≋KyuMin | ☆GHOST☆ | Chapter 01≋


Annyeong Yeorobeun Author Comeback membawakan FF KYUMIN Genrenya masih GS alias GenreSwitch, bagi yang gak suka gak usah baca dan jangan tinggalkan bashing kalian… ^_^ n bagi reader harap kasih jejaknya yah ^_^ Gomawo

Mian yah, kalau FF yg ini kurang memuaskan dan gak dapat Feel.a soal.a author rada bingung sama perasaan author sendiri tentang ni Couple#CurCol… ^_^ jadi mian kalau FF author yang lainnya juga yg gaje n gak da Feel.a

Sinopsis:
Kyuhyun adalah salah satu murid terpopuler di sekolah Pearl Sapphire Blue, selain itu ia juga memiliki indra ke-6 yang selalu membuatnya bisa melihat hal yang tidak bisa di lihat oleh orang biasa. Sifat Kyuhyun yang kasar dan cuek juga termasuk kemampuannya membuat orang – orang membencinya. Tapi hal itu berubah saat Kyuhyun bertemu dengan seorang gadis yang ternyata adalah sosok roh penasaran, gadis yang bernama Sungmin itu adalah roh penasaran yang lupa akan dirinya dan lupa akan segala hal yang ia lakukan selama ia hidup, sampai suatu saat ia bertemu dengan Kyuhyun dan meminta Kyuhyun untuk membantunya mengingat apa saja yang ia lakukan selama hidup dan karena apa ia meninggal. Dan bagaimanakah cara Kyuhyun membantu Sungmin dan bagaimanakah Sungmin bisa mengubah sifat buruk Kyuhyun.

Title : Ghost

Chapter : 01

Author : Song Sae Yoon

Genre : Mystery| Romance | Fantasy |

Rating : PG

Cast :

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Lee SungMin a.k.a Sungmin (Yeoja)

Kim Kibum a.k.a Kibum (Yeoja)

Choi Siwon a.k.a Siwon

♔♔♔

Cuaca mendung di sekitar kota Seoul membuat beberapa orang – orang mengalami kesulitan dalam melakukan kegitan sehari – hari mereka.

Termasuk sosok namja yang bernama Kyuhyun yang sedang berjalan dengan payung di tangannya sambil menatap lurus kearah jalan yang sepi karena cuaca yang tidak begitu mendukung untuk melakukan kegiatan diluar rumah. Tapi langkah Kyuhyun itu terhenti saat ia melihat sosok yeoja sedang duduk sambil menangis dengan kencangnya dipinggir jalan. Kyuhyun menaikkan alisnya merasa aneh karena orang – orang di sekitarnya malah tampak tidak peduli dengan tangisan yeoja yang kini mulai mengangkat wajahnya.

“Gwaenchana?” Tanya Kyuhyun dengan nada suara yang agak keras karena suara hujan yang begitu deras, sosok yeoja itu tampak kaget menoleh kearah Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam sambil menoleh kesekitarnya merasa hanya dia yang di tatap oleh yeoja yang ada di hadapannya.

KYUHYUN P.O.V

‘Hmm, kenapa dia menatapku seperti itu.’ Batinku saat melihat sosok yeoja yang menggunakan sebuah gaun berwarna cream dengan keadaan basah di hadapanku itu. Yeoja itu terisak kecil membuatku merasa lebih bingung lagi.

“Kau… hiks…hiks…hiks..” Isak tangisnya membuatku panic karena ia menunjukku seperti aku adalah orang yang baru saja membuatnya menangis.

“Waeyo?” Tanyaku bingung, bukannya menjawab pertanyaanku yeoja itu malah semakin terisak sedih. Membuatku merasa ingin menjauh dari sosok yeoja asing di hadapanku itu.

“Kau bisa melihatku.” Ucap yeoja itu mencemberutkan wajahnya dengan lucu.

“Melihat… mu…” Seketika tubuhku menegang karena baru ku sadari kalau saat ini penglihatan ke-6kulah yang sedang berkerja. Yeoja itu menghapus air matanya dan mendekat kearah Ku, tapi dengan cepat tubuhku mengelak dan melangkah pergi meninggalkan yeoja itu dengan wajah takut.

“Chakkaman.” Terdengar suara yeoja itu dari arah belakangku, ku percepat langkahku berusaha menghindar—menghindar jauh dari sosok mistis yang mengikutiku.

“Hmm, menyebalkan.” Geramnya yang tiba – tiba berada di hadapanku membuatku kaget.

“Kenapa malah pergi, bukannya kau bisa melihatku.” Ucapnya dengan raut wajah lucu, membuatku terdiam dan menatap dengan teliti sosok mistis di hadapanku itu.

“Kapan kau mati?” Tanyaku to the point membuatnya kembali terisak kecil.

“Kejam sekali pertanyaanmu.” Jawabnya di selingah tangis yang semakin menjadi – jadi.

“Baru saja yah.” Ucapku dengan tenang tampak tidak begitu peduli dengan tangisan yeoja yang kini malah menunjukkan wajah marahnya.

“Ne.” Ucapnya dengan nada marah.

“Hmm, lalu jika aku bisa melihatmu, kenapa? apa menurutmu aku bisa membuatmu hidup kembali?” Ucapku benar – benar tidak peduli dengan sosok yang ada di hadapanku sekarang ini.

“Tidak, kau memang tidak membuatku hidup kembali tapi… kau bisa membantuku melakukan sesuatu.” Ucapnya seraya merentangkan tangannya untuk menghalangi langkahku, walaupun ia tahu aku bisa saja berlalu menembus tubuh tembus pandangnya itu.

“Melakukan apa?” Tanyaku cuek saat berhasil berlalu dari hadapannya, ia kembali mengejarku dan mencoba menyamkan langkahnya denganku.

“Itu, aku lupa dimana rumahku, siapa namaku, dan kenapa aku bisa meninggal, aku mau tahu itu semua, jadi bantu aku cari tahu yah… hanya sekedar Tanya – Tanya dengan orang – orang yang mengenalku, ku mohon.” Rengeknya, aku hanya memutar bola mataku tidak peduli dengan permohonannya.

“Ya!, ayolah… bukankah membantu orang itu sebuah pahala.” Rayunya sambil mengatup dua belah tangannya memohon padaku.

“Memang kau orang?” Tanyaku menoleh sesaat kearahnya, seketika dia terdiam dan menatap keadaannya.

“Iya, juga akukan roh.” Gumamnya yang sangat jelas terdengar di telingaku.

“Tapi, ku mohon… aku tidak mau menjadi roh penasaran seperti ini.” Rengeknya dengan berlinang air mata, aku berhenti melangkah untuk menatapnya dengan serius.

“Memang apa yang membuatmu tidak tenang, hhmh?” Tanyaku, ia manyun dan tampak berpikir – pikir.

“Aku juga tidak tahu, tapi aku ingat seorang namja.” Jawabnya, aku kembali melangkah meninggalkannya membuat yeoja itu kembali berusaha menyamakan langkahnya denganku.

“Kau ingat wajahnya?” tanyaku lagi, ia menggelengkan kepalanya bertanda tidak.

“Hmm, namanya.” Tanyaku lagi, ia kembali menggelengkan kepalanya. Aku menghela nafas berat ‘Kurasa percuma saja membantunya.’ Batinku sambil menatap kesekitar dimana hujan turun masih dengan derasnya.

KYUHYUN P.O.V END

AUTHOR P.O.V

Sesaat suasana menjadi hening dimana sosok yeoja di sampingnya malah bergumam berusaha mengingat sesuatu, tapi tak lama kemudian terdengar suara pekikkan seseorang membuat sosok yeoja yang di samping Kyuhyun itu kaget.

“Appeo.” Erang seorang anak kecil yang menggunakan jas hujan terjatuh di hadapan Kyuhyun.

“Aigoo, gwaenchana.” Gumam yeoja yang ada di samping Kyuhyun dengan suara khawatir, Kyuhyun melirik pelan kearah yeoja yang bertubuh tembus pandang di sebelahnya dan tak sedetik kemudian Kyuhyun membantu anak kecil yang terjatuh itu.

“Gwaenchana?” Tanya Kyuhyun dengan suara lembut. Anak kecil itu mengangguk saat Kyuhyun membantunya berdiri dan membersihkan jas hujannya yang kotor.

“Ne, gamshamnida Hyungnim.” Jawab anak kecil itu sambil membungkuk hormat dan pergi sambil melambaikan tangannya kearah Kyuhyun seraya pergi menghilang di balik tembok perbelokkan jalan.

“Hmm, kau baik sekali.” Gumam yeoja yang disamping Kyuhyun, Kyuhyun menatap sepintas gadis di sampingnya itu dengan malas.

“Bukanhal yang besar.” Gumam Kyuhyun, yeoja di sampingnya tersenyum dan mendekat kearah Kyuhyun.

“Namaku, Sungmin… Lee Sungmin, panggil saja Sungmin ok!.” Ucap yeoja itu denagn riang, membuat Kyuhyun hanya terdiam dan mengangguk pelan.

“Hmm, hujannya semakin deras…” Gumam Kyuhyun, Yeoja yang bernama Sungmin itu menatap kesekelilingnya menatap angin menghembus dengan deras. ‘Aku bahkan lupa bagaimana rasa dinginnya angin di seoul’ Batin Sungmin dengan raut wajah sedih.

“Namaku Kyuhyun…” Ucap Kyuhyun membuat Sungmin menoleh dan tersenyum manis kearah Kyuhyun.

“Senang berkenalan denganmu Kyuhyun.” Timpal Sungmin dengan senyum yang terukir manis di wajah imutnya. Sesaat terlintas gambaran seseorang di kepala Kyuhyun saat melihat senyum Sungmin.

“Hmm, ya sudah… aku mau jalan – jalan dulu da…dah.” Pamit Sungmin seraya pergi entah kemana meninggalkan Kyuhyun yang malah melongo melihat tingkah Sungmin yang kekanak – kanakan.

“Kenapa dia itu? Huh! Ini pertama kalinya aku bertemu hantu sehyperaktif ini.” Gumam Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya benar – benar tidak percaya dengan apa yang ia lihat.

☆★★★☆

 “Aigoo, harus pergi kemana, mumpung tidak ada orang yang bisa melihatku, ini pasti menyenangkan.” Gumam Sungmin dengan riangnya melompat – lompat di antara kerumunan orang – orang yang sedang menggunakan payung.

“Hmm, wah ada ddokkbokki.” Histeris Sungmin tapi saat menghambur ke pedagang kaki lima di jalanan itu, ia malah berhenti melangkah karena ia baru tersadar kalau ia adalah roh penasaran.

“Hu~ menyebalkan.” Gumam Sungmin manyun seraya berjongkok dan menyembunyikan wajahnya di antara lengannya yang menylang di atas lututnya. Sungmin menebarkan pandangannya kesekeliling mencoba mencari hal yang mungkin roh penasaran seperti dirinya bisa melakukan sesuatu.

“Ckckckckk…” Tiba – tiba dari arah belakang Sungmin terdengar suara decakkan seseorang membuat SUngmin menoleh dan tersenyum.

“Wah bertemu Kyuhyun lagi…” Ucap Sungmin seraya beranjak dan menghampiri Kyuhyun yang sedang berdiri di antara pedagang kaki lima di jalanan itu.

“Bertemu lagi??? Ya! Kau tadi pergi tak begitu jauh dari tempatku.” Timpal Kyuhyun dari sisi bibirnya membuat Sungmin bingung.

“Hmm, kenapa berbisik seperti itu?” Tanya Sungmin dengan wajah polos.

“Apa kau mau aku dibilang orang gila berbicara dengan roh hah?!” Tanya Kyuhyun, Sungmin terdiam dan melihat kesekelilingnya.

“Iya, juga… mianhae.” Bisik Sungmin dengan wajah yang lucu, membuat Kyuhyun ingin sekali tertawa melihat raut wajahnya itu.

“Aish, aku harus cepat pulang.” Gumam Kyuhyun saat ia melihat kearah jam tangannya dan bergegas pergi meninggalkan sosok Sungmin yang malah melongo tapi sedetik kemudian ia malah mengikuti Kyuhyun hingga sampai kerumah Kyuhyun.

“Eits… kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun menghalangi langkah Sungmin yang juga mau masuk kedalam rumah Kyuhyun yang bisa dibilang besar itu.

“Hmm, akukan hantu apa hantu tidak boleh masuk kedalam rumah orang… aku juga tidak mungkin mencurikan.” Terang Sungmin, Kyuhyun berpikir sebentar sambil menatap Sungmin dengan intens mencoba mempertimbangkan ucapan Sungmin.

“Benar juga, kau juga tidak mungkin mencuri.” Gumam Kyuhyun yang seketika membuat Sungmin tersenyum.

“Baiklah, kau boleh di rumahku untuk beberapa hari, setelah ingatanmu kembali… kau akan melalui jembatan arwana dan hidup tenang di duniamukan.” Jelas Kyuhyun, Sungmin mengangguk mantap.

‘Hah, baiklah… Kyuhyun  semangat ini hanya beberapa hari.’ Batin Kyuhyun seraya berbalik kearah perkarangan rumahnya di ikuti Sungmin yang sedang menabarkan senyum bahagia menatap senang kearah perkarangan rumah Kyuhyun yang begitu luas.

“Hey, kau anak orang kaya yah.” Bisik Sungmin saat dimana Kyuhyun sudah menutup payungnya dan menatap Sungmin sepintas.

“Kau bisa lihat sendirikan.” Ucap Kyuhyun sekenanya dan bergegas membuka pintu rumah, Sungmin yang melihat itu langsung mengikuti Kyuhyun. Kyuhyun menatap bingung melihat Sungmin yang berlari kecil megikutinya.

“Wae?” Tanya Kyuhyun, Sungmin bergumam pelan.

“Biarpun aku roh penasaran tapi, aku tidak bisa menembus tembok.” Ucap Sungmin dengan wajah polos, membuat Kyuhyun melongo.

‘Kurasa hantu yang satu ini benar – benar polos.’ Batin Kyuhyun sambil memiringkan kepalanya tidak habis pikir bisa bertemu dengan hantu yang begitu aneh.

“Oh~ Kyuhyun kau sudah pulang.” Tiba – tiba terdengar suara seseorang membuat Kyuhyun dan Sungmin menoleh.

“Amma, kapan amma pulang?” Tanya Kyuhyun bingung dengan kehadiran ibunya yang seharusnya berada di australi.

“Aigoo, pertanyaan apa itu? Bukannya kau seharusnya senang kalau ammamu ini pulang.” Ucap ibu Kyuhyun dengan raut wajah sedih.

“Mian, amma… tapi aku ingin tidur…” Ucap Kyuhyun seraya berlalu dengan acuhnya dari hadapan ibunya membuat Sungmin ingin sekali menendang bokong Kyuhyun.

“Mianhae, Ahjumma.” Ucap Sungmin sopan walaupun ia tahu kalau suaranya tak akan di dengar oleh ibunya Kyuhyun, Sungmin mengejar Kyuhyun yang melangkah menuju kearah lantai 2 rumah besarnya itu.

“Kyuhyun-ssi…. Kenapa bersikap seperti itu?” Tanya Sungmin, Kyuhyun berhenti melangkah dan menatap tajam kearah Sungmin.

“Jangan ikut campur.” Ucap Kyuhyun dengan nada suara yang begitu aneh dan masuk kedalam kamarnya.

“Kyu…” BBRRRAAKK tiab – tiba saja Kyuhyun membanting pintu kamarnya membuat Sungmin kaget.

“Hmm, aneh sekali…” Gumam Sungmin manyun, Sungmin berbalik dan menatap sosok yeoja sedang menatap kearahnya. ‘Kenapa yeoja itu?’ Batin Sungmin merasa aneh dengan tatapan yeoja yang kali ini menunduk dan turun kelantai dasar.

“Apa dia adiknya Kyuhyun?” Gumam Sungmin, tapi dengan cepat Sungmin mengusir pikirannya tentang keluarga Kyuhyun. Yang Sungmin pikirkan, bagaimana  caranya ia bisa cepat – cepat tenang dialamnya.

“Hmm, membosankan… apa Kyuhyun benar – benar tidur… huft~ sayang sekali aku tidak bisa tidur.” Gumam Sungmin mulai menyelusuri setiap sisi lantai 2 rumah Kyuhyun yang besar itu.

“Yang tinggal di rumah ini hanya 5 orang tapi, rumahnya sebesar ini… sungguh mubazir.” Batin Sungmin manyun saat ia melihat kesebuap foto keluarga yang terpampang di ruang tengah lantai 2.

“Tapi… sikap Kyuhyun tadi… tampaknya keadaan keluarga ini kurang baik, hmm… susah juga jadi orang kaya.” Ucap Sungmin seraya berjalan ke sisi balkon lantai 2.

“Omo, ini lapangan bola atau taman.” Gumam Sungmin kaget melihat taman halaman rumah Kyuhyun yang begitu besar dan sangat indah. Berulang kali Sungmin berdecak kagum dengan pemandangan dan tata taman yang begitu rapi di taman halaman belakang Kyuhyun.

“Ahjumma, tadi aku melihat Kyuhyun kembali berbicara sendiri.” Tiba – tiba rasa kagum Sungmin lenyap saat ia mendengar suara seseorang dari arah belakangnya.

“Dia kembali berbicara sendiri.” Terdengar suara lainnya membuat Sungmin menoleh dan di tatapnya dua orang yeoja yang pernah ia lihat baru saja, yaitu Ibunya Kyuhyun dan yeoja yang tadi ia lihat.

“Ne, apa kita perlu membawanya kembali kepsikiater?” Tanya yeoja yang ada di samping ibunya Kyuhyun itu.

“Dia pasti akan marah dengan kita.” Ucap Ibunya Kyuhyun tampak frustasi. ‘Kyuhyun berbicara sendiri…Akh… apa jangan – jangan gara – gara Kyuhyun berbicara padaku tadi.’ Batin Sungmin mengatup kuat mulutnya merasa bersalah.

“Aigoo, aniyo… Kyuhyun tidak gila tadi dia bicara padaku.” Ucap Sungmin mencoba menjelaskan kearah kedua yeoja yang sekarang ada di hadapannya, Sungmin yang merasa dia sia – sia saja berbicara kearah kedua orang yang ada di hadapannya itu, ia langsung berlari menuju kearah kamar Kyuhyun.

“Kyuhyun…Kyuhyun…Kyuhyun.” Panggil Sungmin dengan keras, sedangkan sosok namja yang ada di dalam kamar malah menggeliat di balik kasurnya sambil menutup telinganya dengan bantal.

“Omo, dia benar – benar tidur.” Gumam Sungmin seraya berjongkok di depan pintu kamar Kyuhyun meratapi nasibnya yang tidak bisa melakukan apapun.

‘Hmm, Kyuhyun mau dibawa kepsikiater hanya karena ia bicara padaku, huft~ lain kali aku tidak harus mengajaknya bicara di hadapan orang – orang.’ Batin Sungmin manyun sambil menatap nanar kearah pintu kamar Kyuhyun.

“Mianhae, sudah minta bantuan… eh malah nambah masalah.” Gumam Sungmin sedih, 1 jam , 2 jam, 3 jam…

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam 4 sore, sosok Kyuhyun yang ada di dalam kamar tampak menggeliat dan berusaha membuka matanya.

“Aigoo, aku ketiduran sampai sore lagi.” Gumam Kyuhyun seraya merenggangkan otot – otot tubuhnya, ia menatap kesekeliling ruangannya yang kosong.

“Hmm tumben sekali sepi.” Gumam Kyuhyun seraya bangkit dan berjalan kearah pintu kamarnya. Klek… Kyuhyun memutar knock pintunya dan keluar…

“Akh… Kyuhyun.” Seru Sungmin membuat Kyuhyun kaget.

“Waeyo?” Tanya Kyuhyun tampak kebingungan melihat Sungmin yang menghambur kehadapannya. Sungmin tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun, ia celingak – celinguk mengawasi keadaan dan menatap Kyuhyun.

“Tadi aku mendengar ibumu dan yeoja cantik sedang berbicara kalau mereka mau membawamu kepsikiater hanya karena kau berbicara padaku, hiks…hiks…hiks mianhae.” Isak Sungmin sedih, Kyuhyun yang bingung melihat Sungmin malah menangis hanya bisa diam dan mencerna apa yang Sungmin bicarakan padanya.

☞TBC☜


9 thoughts on “≋KyuMin | ☆GHOST☆ | Chapter 01≋

  1. hallo author…………..
    wah ad ff bru lgi ni……

    d sni umin jdi roh pnsrn,psti lucu deh klo ad roh kyk umin
    hehehhehehehehehhehehe
    trus sbnrx umin itu siapa sih?

    ok deh thor,terakhir,
    HWAITING😀

    1. Sungmin itu… adalah… (…)
      Ding #HabisWaktu
      Aigoo, sayang sekali waktunya habis… padahal belum jawab…
      Mian yah Tian, jawabannya belum bisa di kasih tau hehehehe
      Tapi buat Tian Neo Do HWAITING…
      Terima kasih atas semangatnya ^_^

  2. annyeong….
    ketika aku baca paragraf-paragraf aku jadi ingat pengalaman sendiri.. hehehehe
    ketemu sama arwah penasaran yang bertanya “mengapa aku seperti ini dan bagaimana aku bisa di sini?” itu rasanya membingungkan…kekekeke
    #malah curcol

    lanjutt ya…. ^.^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s