok Sungmin.

“Kenapa aku malah lupa dengannya?” Batin Kyuhyun seraya berlari meninggalkan Ryeowook yang berteriak memanggilnya. “Sungmin…Sungmin…Sungmin, mianhae.” Batin Kyuhyun seraya menyalahkan dirinya.

Kyuhyun berlari kesana – kemari menuju ke perpustakaan mencari Sungmin tapi nihil, tak ada satupun sosok Sungmin tampak dari pandangannya.

Sedangkan di taman bermain Sungmin, Donghae dan Cherry tampak baru saja keluar dari wahana biang lala. “Omo, tadi itu menyenangkan sekali.” Ucap Cherry kegirangan, Sungmin menatap kejam tangannya.

“Aigoo, aku harus pergi.” Ucap Sungmin tampak panic. “pergi? Kemana?” Tanya Donghae penasaran. “Aku ingin harus pergi keperpustakaan, annyeong.” Pamit Sungmin tampak tergesa – gesa berlari menuju keperpustakaan, tapi saat ia berlari melalui wahana Roller Coster tiba – tiba pusing di kepala Sungmin kembali melanda dan pendengaran Sungmin mulai kurang jelas.

“Omo, eotteokkhae?” Batin Sungmin seraya memegang kepalanya yang sakit karena suara bising yang ada. Sungmin melangkah dengan langkah pelan takut – takut, ia kehilangan keseimbangannya. Sungmin terus melangkah dengan pelan, ia mengurungkan niatnya untuk keperpustakaan, ia terus berjalan menuju kerumahnya. Sedangkan sosok Kyuhyun sudah bersama dengan Ryeowook berdiri di depan pagar kediaman Sungmin.

“Akh, itu Sungmin.” Ucap Ryeowook, Kyuhyun langsung menoleh kearah tangan Ryeowook menunjuk. “Sungmin.” Pekik Kyuhyun seraya menghampiri Sungmin yang terus menunduk dengan langkah pelan. Kyuhyun merasa ada yang aneh pada Sungmin langsung merangkuh wajah Sungmin.

“Apa kau mendengarku?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun dan tersenyum. “Kyuhyun.” Ucap Sungmin tapi tiba – tiba saja penglihatan Sungmin memudar dan Bugh! Sungmin pingsan dan pelukan Kyuhyun.

“Sungmin-ah, Sungmin-ah!.” Panggil Kyuhyun panic, tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung menggendong Sungmin masuk kedalam rumah. “Omo, Sungmin ada apa dengannya?” Tanya yeoja paruh baya panic melihat keadaan anaknya.

“Tadi saat di luar, dia tiba – tiba pingsan.” Jelas Ryeowook, Yeoja paruh baya yang bernama Leeteuk itu langsung mengahambur kearah kotak P3K mengambil sebuah obat. “Kyuhyun, tolong bawa dia kekamarnya.” Pinta Leeteuk sebelum ia melangkah dengan cepat kedapur.

Kyuhyun mengangguk dan menggendong Sungmin kelantai atas dimana kamar Sungmin berada. Ryeowook membantu membuka pintu kamar Sungmin. “Ayo baringkan dia di sini.” Ucap Ryeowook setelah ia persiapkan bantal dan menyingkap selimut yang ada di atas ranjang.

Kyuhyun menurunkan tubuh Sungmin dengan perlahan, dimata Ryeowook tampak jelas sebuah raut wajah khawatir dari wajah Kyuhyun. Tak lama Kyuhyun membaringkan Sungmin, Leeteuk datang membawa sebuah obat kapsul dan segelas air minum. Dengan hati – hati Leeteuk meminumkan obat pada Sungmin.

“Ahjumma, mianhae… “ Ucap Kyuhyun dengan penuh sesal. Leeteuk tersenyum kearah Kyuhyun. “Sudahlah, tidak apa – apa Kyuhyun, Sungmin tampaknya sudah mulai membaik.” Ucap Leeteuk biarpun di benak Leeteuk sangat panic dengan keadaan Sungmin.

“Ahjumma, aku juga mau minta maaf, aku tidak tahu apa yang terjadi pada Sungmin.” Ucap Ryeowook sedih. Leeteuk hanya tersenyum. “Sudahlah, jika Sungmin tahu kalian seperti ini, ahjumma bisa di marahi oleh Sungmin.” Ucap Leeteuk seraya mengelus sayang rambut Sungmin.

“Baiklah, ahjumma aku akan pulang kerumahku.” Ucap Ryeowook seraya membungkuk sesaat dan menatap Kyuhyun yang tampaknya tatapannya hanya tertuju pada Sungmin. “ne, hati – hati di jalan.” Ucap Leeteuk ramah.

“Ahjumma, bisa aku berada di sini sebentar lagi.” Pinta Kyuhyun, Leeteuk tersenyum mengerti dan mengecup sekilas kening Sungmin lalu pergi memberi ruang untuk Kyuhyun bersama Sungmin.

“Kenapa kau tadi tidak memanggil namaku?” Tanya Kyuhyun seraya mendekat kearah Sungmin, dengan perasaan yang campur aduk Kyuhyun mengelus rambut Sungmin yang masih dalam keadaan pingsan. “Kau tahu betapa takutnya aku saat menyadari kau tak ada di sekitarku.” Ucap Kyuhyun dengan nada suara yang begitu begetar seperti menahan rasa sakit yang begitu dalam.

“Pabo.” Bisik Kyuhyun seraya menunduk menyesal karena kelalaiannya. “Kyuhyun” Terdengar suara yang lemah membuat Kyuhyun mengangkat wajahnya menatap Sungmin yang sekarang sedang tersenyum manis biarpun masih tampak pucat, tapi setidaknya Kyuhyun melihat senyum tulus dari bibir pucat itu.

“Kau menyelamatkan aku lagi.” Ucap Sungmin dengan nada suara yang seperti berbisik. “Ani, aku hampir membuatmu kembali ke rumah sakit.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan menggenggam tangan Kyuhyun.

“Tapi, buktinya aku tidak di rumah sakit.” Ucap Sungmin dengan nada bercanda, Kyuhyun menundukkan wajahnya merasa sangat menyesal dengan apa yang telah ia lakukan. “Kyuhyun, kau sudah terlalu baik padaku, kau tidak takut kalau gadis – gadis menjauhimu?” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum lemah.

“Tapi kau bukan gadis yang akan menjauhikukan.” Ucap Kyuhyun bermaksud menggoda Sungmin, Sungmin tertawa pelan. “Emang Kyuhyun mau di dekati dengan gadis lemah seperti aku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mendekat kearah Sungmin.

“Siapa bilang si nenek sihir lemah, bukannya si nenek sihir ini telah 3 kali merusak pintu kamarku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tertawa pelan. “Itu bukan salahku, siapa suruh menggunakan pintu dengan kayu setipis itu.” Ucap Sungmin membela dirinya sendiri.

Kyuhyun tertawa mendengar pembelaan Sungmin. “Hmm, apa kau merasa lebih enakkan?” Tanya Kyuhyun, Sungmin mengangguk. “Oya, tadi kau kemana saja, aku sudah mencarimu keperpustakaan tapi tidak menemukanmu.” Ucap Kyuhyun, Sungmin berpikir sejenak.

“Och, iya tadi aku ke taman Sungai Han lalu aku ketaman bermain.” Ucap Sungmin. “Taman bermain, bagaimana bisa, di sana sangat bising itu berbahaya.” Tegur Kyuhyun.

“Mianhae, aku hanya ingin tahu, taman bermain itu seperti apa? Tapi kau sendiri kemana aku mencari – carimu kau malah menghilang dengan Ryeowook, huft~ kalian kejam” Ucap Sungmin membalas ucapan Kyuhyun.

“Tadi aku dengan Ryeowook masuk kedalam game center lalu ketaman bermain, Hmm ini salahku karena tidak menyadari kau tak ada.” Sesal Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan mengacak rambut Kyuhyun. “Hahaha, sudahlah aku tidak apa – apa, tapi kenapa aku tidak melihatmu di taman bermain.” Ucap Sungmin kebingungan.

“Mungkin kita hanya selisih jalan.” Ucap Kyuhyun seraya memperbaiki rambutnya yang berantakan. “Hmm, oya hari ini aku bertemu anak kecil dan seorang namja tampan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun langsung melayang tatapan tajam saat Sungmin mengucapkan kata “TAMPAN”.

“Nugu?” Tanya Kyuhyun dingin. “Hmm, dia salah satu badut di taman bermain, sangat tampan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun hanya memutar kedua bola matanya.

“Benarkah, Chukkae.” Ucap Kyuhyun dengan nada suara yang cuek. “Ne, tapi kelihatannya aku hanya akan mengerjakan karangan dirumah saja.” Ucap Sungmin, Kyuhyun manggut – manggut mengerti.

“Besok aku akan kesini, kita mengerjakannya sama – sama.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum. “Omo, apa temanku ini sudah di cuci otaknya, bukannya kau harus di paksa dulu baru mau mengerjakan PR.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tertawa palsu mengaggap lucu ucapan Sungmin.

“Jadi kau tidak mau, ya sudah aku mau tidur saja besok.” Ucap Kyuhyun seraya ingin beranjak tapi Sungmin menahan lengan Kyuhyun. “Andwe, jika kau tidak mengerjakannya sekarang, nanti pasti kau lupa dengan PRnya.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum.

“Kalau begitu jangan banyak bicara dan jangan buat mood baikku berubah.” Ucap Kyuhyun seraya menyelimuti Sungmin, Sungmin hanya bisa mengangguk bergerak mencari posisi nyaman dalam selimutnya. “Araseo, Cho Kyuhyun Songsaenim.” Ucap Sungmin dengan nada suara manja, Kyuhyun tertawa dan berpamitan dengan Sungmin, saat menutup pintu kamar Sungmin. Kyuhyun langsung di kejutkan dengan keberadaan ayah Sungmin.

“Ehem, Kyuhyun… bisa kita bicara sebentar.” Ucap namja paruh baya yang bernama Kangin. “Och, ne… ahjusshi.” Ucap Kyuhyun gugup.

 

Di Ruang Kerja

“Duduklah.” Pinta Kangin, Kyuhyun mengangguk dan duduk di salah satu sofa di ruangan itu. “Hmm, tampaknya hubunganmu dengan Sungmin semakin dekat.” Kata Kangin memulai topic pembicaraan.

“Akh, ahjusshi tampaknya salah paham, aku dan…” “Kyuhyun, gomawo.” Potong Kangin sambil menunduk. “Ahjusshi.” Gumam Kyuhyun merasa serba salah.

“Tapi, jika kau tak punya perasaan pada Sungmin, lebih baik kau menjauh darinya, sebelum Sungmin jatuh cinta padamu, Kau tahu bukan, Sungmin adalah anak satu – satunya yang Ahjusshi miliki. Jadi Ahjusshi tak ingin Sungmin mempunyai sebuah harapan yang akan membuatnya terluka lebih parah.” Jelas Kangin, Kyuhyun terdiam dan sekarang perasaan Kyuhyun di rasuki dilema yang sangat susah membuatnya bernafas.

“Ahjusshi, Aku dan Sungmin hanya teman.” Ucap Kyuhyun, lidah Kyuhyun benar – benar terasa kelu untuk mengatakan lebih jauh kalau hubungannya dengan Sungmin hanya teman. “Ne, ku harap itu tak akan menyakiti Sungmin.” Kata Kangin, Kyuhyun mengangguk dan beranjak pamit lalu pergi.

Perasaan Kyuhyun benar – benar tak menentu, saat ia mengingat ucapan Kangin kalau ia mesti menjauh dari Sungmin jika ia hanya berada di samping Sungmin untuk menyakitinya. Kyuhyun berhenti melangkah dan dengan lunglai tubuhnya mengenai tembok jalanan.

“Kenapa aku merasa seperti ini, jika aku tidak suka pada Sungmin, pasti dengan mudah aku tak akan menemuinya lagi, tapi… kenapa aku merasa sangat terluka jika aku berpikir akan pergi darinya.” Batin Kyuhyun, Kyuhyun memegang dadanya yang tampak sakit.

“Bahkan hanya memikirkannya saja aku merasa aku akan mati.” Batin Kyuhyun, dengan wajah lelah Kyuhyun mulai melangkah dengan lunglai.

KEESOKAN HARINYA

“Eomma, aku akan kerumah Sungmin.” Ucap Kyuhyun dengan nada suara yang lesu. Heechul hanya mengangguk melihat tingkah Kyuhyun yang tampaknya berbeda dengan sebelumnya.

Kyuhyun berlalu dari hadapan Siwon tanpa sebuah tatapan yang menantang, Siwon merasa ada yang berbuha dengan adiknya itu sejak kemarin. Kyuhyun melangkah sambil menundukkan wajahnya sedih, ia melangkah dan tanpa ia sadari ia sudah berada di depan rumah Sungmin.

Kyuhyun dengan perasaan ragu melangkah masuk kedalam perkarangan rumah Sungmin. “Hmm.” Sebelum ia memencet bell ia mnghela nafas berat seperti akan menerima sebuah hal buruk.

Klek! Terdengar suara pintu terbuka, tatapan Kyuhyun tertuju pada seseorang yang membuka pintu.

“Ayo masuk.” Ajak Sungmin yang ternyata seseorang yang telah membuka pintu untuk Kyuhyun. “Ne.” Ucap Kyuhyun lesu, Sungmin menatap ada yang aneh dengan Kyuhyun.

“Kyuhyun, gwaenchanayo?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menoleh kearah Sungmin dan mengangguk. “Gwaenchana, aku hanya merasa tidak bersemangat.” Ucap Kyuhyun seraya tersenyum lemah, Sungmin manggut – manggut berusaha mengerti dengan keadaan mood Kyuhyun yang kurang baik.

Saat di dalam kamar Kyuhyun mengerjakan karanganya dalam diam, Sungmin merasa ada kecanggung yang dibuat oleh Kyuhyun. Sungmin menghela nafas pelan dan ia meraih sebuah buku.

“Kyuhyun, apa kau tahu sebutan tumbuhan yang bisa menggambarkan kehidupan seorang manusia?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menatap kearah Sungmin. “Tidak.” Ucap Kyuhyun sekenanya. “Bittersweet.” Ucap Sungmin.

Kyuhyun mengangkat wajahnya menatap kearah Sungmin. “sebuah tumbuhan yang rasanya manis bercampur pahit, atau bisa di bilang sebuah pengalaman dalam kehidupan ada suka dan duka.” Jelas Sungmin, Kyuhyun menutup bukunya dan tampak tertarik dengan apa yang diceritakan oleh Sungmin.

“Semua manusia pasti pernah merasakan suka dan duka seperti rasa tumbuhan itu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum lemah. “Ne.” Gumam Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah! Jika ada sesuatu yang menganggu pikiranmu kau jangan merasa sendiri, seperti tumbuhan ini, biarpun dia hanya tumbuhan ia juga bisa memberi rasa yang pernah di alami setiap manusia, jadi jangan berpikir kau hanya sendiri.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin dengan perasaan yang campur aduk.

Kyuhyun tertawa pelan. “Kau, kau tahu… hanya kau yang mengetahui perasaanku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun dengan perasaan iba, Sungmin tahu jelas selama ini Kyuhyun tidak pernah mendapatkan perhatian dari orang – orang di sekitarnya.

“Kyuhyun kau salah.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengangkat wajahnya menatap Sungmin dengan bingung. “Di sekitarmu masih banyak orang yang mengetahui perasaanmu, hanya saja kau membentangkan dinding yang begitu tinggi membatasimu dengan orang – orang itu, Kyuhyun-ah berhentilah menganggap kau hanya sendiri, aku dan teman – teman ada untukmu.” Jelas Sungmin, Kyuhyun meraih tangan Sungmin.

“Kau memang teman yang sangat baik.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum senang. “Kalau begitu, karena sang pemenang olimpiade matematika lagi bad mood, bagaimana kita jalan – jalan.” Ajak Sungmin.

“ANIYO!!!” Bentak Kyuhyun. Sungmin menatap Kyuhyun kesal “Wae?” Tanya Sungmin manyun.

“Kau baru saj pingsan kemarin dan sekarang mau jalan – jalan lagi, aniyo… di rumah saja, kita kerjakan karangan.” Omel Kyuhyun seraya membuka kembali bukunya. Sungmin manyun dan mengambil bukunya. Tapi tak lama mereka mengerjakan tugas, tiba – tiba saja …

“SUNGMIN!!!” Teriak seseorang membuat Sungmin dan Kyuhyun kaget. “Ryeowook-ah.” Sahut Sungmin kaget dengan kedatangan Ryeowook. “Aish, ya! Apa kau tak lihat kami sedang belajar.” Marah Kyuhyun, Ryeowook hanya manyun dan menghampiri Kyuhyun.

“Hmm, kau sedang belajar apa?” Tanya Ryeowook malas – malasan. “Hahaha, anak kecil seperti kau tak mungkin tahu aku sedang mengerjakan apa.” Ejek Kyuhyun, Ryeowook cemberut dan memaksa mengambil buku Kyuhyun, Sungmin melihat pertengkaran antara Kyuhyun dan Ryeowook hanya bisa tertawa pelan.

“Dia sudah tersenyum.” Batin Sungmin saat melihat tawa dari Kyuhyun. “Sungmin lihat, Kyuhyun sangat menakutkan.” Ucap Ryeowook seraya bersembunyi di belakang Sungmin. “Hey! Kau mengadu.” Marah Kyuhyun, Sungmin hanya bisa menengahi pertengkaran Kyuhyun dan Ryeowook.

Sedangkan di tempat yang berbeda.

To Be Continue. . .

Ending Sound

~Super Junior – BitterSweet~

♥♥♥♥♥♥


4 thoughts on “FF~KyuMin~{BitterSweet | Chapter 03}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s