FF~KyuMin~ {Bittersweet | Chapter 09 Ending Story}


Bittersweet

Author

Song Sae Yoon

Chapter

Chapter 9

 

Genre

Romance|GenreSwitch|

 

Rating

Teen

 

Main Cast

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

 

Other Cast

Choi Siwon a.k.a  Cho Siwon

Kim HeeChul a.k.a Cho Heechul

Hankyung a.k.a Cho Hankyung

Leeteuk a.k.a Leeteuk

Kim Young Woon a.k.a  Lee Kang In

Kim Kibum a.k.a Kibum

Lee Hyuk Jae a.k.a EunHyuk

Lee Dong Hae a.k.a Dong Hae

Shin Dong Hee a.k.a Shindong

Kim Jeong Woon a.k.a Yesung

Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook

 

Happy Reading Chingu ^_^
Jangan lupa RCL.a hohohoho JJJ

@@@THE STORY@@@

“Hey, sejak tadi aku ada di sini apa kau tidak sadar?” Ucap Yesung membuat Kyuhyun kikuk. “Aish, sejak kemarin kau selalu bertingkah aneh, ada apa?” Tanya Yesung seraya duduk di samping Kyuhyun. “Tidak apa – apa.”

“Tidak apa – apa.” Ucap Kyuhyun dengan raut wajah datar, tak lama Kyuhyun berbincang dengan Yesung, tiba – tiba mereka dikejutkan dengan kehadiran mobil taksi yang baru saja masuk keperkarangan rumah Sungmin.

“Akh, Sungmin sudah datang.” Ucap Yesung seraya beranjak pergi meninggalkan Kyuhyun yang terpaku dan benar – benar merasa gelisah melihat kedatangan Sungmin.

Sungmin turun dari taksi dan menatap Kyuhyun yang tampaknya sedang memikirkan sesuatu. “Huft kenapa dia, Maniak itu?! Tapi apa peduliku, dia adalah musuhku.” Benak Sungmin seraya mengalihkan pandangannya saat Kyuhyun menatap kearahnya.

Dengan cuek Sungmin masuk kedalam rumahnya, Kyuhyun hanya tertawa melihat tingkah Sungmin yang aneh.

“Eomma, kenapa tidak menjemputku?” Tanya Sungmin cemberut saat melihat Leeteuk menyambutnya dengan antusias. “Mianhae, tapikan ada Kyuhyun.” Ucap Leeteuk seraya mengelus pipi Sungmin sayanga.

“Tapikan, Kyuhyun bukan eomma.” Ucap Sungmin manyun. Leeteuk tertawa pelan melihat sikap manja Sungmin. “Ya, sudah kau istirahat saja dulu, kata dokter kau masih harus istirahat karena beberapa hari yang lalu kau masih dalam keadaan kurang fit.” Kata Leeteuk, Sungmin mengangguk dan membawa barang – barangnya yang ada.

“Biarku bantu.” Ucap Eunhyuk seraya membawakan tas yang di bawa oleh Sungmin, Sungmin tersenyum dan mengangguk. “Hey, Sungmin-ah… bagaimana hubunganmu bersama Kyu selama Kyuhyun di rumah sakit?” Tanya Eunhyuk, Sungmin menatap Eunhyuk bingung.

“Maksudmu?” Tanya Sungmin bingung. “Bukankah beberapa hari yang lalu Kyuhyun yang menemanimu di rumah sakit” Ucap Eunhyuk, Sungmin terdiam dan menatap Eunhyuk penuh Tanya.

“Maksudmu?” Tanya Sungmin benar – benar bingung. “Aish, kau ini… selama 2 hari Kyuhyun menginap di rumah sakit untuk menemanimu, apa kau tidak tahu itu?” Tanya Eunhyuk menatap Sungmin aneh.

“Jadi Kyuhyun tidur di rumah sakit.” Gumam Sungmin, Eunhyuk menatap Sungmin aneh. “Iya, apa dia tidak menemanimu?” Tanya Eunhyuk bingung. Sungmin terdiam sesaat dan mengingat – ingat.

“Y, sudah aku mau bantu ahjumma dulu. Kau istirahat saja OK.” Ucap Eunhyuk seraya menaruh tas Sungmin di atas ranjangannya dan bergegas pergi tanpa melihat raut wajah kaget Sungmin. “Kyuhyun menginap di rumah sakit? Tapi…” Gumam Sungmin mengingat – ingat selintas tampak ingatannya selama ia tersadar dari tidur di rumah sakit.

FLASHBACK

“Maaf, anak muda … jarang tidur di sini.” Siup – siup terdengar suara suster menegur seseorang dari luar ruangan Sungmin. “Hmm, siapa yang menjaga pasien sampai tidur di kursi tunggu di lorong.” Gumam Sungmin saat ia terjaga karena masih mengingat cerita hantu Kyuhyun.

“Maaf suster, ku mohon … di ruangan ini temanku sedang di rawat dan dia seorang perempuan tidak baik aku menjaganya di dalam.” Siup – siup terdengar suara namja yang tampaknya Sungmin ketahui, tapi dengan cepat ia tepis karena rasa ngantuknya mulai menergap seluruh sarafnya.

Sungmin terlelap perlahan, jam sudah menunjukkan pukul 00.00 bagian Seoul. Sungmin sudah berkunjung ke dunia mimpinya tampa ia sadari sosok Kyuhyun masuk kedalam ruangannya. “Hmm, udara di sini sangat dingin.” Gumam Kyuhyun seraya memutar pemanas ruangan, Kyuhyun menatap kejendela yang tampaknya terbuka, jendela dimana Sungmin mengeluh tentang desiran angin yang menakutkan.

Kyuhyun menatap Sungmin dan mendekat secara perlahan― Ditatapnya lembut wajah Sungmin. “Hmm, kita sudah berteman lama… kenapa kau masih tidak punya satupun perasaan padaku?” Batin Kyuhyun seraya mengelus pelan rambut Sungmin.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah jendela dan melangkah cepat untuk menutup jendela yang ada di sisi kiri ruangan Sungmin. “Huft~ kenapa jendela ini selalu terbuka.” Gumam Kyuhyun sambil menghela nafas panjang lalu melangkah keluar dari ruangan Sungmin.

HARI KE-2

“APA?” Tanya Sungmin judes―Tanpa menatap sosok Kyuhyun yang kini berdiri di samping ranjangnya. “Kata suster kau tidak mau memakan, makananmu.” Jawab Kyuhyun menatap Sungmin marah.

“Sudah ku bilang aku tidak suka, makanan di sini, tidak enak.” Ucap Sungmin manyun, Kyuhyun berkacak pinggang frustasi dengan sikap kekanak – kanakan Sungmin, Kyuhyun menarik bangku di sampingnya dan duduk menatap Sungmin marah.

“Mangka karena itu kau harus makan, jika kau tidak makan, kau akan di sediakan makanan tidak enak terus disini.” Omel Kyuhyun dengan sedikit kelembutan―Walaupun tampak jelas wajah cemberut Sungmin.

“Kajjah, kau harus makan.” Pinta Kyuhyun seraya mengambil nampan yang ada di meja dan menyodorkan kemeja ranjang yang memang di persediakan untuk pasien. “Tidak enak Kyu, aku tidak mau.” Tolak Sungmin saat Kyuhyun menyodorkan sesendok bubur untuk bermaksud menyuapi Sungmin.

“SUNGMIN!!! Kau mau sembuh atau tidak?” Marah Kyuhyun, Sungmin terdiam menatap sesendok bubur yang di sodorkan oleh Kyuhyun. “Hmm, tapi setelah aku sembuh, kau harus mentraktirku makan dokkbokki dan jus jeruk yah.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengangguk.

Sungmin manyun dan mengambil alih sendok yang dipegang oleh Kyuhyun dan mulai memakan bubur yang di sediakan pihak rumah sakit untuk pasiennya. Dengan ekspresi aneh Sungmin memakan buburnya.

Kyuhyun yang melihat itu hanya terkekeh geli melihat Sungmin. “Apa yang kau tertawakan?” Tanya Sungmin dengan marah kearah Kyuhyun.

“Ani.” Bantah Kyuhyun menunjukkan wajah tanpa dosanya kearah Sungmin. “Huh! Ingat… nanti harus mentratirku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengangguk dengan pasti.

“Ne, tapi bagaimana aku bisa mentraktirmu jika kau belum boleh keluar dari rumah sakit.” Gumam Kyuhyun yang di dengar jelas oleh Sungmin. “Kan ku bilang kalau aku sembuh nanti.” Kelakar Sungmin dengan marah.

“Iya… Iya.” Ucap Kyuhyun tak mau memancing emosi Sungmin. Tak banyak hal yang di lakukan oleh Kyuhyun dan Sungmin di rumah sakit. Sampai tak terasa waktu terus berputar pagi kembali menjadi malam hari.

“Kyu-ah.” Panggil Sungmin sambil mengucek matanya dengan wajah mengantuk.

“Hmm.” Gumam Kyuhyun seraya menatap Sungmin. “Aku mengantuk, apa kau tidak pulang?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menutup buku Novel milik Sungmin yang ia baca. “Kau sudah mau tidur?” Ucap Kyuhyun pelan. Sungmin mengangguk.

“Baiklah, aku akan pulang, jika ada apa – apa hubungi aku.” Ucap Kyuhyun seraya meletakkan buku Novel Sungmin di atas meja dan beranjak pergi. “Annyeong.” Ucap Sungmin seraya berdadah ria sesaat dan dengan cepat ia membaringkan tubuhnya yang lelah―Bukan, bukan tubuhnya yang lelah tapi batinnya, karena sudah satu minggu dia harus berada di ruangan rumah sakit yang sunyi terkecuali jika ada Kyuhyun yang menemaninya.

Saat menutup pintu ruangan Sungmin, Kyuhyun duduk di kursi tunggu di lorong.

“Demi siapa aku rela tidur di kursi tunggu lorong ini.” Batin Kyuhyun seraya meratapi dirinya. “Akh, ya~ karena si bunny nakal itu.” Tambah Kyuhyun seraya berdecak kesal.

“Ku rasa aku harus siap untuk di tegur ke-4 kalinya nanti.” Gumam Kyuhyun saat ia mulai terlelap dengan posisi duduk yang tampaknya tidak begitu nyaman.

Sedangkan sosok Sungmin kembali terjaga karena ada suara siup – siup yang membuatnya terjaga. “Siapa orang itu membuat ulah saja.” Gumam Sungmin untuk kedua kalinya ia mendengar suara teguran dari seorang suster dari luar ruangannya.

FLASHBACK END

“Hmm, Kyuhyun.” Gumam Sungmin seraya berjalan kearah jendelanya dan menatap sosok Kyuhyun yang sedang duduk di bangku taman halaman depan dengan ekpresi wajah yang aneh. “Aku sudah salah paham padamu, kenapa tidak bilang kalau kau menginap di rumah sakit? Akukan bisa memintamu untuk tidur di sofa yang lebih nyaman.” Gumam Sungmin seraya merasa bersalah karena sudah mengatakan Kyuhyun Maniak atau kata – kata yang tidak pernah ia lontarkan untuk Kyuhyun.

“Mianhae, Kyuhyun.” Tambah Sungmin, beberapa menit kemudian Sungmin melangkah keluar untuk menemui Kyuhyun. Dari jauh Sungmin menatap Kyuhyun yang sedang berbicara sendiri ditempatnya.

“Kyuhyun, kenapa?” Batin Sungmin bingung melihat tingkah Kyuhyun yang aneh. “Kyu.” Panggil Sungmin pelan, seketika tubuh Kyuhyun menegang. Sungmin mendekat dan menepuk bahu Kyuhyun.

“Kyuhyun, kau sedang marah yah?” Tanya Sungmin seraya duduk di samping Kyuhyun dengan wajah menyesal. “Ehem… Nuguya? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?” Canda Kyuhyun membuat Sungmin tambah murung.

“Jadi benar – benar marah yah, mianhae… aku tidak bermaksud mau mengatai Kyuhyun yang tidak – tidak. Hanya saja… Kyuhyun tiba – tiba menciumku, jadi aku sangka Kyuhyun itu, lelaki – lelaki mesum. Seperti di komik – komik.” Mendengar penjelasan Sungmin, Kyuhyun menoleh dan terjengah. “Komik? Kau menyamakan dunia nyata dengan komik, apa kau sudah sakit… akh… kaukan memang sakit.” Ucap Kyuhyun benar – benar tidak habis pikir dengan apa yang ada di dalam kepala Sungmin itu.

“Bukankah, Kyuhyun sendiri yang bilang kalau komik itu bagus untukku.” Ucap Sungmin dengan tatapan aneh kearah Kyuhyun. “Hmmm, benarkah??? Aish, kalau begitu jangan kau ingat lagi kalimatku itu, kini komik tak baik bagimu.” Tutur Kyuhyun melipat kedua tangannya di dada.

“Lalu apa yang harus ku baca, kan kalau buku pelajaran sangat membosankan.” Ucap Sungmin manyun membuat Kyuhyun berpikir. “Novel saja kalau begitu.” Gumam Kyuhyun, dengan cepat Sungmin meneggakkan tubuhnya.

“Tapi, Novelnya harus lulus sensor dulu dari CHO KYUHYUN, jika sampai kedapatan membeli novel yang tidak – tidak, aku akan membawamu kerumah hantu” Ancam Kyuhyun yang seketika membuat Sungmin terdiam dan tersenyum aneh berharap itu hanya sebuah ancaman belaka.

“Iya, aku mengerti.” Gumam Sungim manyun. “Tapi, Kyuhyun tidak marah lagikan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun bergumam dan berpikir – pikir sejenak. “Tidak.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

“Lalu, apa Kyuhyun mau mengakau kalau selam dua hari yang lalu, Kyuhyun tidur di kursi tunggu di lorong rumah sakit.” Ucap Sungmin yang seketika di tatap Kyuhyun kaget. “Kau tahu.” Pekik Kyuhyun kaget.

“Tentu saja.” Gumam Sungmin seraya memainkan jari tangannya. “Hmm, apa kau mau marah dan ingin mengatakan aku maniak?” Tanya Kyuhyun ragu, Sungmin menatap aneh kearah Kyuhyun.

“Mwo, untuk apa marah… seharusnya Kyuhyun bilang padaku kalau Kyuhyun di pinta untuk menginap di rumah sakit untuk menjagaku, setidaknya Kyuhyun tidak perlu ditegur oleh para suster di rumah sakit, Kyuhyunkan bisa istirahat di sofa dalam ruanganku.” Terang Sungmin, Kyuhyun mengangguk dan tersenyum kearah Sungmin.

“Dan masalah ciuman itu ak…” “Hmm, apa Kyuhyun menyukaiku?” Tiba – tiba saja Sungmin menyela pembicarakan Kyuhyun yang membuat Kyuhyun terdiam dan terjengah dengan ucapan Sungmin.

“Kau marah?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun bingung. “Marah, kepada Kyuhyun yang selalu menemaniku, menjagaku dan melakukan apapun untuk kebaikkanku, apa aku sudah gila, Kyuhyun! Bukankah selama ini kita teman bagaimana bisa kau berpikir aku akan marah padamu karena perasaanmu itu.” Ucap Sungmin cemberut dengan pertanyaan Kyuhyun.

“Tidak aku hanya takut, bukankah dulu juga ada namja yang suka padamu, tapi kau malah marah – marah dan mengadu padaku.” Terang Kyuhyun seraya menatap lurus menerawang jauh keluar halaman rumah Sungmin.

“Itu karena yang aku tahu hanya Kyuhyun, sejak dulu aku selalu menyangka Kyuhyun satu – satunya namja yang paling baik di dunia, maka jika melihat namja lain mendekatiku, aku hanya berpikir mereka mau berbuat jahat padaku.” Jelas Sungmin, Kyuhyun tertawa kecil mendengar penjelasan Sungmin.

“Aku namja yang paling baik di dunia.” Gumam Kyuhyun sambil memicingkan matanya curiga dengan Sungmin. “Lalu Siwon apa?” Pancing Kyuhyun sambil menatap dengan intens raut wajah Sungmin.

“Siwon oppa? Aku menganggumi Siwon oppa, aku masih ingat ketika dia memukuli namja – namja yang mau berbuat jahat padaku.” Ucap Sungmin sambil membayangkan wajah tampan Siwon yang seketika membuat Kyuhyun berdecak kesal.

“Aku jugakan ikut memukuli namja – namja itu.” Tambah Kyuhyun membuat Sungmin memanyunkan bibirnya. “Tapi Siwon oppakan lebih keren.” Bela Sungmin dengan cemberut.

“Ck, huft~.” Dengus Kyuhyun ngambek membuat Sungmin bingung dengan sikap Kyuhyun. “Kyuhyun marah lagi?” Tanya Sungmin polos, Kyuhyun tidak menjawab di hanya mengalihkan pandangannya kearah lain.

“Hmm, Kyuhyun … aku hanya bercanda.” Rayu Sungmin sambil menarik – narik jaket milik Kyuhyun dengan wajah yang lucu. Kyuhyun tidak menghiraukan rayuan Sungmin yang tampaknya mencoba meluluhkan hatinya.

“Kyuhyun… tadi bukannya kita sudah baikkan.” Ucap Sungmin manyun melihat raut wajah ngambek Kyuhyun, Kyuhyun menatap Sungmin dengan malas. “huft~ bukannya Siwon itu keren, kenapa tidak merayu Siwon?” Tanya Kyuhyun dengan nada mengejek.

“Merayu Siwon??? Yang ngambekkan Kyuhyun kenapa malah Siwon oppa.” Gumam Sungmin tidak mengerti. Kyuhyun tidak mengubris ucapan Sungmin. “Hmm, Kyuhyun… apa jangan – jangan Kyuhyun cemburu dengan Siwon oppa ya.” Ucap Sungmin yang seketika membuat Kyuhyun gelagapan.

“Hm, benar ya… Kyuhyun benar – benar menyukaiku.” Ucap Sungmin dengan wajah berseri – seri melihat wajah Kyuhyun yang memerah dan sikap Kyuhyun yang salah tingkah. “Aish, shikkreo.” Bentak Kyuhyun tapi Sungmin malah dengan senangnya menertawakan raut wajah Kyuhyun yang aneh.

“Kyuhyun pabo… bukankah Kyuhyun sendiri yang bilang jika suka pada seseorang seharusnya, mengungkapkan perasaannya dengan orang itu, kenapa Kyuhyun sendiri malah tidak melakukan hal itu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun berdecak marah.

“Itu karena… kau sangat susuh di ajak bicara serius.” Ucap Kyuhyun tanpa menatap kearah Sungmin yang kini tersenyum manis kearahnya. “Hmm, benarkah… sekarang aku sedang serius, jadi ungkapkan perasaan Kyuhyun.” Pinta Sungmin dengan wajah polos, membuat Kyuhyun tertawa.

“Kenapa malah tertawa?” Tanya Sungmin manyun. “Tidak, hanya saja Sungmin terlalu kecil untuk memahami perasaanku.” Jelas Kyuhyun sambil mengacak rambut Sungmin pelan dan beranjak untuk pergi.

“Kyuhyun, aku benar – benar serius.” Ucap Sungmin seraya menahan tangan Kyuhyun sebelum Kyuhyun benar – benar pergi. Kyuhyun menepuk pelan kepala Sungmin dengan senyum kecil dan Chu~ Kyuhyun mencium pucuk kepala Sungmin dengan lembut.

“Nah, Kyuhyun sudah menyatakan cintanya, jadi apa jawabanmu.” Ucap Kyuhyun membuat tubuh Sungmin menegang, Kyuhyun bingung melihat tingkah Sungmin yang hanya diam dihadapannya. “Sungmin, apa kau baik – baik saja?” Tanya Kyuhyun mulai khawatir.

Tapi tiba – tiba saja Sungmin mengangkat wajahnya dan Chu~ Sungmin mengecup pelan pipi Kyuhyun dengan cepat dan berbalik membelakangi Kyuhyun. “Ak….aku mau istirahat dah..” Pamit Sungmin dengan langkah robot yang membuat Kyuhyun terjengah dengan tingkah Sungmin.

“Sungmin, tadi itu apa sebuah jawaban?” Tanya Kyuhyun yang seketika membuat Sungmin berhenti melangkah dan menoleh takut kearah Kyuhyun, Kyuhyun menatap Sungmin dengan was – was. “Hmm, iya.” Gumam Sungmin sambil mengangguk dengan wajah malu.

Kyuhyun mendesis bahagia. “Jadi kita?” Tanya Kyuhyun dengan ragu. Sungmin bergumam dan mengangguk pelan, Kyuhyun tanpa pikir panjang langsung menghampiri Sungmin dan memeluk Sungmin dengan erat.

“Aigoo, tampaknya mereka sudah mengungkapkan perasaan mereka.” Ucap Leeteuk yang melihat dari jendela adegan KyuMin di halaman, di ikuti yang lainnya dengan wajah iri. “Huft~ kapan Donghae bisa memelukku seperti itu?” Batin Eunhyuk seraya menghela nafas berat.

“Hmm, seandainya aku dan Ryeowook.” Batin Yesung seraya menatap Ryeowook yang ada di sampingnya.

“Kyuhyun, yang lainnya sedang melihat kita.” Bisik Sungmin saat melihat jelas orang – orang yang di balik jendela. “Hmm, benarkah.” Gumam Kyuhyun seraya melepas pelukannya.

“Aku mau istirahat.” Ucap Sungmin seraya melangkah pergi tapi sedetik sebelum Sungmin melangkah Kyuhyun telah menarik Sungmin kedalam rangkuhannya dan Chu~ Kyuhyun mencium sekilas bibir Sungmin.

“Ehem, aku harus pulang, annyeong.” Pamit Kyuhyun seraya pergi begitu saja tanpa menghiraukan Sungmin yang terjengah karena ciuman Kyuhyun.

“OMO, KYUHYUN BENAR – BENAR.” Pekik Eunhyuk tak menyangka melihat adegan KyuMin yang begitu berani.

Sungmin yang tersadar karena Kyuhyun sudah pergi entah kemana hanya bisa mencemberutkan wajahnya. “DASAR MANIAK.” Pekik Sungmin yang seketika membuat Kyuhyun bersin saat perjalanan pulang kerumahnya.

~ THE END~

ENDING STORY KYUMIN COUPLE

Akhirnya, hehehehe… maaf yah kalau ada yang belum puas sama Endingnya, soalnya author lagi pusing nich karena banyak tugas dari guru – guru author.

T_T

Na Gomapgo Saranghanda

Untuk semua readers yang udah setia menunggu FF Bittersweet ini ^^

*Hug readers satu –satu*

✩✩✩✩


14 thoughts on “FF~KyuMin~ {Bittersweet | Chapter 09 Ending Story}

  1. Hai author,
    lma tak brkunjung😀
    Maaf ya d chap sblmx aq nggak komen😦

    akhrx end jga nih,agak sdh sih…
    Tpi author ttp smangat ya lnjtin ff yg lain,
    HWAITING ALWAYS ><

    1. Iya, gak pa” Chingu ^^
      yg pentingkan chingu baca chapter yang sbelumnya ^^
      hehehehe

      OK… Next~ FF bakal banyak lagi yg bakal datang selih berganti hehehehe
      tapi sebelumnya TERIMA KASIH yah chingu udah mau Komen di sini dan berkunjung ^^

  2. mianhe baru komen kkk
    intinya mah sama kya yg laen
    akurnya kecepetan
    padahal ff.a bagus lho
    tp knpa yg dipilih sma author penyakit telinga? kkk
    fighting author, ff.a ngehibur banget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s