FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 07}


 

 

Bittersweet

Author

Song Sae Yoon

Chapter

Chapter 7

 

Genre

Romance|GenreSwitch|

 

Rating

Teen

 

Main Cast

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

 

Other Cast

Choi Siwon a.k.a  Cho Siwon

Kim HeeChul a.k.a Cho Heechul

Hankyung a.k.a Cho Hankyung

Leeteuk a.k.a Leeteuk

Kim Young Woon a.k.a  Lee Kang In

Kim Kibum a.k.a Kibum

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Lee Dong Hae a.k.a Dong Hae

Shin Dong Hee a.k.a Shindong

Kim Jeong Woon a.k.a Yesung

Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook

 

Happy Reading Chingu ^_^
Jangan lupa RCL.a hohohoho
JJJ

 

@@@THE STORY@@@

Sungmin menatap kepergian Kyuhyun. Tapi tiba – tiba saja kepala Sungmin terasa sakit, pandangannya berkunang – kunang dan suara bising benar – benar mengganggu pendengarannya. “Appeo.” Bisik Sungmin seraya menutup kedua telinganya, semakin lama terasakit di kepalanya semakin kuat dan begitu menyakitkan.

 

“Eomma.” Teriak Sungmin benar – benar merasa kesakitan. “Eomma….!!!” Teriak Sungmin, air matanya sudah terjatuh dan membasahi pipinya. “Sungmin…Sungmin-ah.” Terdengar suara yang tidak begitu jelas di telinga Sungmin, Sungmin menatap seseorang yang sedang merangkuhnya.

 

“Eomma, appeo.” Bisik Sungmin sambil terisak kecil. “Ara, eomma tahu… gwaenchana.” Ucap Leeteuk seraya memeluk Sungmin dengan erat. “Eomma, aku tidak tahan lagi.” Bisik Sungmin pelan, “Appeo, eomma.” Gumam Sungmin, Leeteuk meneteskan air matanya memeluk Sungmin berusaha membuat Sungmin tenang.

 

“Eomma akan ambilkan obat.” Ucap Leeteuk seraya bergegas kedalam rumah dan mengambil obat Sungmin, Saat kembali Leeteuk melihat Sungmin masih tampak kesakitan. “Sungmin ayo minum obatnya.” Ucap Leeteuk bergetar seraya menyodorkan Sungmin sebuah obat kapsul. Sungmin perlahan meminum obatnya. Tampak sebuah perubahan dari raut wajahnya.

 

Leeteuk dengan lembut merangkul Sungmin membawanya kedalam rumah dan membantu Sungmin untuk menuju kamarnya. “Eomma, Kyuhyun akan kesini untuk mengembalikan bungkusan kue.” Ucap Sungmin saat ia telah terbaring di atas ranjang empuknya.

 

“Ne.” Ucap Leeteuk seraya menyelimuti Sungmin dengan tangan yang masih bergetar karena rasa shocknya melihat Sungmin begitu kesakitan. “Istirahatlah.” Bisik Leeteuk dengan sayang, Sungmin mengangguk lemah. Leeteuk berjalan keluar dan menutup pintu Sungmin.

 

Saat diluar Leeteuk terjatuh dan menangis dalam diam berusaha, tidak membuat Sungmin mendengar tangisannya. “Ahjumma, gwaencahan?” Terdengar suara Kyuhyun mengagetkan Leeteuk, Leeteuk bergegas bangkit dan menghapus air matanya.

 

“Akh, gwaechana.” Ucap Leeteuk berusaha menunjukkan seulas senyum ramah. “Mianhae, ahjumma, tadi pintu di luar sedang terbuka, jadi aku langsung masuk, dan ini bungkusan yang tertinggal di rumahku.” Jelas Kyuhyun, Leeteuk bergegas menghampiri Kyuhyun dan mengambil bungkusan itu dari tangan Kyuhyun.

 

“Kyuhyun, maukah kau menghibur dan menemani Sungmin sebentar.” Ucap Leeteuk seraya menatap kearah kamar Sungmin. “Ne.” Ucap Kyuhyun menyutujui, Leeteuk menepuk bahu Kyuhyun pelan dan berlalu meninggalkan Kyuhyun.

 

Sedangkan Kyuhyun menatap pintu kamar Sungmin, ia melangkah dan mengetuk pelan pintu Sungmin. “Masuk.” Terdengar suara Sungmin dari dalam, Kyuhyun memutar gangang pintu dan di tatapnya sosok Sungmin yang kini sedang duduk di atas kasurnya menatap kearah luar jendela.

 

“Apa kau berharap ada sesuatu yang ajaib di luar sana?” Ucap Kyuhyun membuat Sungmin menoleh dan menatap Kyuhyun kaget. “Kenapa memasang raut wajah seperti itu?” Tanya Kyuhyun melihat ada yang aneh dengan tatapan Sungmin.

 

“Hmm, kau datang hanya untuk mengejekku.” Marah Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan duduk di kursi belajar Sungmin. “Akh, aniyo… aku ingin menganggumu.” Ucap Kyuhyun seraya mengambil sebuah buku yang tampaknya unik.

 

“Cih, tidak lucu.” Cibir Sungmin. “Omo, my First Love.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun. “Kyya!!! Kyuhyun jangan di baca.” Histeris Sungmin seraya berusaha mengambil buku yang di pegang oleh Kyuhyun, tetapi tangan Kyuhyun yang bebas menahan kepala Sungmin yang berusaha merebut buku yang ia pegang.

 

“Hm, ini diary.” Ucap Kyuhyun seraya menatap keseluruhan buku itu. “Kyuhyun kembalikan.” Teriak Sungmin, Kyuhyun hanya diam dan focus dengan isi diary Sungmin. “Hmm.” Kyuhyun mengerutkan keningnya.

 

“Cinta pertamamu Siwon…. Siwon hyung!!!” Pekik Kyuhyun tampak kesal, sedangkan Sungmin hanya bisa menunduk, Kyuhyun kembali membaca isi diary Sungmin. “Omo!!! YA!!!, kenapa hanya ada Siwon hyung di sini.” Marah Kyuhyun lagi, Sungmin semakin menunduk kepalanya.

 

“Cih, dasar.” Geram Kyuhyun seraya memukul pelan kepala Sungmin. “Hmm.” Gumam Sungmin seraya mengusap kepalanya yang dipukul oleh Kyuhyun. “Tapi…” Gumam Kyuhyun saat ia membuka beberapa lembar berikutnya.

 

“Kenapa namaku di sini sang…” “Kyya! Jangan dilihat.” Jerit Sungmin seraya mengatup cepat buku diarynya, tapi tangan Kyuhyun masih ada di lembaran kertas dalam buka itu alhasil Kyuhyun berteriak kesakitan.

 

“Omo, mianhae.” Pekik Sungmin kaget saat Kyuhyun dengan paksa mengeluarkan tangannya. “Akh, appeo.” Erang Kyuhyun, Sungmin langsung menjatuhkan buku yang ada di tangannya dan meraih tangan Kyuhyun. “Mianhae… aku tidak sengaja.” Ucap Sungmin menahan tangan Kyuhyun yang kesakitan.

 

“Ne, gwaenchana.” Ucap Kyuhyun merasa lebih nyaman saat merasakan genggaman tangan Sungmin. “Tapi, huwaa~ maaf…” Teriak Sungmin saat ia melihat tangannya sedang menggenggam tangan Kyuhyun.

 

“Wae?” Tanya Kyuhyun bingung dengan Sungmin yang berteriak. “Kaukan sudah punya pacar, kajjah kau harus pulang, nanti kau akan bertengkar dengannya jika tahu kalau kau datang kerumahku.” Cerocos Sungmin, Kyuhyun hanya bisa melongo.

 

“Pacar? Nugu?” Tanya Kyuhyun dengan tampang polos. “Seo Hyun-ssi, tadikan dia bilang kalau dia pacarmu, ya! Kau tak boleh bermain di tempat yeoja lain nanti dia akan marah padamu.” Jelas Sungmin dengan tampang kekanak – kanakkan.

 

“Dia bukan pacarku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin berkacak pinggang menatap marah kearah Kyuhyun. “Kyuhyun, kau tidak boleh … mengatakan itu, kalau dia tahu kau mengatakan itu, dia pasti sangat marah.” Ucap Sungmin memperingati.

 

“Sudahku bilang dia bukan pacarku Sungmin, dia itu adalah teman kita waktu SMP dulu, apa kau lupa huh!” Ucap Kyuhyun. Sungmin terdiam dan berpikir – pikir. “Kau dan Seo Hyun benar – benar pelupa yah.” Marah Kyuhyun, Sungmin cemberut.

 

“Kyuhyunkan tahu sendiri, waktu SMPkan aku tidak terlalu banyak bergaul.” Jelas Sungmin, Kyuhyun menghela nafas panjang. “Araseo, tapi aku bukan pacarnya.” Ucap Kyuhyun, Sungmin manggut – manggut. “Kalau begitu dia siapanya Kyuhyun?” Tanya Sungmin.

 

“Tentu saja dia itu hanya temanku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin memanyunkan bibirnya. “Jadi Kyuhyun belum punya pacar.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap aneh kearah Sungmin. “Ya! Apa untungnya bagimu kalau aku punya pacar?” Tanya Kyuhyun.

 

“Untungnya? Tentu saja agar temanku tidak murung dan sendirian, dan akukan bisa ikut senang jika temanku senang” Ucap Sungmin dengan tulus, Kyuhyun menatap Sungmin dengan perasaan bingung.

 

“Sungmin.” Panggil Kyuhyun, Sungmin yang baru saja meletakkan buku diarynya ketempat yang aman langsung menoleh kearah Kyuhyun. “Wae?” Tanya Sungmin seraya kembali keatas kasurnya dan menatap Kyuhyun antusias.

 

“Bisakah kita jalani saja persahabatan kita yang seperti ini.” Ucap Kyuhyun, Sungmin diam sejenak dan tersenyum. “Tentu.” Jawab Sungmin. “Tanpa harus mengucapkan menjauhlah dariku, carilah pacar, dan mengatakan kebahagian untukku.” Ucap Kyuhyun seraya menundukkan wajahnya.

 

“Akh, tentu.” Ucap Sungmin seraya tersenyum manis. “Bisa berjanji padaku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin mengangguk saat ia melihat jelas tatapan Kyuhyun yang serius. “Kyuhyun, apa kau terluka?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin dengan bingung.

“Luka di dalam sini” Ucap Sungmin seraya meletakkan telapak tangannya di dada. “Luka itu tidak terlalu sakit dari pada luka yang kau alami Sungmin.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menundukkan wajahnya.

 

“Tapi luka itu akan selalu membekas Kyuhyun-ah.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan menghampiri Sungmin yang sedang menunduk, Kyuhyun berlutut di samping ranjang Sungmin yang tak terlalu tinggi dan memiringkan wajahnya menatap Sungmin.

 

“Apa si kelinci Sungmin sedang bersimpati padaku?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun dan tersenyum. “Ne, karena si pemenang olimpiade matematika tampaknya sedang terluka.” Jawab Sungmin dengan tawa canda. Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin.

 

“Hmm, ternyata si kelinci benar – benar mencari masalah pada si pangeran pemenang olimpiade matematika.” Ucap Kyuhyun sambil memicingkan matanya. “Pangeran, sejak kapan si pemenang olimpiade matematika jadi pangeran, itu yang namanya fitnah.” Ucap Sungmin dengan tampang ngeri, Kyuhyun tertawa melihat ekpressi Sungmin.

 

Tapi tanpa mereka sadari ada sosok Ryeowook sedang mengawasi mereka. “Jangan ganggu mereka.” Terdengar suara seseorang mencegah Ryeowook untuk masuk kedalam kamar. “Tapi Yesung-ssi.” Gumam Ryeowook, Yesung mengajak Ryeowook pergi dari depan pintu kamar Sungmin menuju kelantai dasar.

 

“Apa kalian ingin pulang?” Tanya Leeteuk saat melihat Yesung dan Ryeowook turun dari lantai 2. “Akh, ne… sepertinya keadaan Sungmin sudah membaik.” Ucap Yesung, Ryeowook hanya mengangguk.

 

“Oh, dan Kyuhyun… apa dia tidak pulang bersama kalian?” Tanya Leeteuk. “Aniyo, sepertinya masih banyak yang akan dibicarakan oleh Kyuhyun. Ahjumma tahu sendirikan, kalau Kyuhyun lagi cemas dengan Sungmin.” Jawab Yesung panjang lebar, Leeteuk hanya bisa tertawa.

 

“Ne, kami akan pulang duluan Ahjumma, annyeong.” Pamit Yesung dan Ryeowook bersamaan. “Ne, hati – hati di jalan yah.” Seru Leeteuk ramah.

 

“Kau lihat sendirikan, keadaan Sungmin sangat lemah, hanya Kyuhyun yang sekarang ada di sisi Sungmin.” Jelas Yesung, Ryeowook menunduk. “Hm, apa Sungmin bisa di sembuhkan?” Tanya Ryeowook pelan, Yesung berpikir sejenak.

 

“Bisa, tetapi… hal itu belum di pastikan, karena aku dengar hal – hal yang terjadi pada Sungmin baru sebuah gejala penyakit.” Jelas Yesung, Ryeowook mengangguk mengerti. “Jadi, kau jangan menganggap Sungmin yang salah telah mendapatkan perhatian semua orang di sekitarmu.” Ucap Yesung bijak, Ryeowook tersenyum dan mengangguk.

 

“Ne, gomawo… sudah memberitahuku akan semua ini, jika kau tak mengatakannya mungkin aku akan menjadi orang yang paling jahat di dalam cerita kehidupan Sungmin.” Ucap Ryeowook. “Ani, Sungmin tak akan menaruh namamu di dalam catatan buku hitamnya, karena dia sangat menyayangimu.” Ucap Yesung, Ryeowook terdiam dan terharu akan ucapan Yesung.

 

“Oya, mau ku antar pulang?” Tanya Yesung. “Hmm, boleh.” Ucap Ryeowook seraya berjalan bersama Yesung menuju rumahnya yang tak begitu jauh dari tempat Sungmin.

 

Waktu sudah menunjukkan jam 8 malam, Kyuhyun yang telah melihat Sungmin tampakny sudah terlelap langsung melangkah keluar. “Kyuhyun, gomawo.” Terdengar suara berat dari arah belakang Kyuhyun, Kyuhyun menoleh dan menatap sosok ayah Sungmin yaitu Kangin.

 

“Ahjusshi, ne cheonmaneyo.” Ucap Kyuhyun seraya menunduk lemah. “Kelihatannya Sungmin hanya bisa di hibur olehmu.” Ucap Kangin, Kyuhyun tersenyum tipis dan mengangguk pelan. “Kyuhyun, maafkan ahjussi atas ucapan ahjussi yang mungkin membuatmu tersinggung.” Tutur Kangin, Kyuhyun mengangguk mengerti.

 

“Aku mengerti Ahjussi.” Ucap Kyuhyun. “Kalau begitu, ahjussi sangat memerlukanmu untuk selalu ada di sisi Sungmin dan menghiburnya, tapi kau jangan menyakitinya.” Ucap Kangin, Kyuhyun mengangkat wajahnya dan menatap Kangin yakin.

 

“Ne, ahjussi aku tak punya keberanian untuk melukainya.” Ucap Kyuhyun, Kangin terseyum dan menepuk bahu Kyuhyun. “Gomawo, Kyuhyun-ah.” Ucap Kangin. “Ne, ahjussi… aku ingin pulang, besok aku akan menjenguk Sungmin lagi.” Pamit Kyuhyun, Kangin mengangguk dan tersenyum.

 

Kyuhyun berjalan menuju lantai dasar dan berpamitan dengan Leeteuk yang tampaknya melamun di ruang tengah. “Ahjumma, aku pulang dulu.” Pamit Kyuhyun seraya membungkuk, Leeteuk yang kaget hanya mengangguk, Kyuhyun langsung keluar menuju rumahnya.

 

Kyuhyun melangkah dengan santai menuju rumahnya, sesampainya di rumah Kyuhyun langsung mendapatkan tatapan aneh dari ibu dan ayahnya. “Bagaimana keadaan Sungmin?” Tanya Heechul menatap serius kearah Kyuhyun. “Dia sudah baikkan.” Jawab Kyuhyun.

 

“Tapi, eomma tahu dari mana kalau Sungmin sedang sakit?” Tanya Kyuhyun bingung, “Tadi eommanya Sungmin menelphone kami, kalau kau ada di rumah Sungmin sedang menghibur Sungmin yang sedang sakit” Jelas Hankyung.

 

“Oh.” Gumam Kyuhyun menunduk. “Tapi apa sebegitu parahnyakah?” Tanya Heechul, Kyuhyun menatap ibunya. “Entahlah eomma, berhentilah membicarakan penyakit Sungmin, aku benci itu dan rasa sakit itu tak adil pada Sungmin” Ucap Kyuhyun, Heechul dan Hankyung saling melemparkan tatapan bingung dan menatap Kyuhyun yang melangkah tak bersemangat menuju kamarnya.

 

“Kyuhyun… dia menyukai Sungmin.” Terdengar suara Siwon membuat kedua orang tuanya menoleh kearahnya. “Apa, Appa dan Eomma tidak menyadari itu?” Tanya Siwon, Heechul dan Hankyung kembali menatap  kearah lantai atas dimana Kyuhyun berjalan menuju kemarnya.

 

“Eomma tidak begitu yakin akan hal itu.” Gumam Heechul, Hankyung hanya menghela nafas panjang merasa ia telah banyak kehilangan waktu bersama anaknya. “Aku akan berbicara pada Kyuhyun.” Ucap Hankyung seraya berjalan kelantai atas.

 

Sedangkan sosok Kyuhyun yang sedang duduk murung diatas kasurnya menatap nanar kearah luar jendela kamarnya yang gelap.

 

“Kyuhyun.” Terdengar suara Hankyung mengagetkan Kyuhyun, Hankyung masuk dan menyalakan lampu kamar Kyuhyun. “Appa, waeyo?” Tanya Kyuhyun, Hankyung tersenyum pelan dan duduk di salah satu sofa kamar Kyuhyun yah yang bisa di bilang cukup besar.

 

Hankyung dan Kyuhyun berbincang layaknya sebagaimana ayah dan anak tapi di tempat yang berbeda.

 

Keadaan Sungmin semakin memburuk. “Appeo.” Erang Sungmin, Kangin bergegas menggendong Sungmin menuju mobil bersama Leeteuk, membawa Sungmin menuju kerumah sakit.

 

RUMAH SAKIT

Saat di rumah sakit Sungmin langsung di bawa keruang UGD.

 

“Dok, bagaimana?” Tanya Kangin saat ia melihat sosok Dokter yang baru saja memeriksa Sungmin. “Kelihatannya Sungmin harus di rawat inap di sini sementara waktu sebelum hasil pemeriksaannya keluar.” Ucap sosok yeoja dokter yang bernama Kibum.

 

“Ne, lakukan yang terbaik untuk anak saya dokter.” Ucap Leeteuk, Dokter itu hanya mengangguk dan berlalu dari hadapan Kangin dan Leeteuk.

 

KEESOKAN HARINYA

 

Kyuhyun datang kerumah Sungmin untuk menjenguk, tapi keadaan rumah Sungmin sedang kosong. Kyuhyun menelphone Eunhyuk barang kali Sungmin sedang bersamanya tetapi Eunhyuk mengatakan kalau dia belum bertemu Sungmin.

 

“Kemana dia? Hmm, tampaknya Ahjumma dan Ahjussi juga tak ada.” Gumam Kyuhyun, tak lama Kyuhyun berpikir di depan perkarangan rumah Sungmin, tampak sebuah mobil masuk kedalam perkarangan rumah Sungmin.

 

“Ahjussi.” Panggil Kyuhyun seraya menghampiri Kangin yang baru saja turun dari mobil. “Omo, Kyuhyun-ah.” Sahut Kangin dengan nada suara yang begitu lemah. “Ahjussi, apa Sungmin ada di rumah?” Tanya Kyuhyun, Kangin menatap Kyuhyun dengan aneh.

 

“Ani, Sungmin sekarang ada di rumah sakit, ia sedang di rawat inap sekarang.” Ucap Kangin, Kyuhyun terdiam dan tampak tak percaya. “Rumah sakit?” Ulang Kyuhyun. “Ne.” Gumam Kangin sambil menghela nafas berat, tapi Kyuhyun dengan cepat pergi meninggalkan Kangin yang tampak bingung dengan kepergian Kyuhyun.

 

“Rumah sakit yang hanya akan di datangai oleh keluarga Lee, adalah rumah sakit dekat daerah gangnam.” Gumam Kyuhyun seraya berlari menuju rumahnya dan dengan cepat mengambil motornya.

 

“Sungmin… aku akan datang.” Batin Kyuhyun seraya menstater motornya dan menacapkan gas. Kyuhyun mengendarai motornya dengan kecepatan diatas rata – rata melalui beberapa kendaraan yang ada di jalan tol.

 

Sedangkan keadaan Sungmin di rumah sakit mulai tampak membaik. “Eomma, apa aku akan lama di rawat di rumah sakit?” Tanya Sungmin, Leeteuk tersenyum dan mengelus pelan rambut Sungmin. “Tidak, Sungmin tak akan lama di rawat di sini ”Jawab Leeteuk bermaksud menghibur Sungmin, Sungmin tersenyum mendengar jawaban dari ibunya.

 

“Sungmin!!!” Terdengar suara seseorang mengagetkan Sungmin dan Leeteuk. “Kyuhyun, bagaimana kau bisa di sini?” Tanya Sungmin bingung dengan raut wajah Kyuhyun yang tampaknya sangat aneh. Kyuhyun bukannya menjawab pertanyaan Sungmin, ia malah melangkah mendekat kearah Sungmin.

 

“Bagaimana bisa seperti ini?” Tanya Kyuhyun, Sungmin tersenyum. “Kyuhyun mau apel?” Tawar Sungmin seraya menyodorkan sepiring apel yang sudah di kupas dan di potong kecil – kecil. “Bagaimana bisa kau mengatakan itu saat aku benar – benar takut dengan kondisimu?” Tanya Kyuhyun, Leeteuk yang berdiri di antara Kyuhyun dan Sungmin merasa ada sebuah perasaan yang sangat susah untuk diungkapkan.

 

“Kyuhyunkan lihat sendiri, aku baik – baik saja.” Ucap Sungmin dengan senyum yang masih terulas manis di bibirnya.

 

 To Be Continue. . .

Ending Sound

~Super Junior – BitterSweet~

♥♥♥♥♥♥♥


7 thoughts on “FF~KyuMin~{Bittersweet | Chapter 07}

  1. wah author………………..
    akhirnya update jga,,, aq udah bolak – blik tpi blm muncul lnjutanx…..
    smga chapter brkutx bsa cpt update ya..

    last
    author HWAITING!!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s