FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 05}


Bittersweet

Author

Song Sae Yoon

Chapter

Chapter 5

 

Genre

Romance|GenreSwitch|

 

Rating

Teen

 

Main Cast

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

 

Other Cast

Choi Siwon a.k.a  Cho Siwon

Kim HeeChul a.k.a Cho Heechul

Hankyung a.k.a Cho Hankyung

Leeteuk a.k.a Leeteuk

Kim Young Woon a.k.a  Lee Kang In

Kim Kibum a.k.a Kibum

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Lee Dong Hae a.k.a Dong Hae

Shin Dong Hee a.k.a Shindong

Kim Jeong Woon a.k.a Yesung

Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook

 

Happy Reading Chingu ^_^
Jangan lupa RCL.a hohohoho
JJJ

 

@@@THE STORY@@@

“Tidak, aku tidak pernah berpikir seperti itu.” Ucap Kyuhyun dengan nada suara datar. Sungmin menatap Kyuhyun. “Waeyo? Bukankah, Kau tak mesti selalu meminum obat, cek kedokter, menghindari bermacam hal yang di lakukan oleh orang normal.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menegagkan cara duduknya.

 

“Hmm, kenapa yah??? Apa jangan – jangan aku punya kelainan?” Gumam Kyuhyun sambil menatap Sungmin dengan tatapan bercanda. “Kau ini.” Ucap Sungmin seraya memukul bahu Kyuhyun.

 

“Appeo.” Erang Kyuhyun saat Sungmin memukulnya berkali – kali.  “Siapa suruh mengatakan hal seaneh itu.” Marah Sungmin, Kyuhyun hanya tertawa melihat tampang kesal Sungmin.

 

“Arhg, iya…iya mianhae.” Ucap Kyuhyun menahan tangan Sungmin supaya tidak memukulnya lagi. “Tapi, Ryeowook mana? Apa dia sudah pulang.” Gumam Sungmin sedih. “Hmm, masalah Ryeowook, apa kau sengaja menyembunyikan penyakitmu darinya?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menunduk dan mengangguk.

 

“Wae?” Tanya Kyuhyun penasaran. “Kyuhyun-ah, dia… sejak dulu sangat membenciku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan penasaran.

 

“Benci… benci kenapa?” Tanya Kyuhyun, Sungmin memainkan jari tangannya. “Sejak dulu, orang – orang di rumah, selalu memperhatikanku… mengawasi ku… , sehingga orang tua Ryeowook tak begitu memperhatikan Ryeowook. Saat itu Aku selalu merasa bersalah jika di dekatnya, sehingga aku pernah meminta semua orang bertindak selayaknya tidak mengenalku, mulai saat itu Ryeowook tak membenciku lagi. Tapi saat masuk SMP, ada seorang namja yang sangat di sukai oleh Ryeowook. Aku, aku tidak tahu kalau namja itu menyukaiku. Ryeowook tahu namja itu menyukaiku dia langsung mengunciku di gudang selama 3 hari.” Cerita Sungmin dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.

 

“Menguncimu, bagaimana bisa?” Tanya Kyuhyun tampak kaget mendenger cerita Sungmin. “Tapi, dia tidak melukaiku, selama 3 hari ia selalu menangis di hadapanku dan menceritakan semua yang ia derita karena aku. Kyuhyun-ah aku orang jahat.” Ucap Sungmin seraya terisak kecil, Kyuhyun merangkuh pelan tubuh Sungmin yang bergetar karena menangis.

 

“Sudahlah, tidak apa – apa.” Ucap Kyuhyun menenangkan Sungmin. “Sejak saat itu aku menyembunyikan penyakit ini, karena aku takut ia salah paham, dengan penyakit ini aku mendapatkan perhatian semua orang di sekitarnya. Sebenarnya orang tuanya sudah menjelaskan tapi, ia tidak peduli, aku tidak mau dia bertengkar dengan orang tuanya dan teman – temannya, hanya karena orang – orang di sekitarnya simpati padaku.” Jelas Sungmin, Kyuhyun mengulurkan tangannya membantu menghapus air mata Sungmin, Sungmin yang merasa ada tangan dingin Kyuhyun dengan perlahan menatap Kyuhyun yang ternyata jarak wajahnya begitu dekat.

 

Sesaat tatapan mereka saling bertemu. “Kyuhyun kenapa tatapanmu seperti itu?” Tanya Sungmin dengan polosnya, melihat tatapan Kyuhyun yang benar – benar berbeda dari sebelumnya. “Tidak apa – apa.” Jawab Kyuhyun seraya beringsut menjauh dari Sungmin.

 

“Sungmin-ah!” Panggil seseorang membuat Sungmin dan Kyuhyun menoleh kearah belakang. “Yesung-ah.” Sahut Sungmin seraya beranjak, Yesung menghampiri Sungmin dan menatap Kyuhyun ramah.

 

“Kau kemana saja huh!” Marah Kyuhyun. “Hmm, tentu saja bersenang – senang.” Jawab Yesung, Kyuhyun hanya memutar bola matanya tak peduli. “Oya, Sungmin… ini.” Ucap Yesung seraya menyodorkan sebuah boneka teddy bear yang ia menangkan saat bermain di stan game.

 

“Untukku.” Ucap Sungmin seraya menatap Kyuhyun yang tamaknya tidak suka. “Iya.” Ucap Yesung sambil mengangguk. Tapi sebelum Sungmin mengambil boneka itu dari tangan Yesung tiba – tiba ada seseorang langsung merebut boneka itu dari tangan Yesung.

 

“Aku membencimu.” Ucap seseorang itu yang tak lain adalah Ryeowook yang memang berjalan bersama Yesung. “Ryeowook.” Gumam Sungmin kaget. “Kenapa semua orang hanya memperhatikanmu.” Marah Ryeowook seraya melemparkan boneka yang ia rebut dari tangan Yesung dan menginjaknya dengan kasar.

 

“Cih.” Cibir Ryeowook seraya pergi. Sungmin mengejer Ryeowook dan menahan lengan Ryeowook. “Ryeowook-ah, mianhae… kajjah kita pulang.” Ajak Sungmin tapi Ryeowook malah mendorong Sungmin sehingga Sungmin terjatuh.

 

“Jangan pura – pura baik padaku.” Bentak Ryeowook seraya pergi, sedangkan Kyuhyun dengan sigap membantu Sungmin berdiri. “Gwaenchana?” Tanya Kyuhyun, Sungmin mengangguk dan menatap Ryeowook. “Aku haru mengejar Ryeowook.” Ucap Sungmin tapi Kyuhyun menahan Sungmin.

 

“Biar aku saja yang mengejarnya.” Ucap Yesung seraya mengejar Ryeowook, sedangkan Kyuhyun berusaha menahan Sungmin untuk tidak mengejar Ryeowook. “Kyuhyun-ah, aku harus mengejarnya.” Berontak Sungmin, tetapi Kyuhyun tetap menahannya.

 

“Jika kau mengejarnya apa dia akan mendengarkanmu.” Marah Kyuhyun, membuat Sungmin berhenti memberontak. “Biarkan dia sendiri dulu.” Ucap Kyuhyun menenangkan Sungmin. “Kyu dia menyukaimu, dia akan mendengarkanmu, lebih baik kau mengejarnya dan membuatnya mengerti, Kyuhyun menjauhlah dariku, dengan cara itu Ryeowook tak akan salah paham” Ucap Sungmin terus berbicara.

 

Kyuhyun diam dan menatap Sungmin dengan tatapan marah. “Hmm.” Gumam Kyuhyun pelan, seraya melepas tangannya dari pundak Sungmin. “Hati – hati di jalan nanti.” Ucap Kyuhyun datar seraya berbalik meninggalkan Sungmin, Sungmin memanggil Kyuhyun dengan perasaan bingung dengan sikap Kyuhyun.

 

“Sungmin, eh~ Kyuhyun mau kemana?” Tanya Eunhyuk yang baru saja menghampiri Sungmin. “Mollayo.” Gumam Sungmin. “Kalian bertengkar?” Tanya namja yang bertubuh gemuk yaitu Shindong.

 

“Ani.” Jawab Sungmin merasa ada sesuatu yang aneh dengan Kyuhyun. “Hmm, Sungmin … wajahmu tampak pucat, aku antar pulang yah.” Ajak Eunhyuk seraya merangkul Sungmin dan mengajaknya pulang. Sungmin mengangguk dan menoleh sejenak ketempat dimana Kyuhyun pergi.

 

KYUHYUN PART

 

“Menjauhlah dariku.” Kutipan kalimat yang selalu terngiang – ngiang di dalam benak Kyuhyun. Kyuhyun terus melangkah dengan susah payah setiap langkahnya untuk tidak menoleh kebelakang menoleh untuk melihat Sungmin. “Kyuhyun dia baik – baik saja… dia akan selamat sampai di rumahnya… Jangan khawatir.” Batin Kyuhyun benar – benar khawatir dengan caranya meninggalkan Sungmin sendirian di taman tadi.

 

Tapi karena terlalu memikirkan keadaan Sungmin tanpa Kyuhyun sadari ia menabrak seorang anak kecil. “ADUH!!! Sakit.” Erang anak kecil yang di tabrak oleh Kyuhyun itu.

 

“Omo, mianhae.” Pekik Kyuhyun seraya membantu anak kecil itu bangkit dari tempat ia terjatuh. “Oppa, kata ibuku melamun saat berjalan itu berbahaya.” Nasehat anak kecil itu, Kyuhyun melongo sesaat dan tertawa pelan.

 

“Jincha, mianhae.” Ucap Kyuhyun seraya menyamakan tingginya dengan anak kecil manis itu. “Hmm, ne sudah ku maafkan.” Ucap anak kecil itu seraya mengusap rabut Kyuhyun membuat Kyuhyun merasa seperti anak – anak.

 

“Tapi, kenapa ada anak kecil yang berkeluyuran sendirian di sini?” Tanya Kyuhyun dengan tatapan curiga. “Hmm, aku tidak sendirian, aku bersama namja tampan.” Jawab anak kecil itu.

 

“Aigoo, anak kecil zaman sekarang, kecil – kecil sudah tahu apa itu tampan.” Batin Kyuhyun memutar bola matanya. “Lalu dimana? Namja tampanmu itu?” Tanya Kyuhyun penasaran.

 

“Dia di sana membelikanku ES KRIM.” Ucap anak kecil itu dengan senyum manis. “Och, oppa harus pergi, annyeong.” Pamit Kyuhyun saat ia melihat jam tangannya. “Ne, annyeong… oya, oppa namaku Cherry, salam kenal.” Ucap anak kecil itu. Kyuhyun tersenyum.

 

“Kyuhyun imnida, annyeong.” Pamit Kyuhyun seraya melangkah menuju ke halte bus. Saat bertemu anak kecil tadi Kyuhyun merasa lebih lega, tapi di benaknya masih menghwatirkan keadaan Sungmin.

 

Saat di rumah Kyuhyun merasa ada yang aneh. “Kenapa gelap sekali?” Batin Kyuhyun seraya masuk kedalam dan berusaha meraih saklar lampu, tapi sebelum ia meraihnya tiba – tiba lampu menyala begitu saja.

 

“Kyuhyun!” Terdengar suara seseorang dan BUGH! Kyuhyun dipeluk oleh seorang yeoja.

 

“Hmm.” Gumam Kyuhyun kaget dengan keadaannya sekarang. “Kyuhyun-ah, Seo Hyun datang untuk menemuimu.” Ucap Siwon dengan tatapan mengejek, dengan cepat Kyuhyun melepaskan pelukan yeoja itu.

 

“Seo Hyun, bagaimana bisa kau…” Gumam Kyuhyun benar – benar shock. “Hmm, amma appamu yang memberitahuku kau ada di sini.” Dengan manja Seo Hyun bergelayut di di lengan Kyuhyun. “Apa!” Pekik Kyuhyun kaget dan menatap garang kearah kedua orang tuanya yang malah mengalihkan pandangan mereka kearah lain.

 

“Maaf, Seo Hyun aku lelah.” Ucap Kyuhyun seraya melepaskan genggaman tangan Seo Hyun dan bergegas menuju kelantai 2 dan mengunci rapat kamarnya.

 

“Huft~ jika besok bertemu Sungmin bagaimana?” Gumam Kyuhyun seraya menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang berukuran King size itu. Tak lama Kyuhyun menutup matanya memikirkan bagaimana keadaan Sungmin tiba – tiba nada dering I-Phone Kyuhyun berdering dengan cepat Kyuhyun meronggoh sakunya meraih I-Phonenya yang sedang berdering.

 

Kyuhyun, mianhae…
apa aku membuatmu marah?
aku rasa, aku sudah menyinggumu tadi, jadi mianhae.

 

By. Sungmin

 

Sebuah tulisan yang begitu membuat Kyuhyun tenang. “Dia baik – baik saja.” Gumam Kyuhyun, dengan perasaan bingung Kyuhyun membalas pesan itu.

 

Gwaenchana…
aku tidak marah
kau… apa tadi baik – baik saja?

 Tanya Kyuhyun, tak lama Kyuhyun mengirim pesan itu tiba – tiba I-Phone Kyuhyun kembai berdering.

Aku baik – baik saja ^^
Gomawo…
Jjah… sudah malam.
kurasa aku harus tidur, selamat tidur Kyu.
^^

 

By. Sungmin

 

Kyuhyun tersenyum membaca pesan yang ia terima.

 

Ne, Selamat malam

 

Balas Kyuhyun seraya memperbaiki posisinya di atas kasur. Entah kenapa saat mendapatkan pesan dari Sungmin, Kyuhyun merasa lebih tenang. Perlahan Kyuhyun mulai menutup matanya dan terlelap dalam dunia mimpinya.

 

KEESOKAN HARINYA

 

“Kyu…. Kyu…Kyuhyun.” Terdengar sebuah suara yang membangunkan Kyuhyun. “Hm.” Gumam Kyuhyun seraya bergeliat dalam selimutnya. “Kyuhyun ayo bangun.” Suara itu benar – benar membuat Kyuhyun kesal.

 

“Sungmin ini liburan musim panas, aku mengantuk.” Omel Kyuhyun seraya menutup wajahnya dengan bantal. “Sungmin, Sungmin siapa maksudmu?” Tanya suara itu, Kyuhyun membuka matanya perlahan dan menggeser bantal yang menyembunyikan wajahnya itu.

 

“Hmm, Och!!! Seo Hyun-ah, kenapa kau masuk ke kamarku.” Marah Kyuhyun. Sedangkan yeoja yang bernama Seo Hyun hanya menatap Kyuhyun dengan marah. “Siapa Sungmin?” Tanya Seo Hyun dengan mata yang berkaca – kaca.

 

“Bukan siapa – siapa.” Ucap Kyuhyun cuek seraya kembali menutup matanya. “Hiks.” Terdengat suara isak tangis dan suara langkah kaki keluar dari kamar Kyuhyun. “Hmm, berisik.” Gumam Kyuhyun.

 

Sedangkan dirumah Sungmin.

 

“Eomma, sedang membuat kue.” Ucap Sungmin dari arah belakang ibunya. “Omo, ibu membangunkanmu yah?” Tanya Leeteuk dengan khawatir.

 

“Aniyo, aku sudah bangun sejak tadi. Eomma, boleh aku bantu.” Ucap Sungmin, Leeteuk tersenyum tentu saja. “Sini, kau masukkan ini kedalam oven.” Ucap Leeteuk seraya menyodorkan sebuah Loyang yang sudah berisi adonan siap di panaskan.

 

“Ne.” Ucap Sungmin seraya meraih Loyang itu dan memasukannya kedalam Oven dengan hati – hati. “Oya, eomma juga siapkan kue untuk eommanya Kyuhyun, nanti kau antar yah dan pinta eomma Kyuhyun untuk sering – sering ke sini, eomma nanti mau mengadakan makan malam bersama.” Terang Leeteuk,  Sungmin mengagguk dan tersenyum manis.

 

“Ne.” Ucap Sungmin pelan. “Ini.” Ucap Leeteuk memberikan sebuah bungkusan berbentuk kotak. “Tolong antarkan ke eommanya Kyuhyun yah.” Pesan Leeteuk, Sungmin mengangguk dan dengan cepat mengambil bungkusan yang di berikan oleh ibunya itu.

 

“Aku pergi eomma.” Ucap Sungmin. “Ne, hati – hati yah.” Seru Leeteuk, Sungmin mengangguk dan cepat – cepat keluar dai rumah menuju ketempat Kyuhyun.

 

“Oh wa…oh..oh…oh wa…oh…oh…oh.wa.” Nyanyi Sungmin dengan suara pelan sambil berjalan dengan riangnya. Karena terlalu asik menyanyi, tak terasa Sungmin sudah sampai di depan rumah Kyuhyun.

 

“Hmm, kenapa sepi sekali.” Gumam Sungmin seraya celingak – celinguk melihat kesekelilingnya, Sungmin melangkah masuk dan menaiki tangga teras dengan perlahan tapi saat ia ingin menginjak anak tangga terakhir tiba – tiba pintu rumah Kyuhyun terbuka membuat Sungmin kaget.

 

“AKHHH!” Teriak Sungmin kehilangan keseimbangan. Dan BUGHH “Hmm, apa aku sudah mati.” Gumam Sungmin dengan asal.

 

“Iya, tapi bukan kau yang mati tapi aku.” Terdengar suara erangan seseorang membuat Sungmin membuka matanya. “Hmm, Huwwwaa Kyu… jangan mati…” Teriak Sungmin seraya mengguncang tubuh Kyuhyun yang ada di bawahnya.

 

“Ya! Kau malah akan membuatku, benar – benar mati sekarang.” Marah Kyuhyun, Sungmin duduk di samping Kyuhyun yang telah menopangnya hingga jatuh tertindih. “Akh, maaf… tapi bungkusanku.” Histeris Sungmin, Kyuhyun duduk dan menunjukkan sebuah bungkusan kotak yang dibawa Sungmin tadi.

 

“Akh, kuenya selamat.” Ucap Sungmin senang. “Kau ini, datang kerumah orang malah bikin keributan, haduh sepertinya kau harus menurunkan badanmu, argh.” Erang Kyuhyun seraya duduk memegang pinggangnya karena sakit.

 

“Huft~ mianhae.” Ucap Sungmin seraya membungkuk, Kyuhyun meringis dan tertawa pelan dalam diam mlihat tingkah Sungmin. “Akh, ne araseo… kakiku sakit sekali, kurasa aku tidak bisa berdiri.” Dusta Kyuhyun sambil tersenyum – senyum melihat ekspressi panic Sungmin.

 

“Jincha, appeo…” Ucap Sungmin merasa bingung, Kyuhyun mengangguk dengan tatapan memelas. “Aku bantu yah.” Ucap Sungmin seraya merangkul Kyuhyun dan membantunya berdiri. Kyuhyun tersenyum tipis menahan tawa melihat ekpressi takut Sungmin jika ia berpura – pura menjerit kesakitan.

 

“Omo, Kyuhyun kau kenapa?” Tanya Heechul melihat Kyuhyun yang di rangkul oleh Sungmin. “Ahjumma tadi Kyuhyun terjatuh.” Jawab Sungmin, Heechul mengangguk dan meminta Sungmin mendudukan Kyuhyun di sofa ruang tengah.

 

“Kyu, sini bungkusannya.” Pinta Sungmin, Kyuhyun memberikan bungkusan yang sempat ia selamatkan saat jatuh tadi. “Ahjumma, eommaku mengirimkan ini untuk ahjumma.” Ucap Sungmin seraya menyodorkan bungkusan kue.

 

“Omo, apa ini?” Tanya Heechul seraya membuka bungkusan yang dibawa Sungmin. “Aigoo, eommamu benar – benar tahu, apa yang ahjumma mau?” Ucap Heechul, Sungmin tersenyum dan mengikuti Heechul menuju dapur, sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum melihat Sungmin.Bagaimana tidak, ini pertama kalinya Sungmin datang kerumahnya dengan menggunakan pakaian Denim Overall dengan T-shirt dalam berwarna Pink.

 

“Dia tambah manis yah?” Terdengar suara Siwon mengagetkan Kyuhyun. “HEY!” Teriak Kyuhyun emosi karena kehadiran Siwon yang mengagetkannya. “Kenapa benarkan dia tambah manis, kau bukan pacarnyakan… aku ingin mencoba PDKT dengannya.” Ucap Siwon, Kyuhyun menatap marah kearah Siwon.

 

“Jangan coba – coba.” Ucap Kyuhyun dengan suara mematikan, Siwon hanya tersenyum melihat tingkah Kyuhyun. “Dasar bodoh.” Batin Siwon menatap Kyuhyun dengan tatapan meremehkan.

 

“Ahjumma, eommaku juga berpesan, nanti sering – sering datang kerumah, eommaku berencana untuk membuat pesta makan malam.” Ucap Sungmin yang terdengar jelas oleh Kyuhyun dan Siwon setiap pembicaraannya.

 

“Jeongmal, kalau begitu nanti ahjumma akan datang kerumahmu.” Ucap Heechul. “Ne.” Ucap Sungmin, seraya membantu Heechul memotong kue dan menaruhnya di piring – piring kecil. Tapi tak lama Sungmin dan Heechul mengobrol.

 

“Ahjumma!!!” Panggil seseorang seraya berlari kearah dapur menemui Heechul. “wae?” Tanya Heechul tapi seseorang itu malah terpaku melihat Sungmin yang baru saja menaruh kue kesebuah piring kecil. “Ahjumma, dia siapa?” Tanya seseorang itu yang tak lain adalah Seo Hyun.

 

“Eoh, ini Sungmin, temannya Kyuhyun.” Ucap Heechul seraya merangkul bahu Sungmin. “Sungmin.” Ulag Seo Hyun dengan nada yang aneh, Seo Hyun langsung beralih menatap Kyuhyun yang sedang duduk anteng di Sofa tengah. “Ne, Cheonun Sungmin imnida.” Ucap Sungmin, Seo Hyun kembali menatap Sungmin dan mengulurkan tangannya.

 

“Aku Seo Hyun pacarnya Kyuhyun.” Ucap Seo Hyun, Kyuhyun langsung berteriak karena ia mendengar jelas apa yang di ucapkan oleh Seo Hyun. “Omo, Jeongmal.” Ucap Sungmin langsung meraih tangan Seo Hyun dengan senang, Seo Hyun yang menduga Sungmin akan marah atau membenci Kyuhyun malah melongo melihat reaksi Sungmin.

 

“Aniyo.” Bantah Kyuhyun seraya berjalan menghampiri Seo Hyun. “Ya! Jangan berbicara yang tidak – tidak.” Marah Kyuhyun, sedangkan Sungmin dan Heechul melihat kearah kaki Kyuhyun yang tampaknya tidak apa – apa. “Sungmin dia…” Ucap Kyuhyun terhenti saat ia melihat jelas tatapan marah Sungmin.

 

“Kyuhyun… kau membohongiku.” Ucap Sungmin. Kyuhyun terdiam dan

 

To Be Continue. . .

Ending Sound

~Super Junior – BitterSweet~

♥♥♥♥♥♥

 


10 thoughts on “FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 05}

    1. Tinnitus, seperti gejala penyakit hilang pendengaran atau dengungan berlebihan pada telinga.
      yah, semacam penyakit gangguan pendengaran gitu chingu ^_^
      oya, selamat datanga yah.
      dan terima kasih sudah mau bca FF di sini. ^_^
      #bungkuk90derajat

  1. Yah knp harus ada seo hyun x_x ganggu momen kyumin ajjea (-_-“,,
    Daebak di tunggu kelanjutan’y

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s