≋KyuMin|☆GHOST☆|Chapter 02≋


☆GHOST☆

Title : Ghost

Chapter : 02

Author : Song Sae Yoon

Genre : Mystery| Romance | Fantasy |

Rating : PG

Cast :

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Lee SungMin a.k.a Sungmin (Yeoja)

Kim Kibum a.k.a Kibum (Yeoja)

Choi Siwon a.k.a Siwon

♔♔♔

Chapter sebelumnya…

“Tadi aku mendengar ibumu dan yeoja cantik sedang berbicara kalau mereka mau membawamu kepsikiater hanya karena kau berbicara padaku, hiks…hiks…hiks mianhae.” Isak Sungmin sedih, Kyuhyun yang bingung melihat Sungmin malah menangis hanya bisa diam dan mencerna apa yang Sungmin bicarakan padanya.

Chapter 02

“Hmm, itu hal biasa.” Gumam Kyuhyun seraya berlalu dari hadapan Sungmin yang tampaknya panic sendiri, Sungmin terdiam saat melihat Kyuhyun melangkah dengan tenangnya.

“Sudah terbiasa.” Gumam Sungmin seraya mengejar langkah Kyuhyun yang menuju kearah lantai dasar.

“Oppa, kau sudah bangun.” Tiba – tiba terdengar suara yeoja yang langsung membuat Kyuhyun menoleh dan Bugh… yeoja itu dengan manja memeluk Kyuhyun, Sungmin yang melihat hal itu langsung menutup mulutnya kaget.

‘Omo..omo…omo.’ Batin Sungmin. Kyuhyun melirik sesaat kearah Sungmin dan memutar bola matanya sambil mendorong pelan tubuh yeoja yang sedang memeluknya itu.

“Kapan kau kembali?” Tanya Kyuhyun cuek seraya melangkah kearah dapur di ikuti Sungmin dan yeoja itu.

“Oppa, kitakan sudah betunangan kenapa malah, berbicara seformal itu,” Ucap yeoja yang kini malah begelayut di lengan Kyuhyun.

“Tunangan, apa ammaku yang bilang kita tunangan?” Tanya Kyuhyun yang di sambut anggukan semangat dari yeoja yang ada di sampingnya, Sungmin hanya manggut – manggut mulai mengerti dengan kondisi status Kyuhyun.

“Kenapa mengangguk seperti itu?” Tanya Kyuhyun blak – blakkan membuat yeoja yang disamping menoleh kebelakang.

“Oppa berbicara dengan siapa?” Tanya Yeoja yang ada disamping Kyuhyun dengan bingung. Kyuhyun melirik Sungmin yang kini malah menunjukkan wajah lucu karena kaget.

“Dengan gadis yang ada di belakangmu.” Ucap Kyuhyun, yeoja di samping Kyuhyun langsung menoleh dengan tatapan takut.

“Oppa, apa di sini ada hantu?” Tanya yeoja itu dengan tubuh yang bergetar. Kyuhyun mengambil segalas air dan mengangguk pelan sambil menatap Sungmin. Sungmin yang ditatap oleh Kyuhyun hanya manyun.

“Dia tidak akan bisa melihatku.” Ucap Sungmin polos, Kyuhyun mengangkat bahunya dan menatap ke sosok yeoja yang kali ini mulai berjaga jarak dengannya.

“Hmm, aduh… tiba – tiba kepalaku jadi pusing, aku pulang dulu yah oppa.” Ucap yeoja itu seraya menghambur pergi meninggalkan Kyuhyun yang hanya menatap dari jauh yeoja yang pergi itu, sedangkan Sungmin hanya melongo melihat yeoja itu pergi entah kemana.

“Apa dia sakit kepala karenaku?” Tanya Sungmin sambil menggigit jarinya, Kyuhyun menatap Sungmin dengan tatapan aneh membuat Sungmin cengengesan malu – malu di tatap Kyuhyun seperti.

“Kenapa manatapku seperti itu?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menaikkan alisnya dengan aneh.

“Tidak apa – apa.” Ucap Kyuhyun seraya berlalu dari hadapan Sungmin, Sungmin hanya manyun seraya mengikuti langkah Kyuhyun. Kyuhyun yang menyadari kalau Sungmin terus mengikutinya, ia berbalik dan menatap marah kearah Sungmin.

“Berhenti mengikutiku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin mengangkat kepalanya untuk menatap Kyuhyun.

“Hmm, jika tidak mengikutimu, aku harus pergi kemana.” Ucap Sungmin cemberut, Kyuhyun memutar bola matanya.

“Pergi kemana saja, asalkan jangan mengikutiku lagi.” Ucap Kyuhyun seraya kembali kedalam kemarnya, Sungmin menebarkan pandangannya.

“Huft~ kemana yah.” Gumam Sungmin benar – benar bingung harus kemana. Ia melangkah pelan menuruni anak tangga dan berjalan kearah pintu menuju taman belakang perkarangan rumah Kyuhyun.

Suara hujan masih terdengar di luar. ‘Kenapa dua hari ini, hujan terus turun?’ Batin Sungmin saat ia melihat jelas rintikan hujan di luar.

“Hmm, aku jadi sedih.” Gumam Sungmin seraya duduk di lantai sambil menatap kearah luar pintu kaca.

Sedangkan Kyuhyun, sekarang sedang menatap nanar kearah jendela kamarnya dimana rerintikan hujan masih terlihat jelas di luar.

FLASHBACK

Hujan turun dengan derasnya membuat separuh blazer yang di pakai Kyuhyun basah.

“Sa…Sa…Sanbae.” Tiba – tiba terdengar suara gemetar dari arah belakang Kyuhyun, Kyuhyun menoleh dan menatap sosok yeoja manis sedang menunduk sambil menyodorkan sebuah payung berwarna biru.

Kyuhyun menatap bingung kearah yeoja yang ada di belakangnya itu. “Sanbae, aku bawa 2 payung, jadi sanbae bisa menggunakan yang ini.” Ucap yeoja itu tanpa punya keberanian untuk menatap kearah Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum dan mengambil payung yang di sodorkan oleh Heobaenya itu.

“Gomawo.” Ucap Kyuhyun, yeoja itu mengangkat wajahnya yang sedang memerah dan tersenyum senang seraya pergi meninggalkan Kyuhyun yang sekarang tertawa melihat tingkah Heobaenya itu.

Keesokkan harinya Kyuhyun bermaksud untuk mengembalikan payung yang di berikan oleh heobaenya itu, tapi… Kyuhyun sama sekali tidak bertemu dengan Heobae yang tampaknya hanya beda 1 tingkatan dengannya.

‘Aneh.’ Batin Kyuhyun saat hari demi hari ia terus mencari Heobae itu tapi nihil—ia tidak bisa menemukan Heobae yang telah membantunya.

Semenjak hilangnya Heobae itu, hampir setiap hari Seoul di landa hujan yang deras.

FLASHBACK END

Sampai sekarang Kyuhyun masih kepikiran dengan Heobae misterius itu.

“Apa jangan – jangan ia pindah sekolah?” Gumam Kyuhyun untuk kesekin kalinya ia berpikir seperti itu. Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah lain menatap kosong lurus kedepan.

Tanpa terasa hari sudah malam, rerintikan hujan mulai berkurang… suasana di rumah Kyuhyun sangat sepi, dimana ibu Kyuhyun sedang pergi entah kemana kini hanya ada Kyuhyun di rumah dengan Sungmin yang masih duduk di depan pintu kaca yang menuju taman belakang perkarangan rumah Kyuhyun.

“Apa yang kau lihat?” Tanya Kyuhyun saat ia menuruni tangga, Sungmin yang mendengar suara Kyuhyun langsung menoleh.

“Och, aku sedang melihat bunga.” Jawab Sungmin, Kyuhyun terpaku sesaat dan menata keluar pintu kaca.

“Kenapa kau tidak keluar?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatap sedih keluar.

“Sudah ku bilang biarpun aku roh tapi aku tidak bisa menembus tembok.” Jawab Sungmin, Kyuhyun menghela nafasnya dan berjalan kearah pintu yang ada dihadapan Sungmin.

Klek, Kyuhyun membuka pintu itu dan menatap Sungmin. “Kau mau keluar?” Tanya Kyuhyun, Sungmin mengangkat kepalanya untuk menatap Kyuhyun. Ia menggelengkan kepalanya, Kyuhyun menaikkan alisnya bingung.

“Di luar sana, banyak roh yang jahat… mereka akan menindasku.” Jawab Sungmin saat ia melihat sosok mistis seperti dirinya sedang mondar – mandir dengan tampang yang menyeramkan.

Kyuhyun menatap keluar dan yah—memang benar kata Sungmin, di luar sana banyak roh yang memiliki aura hitam, membuat Kyuhyun kembali menutup pintu itu.

“Lalu apa yang akan kau lakukan?” Tanya Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan baranjak dari tempatnya.

“Aku mau nonton tv.” Jawab Sungmin langsung, Kyuhyun melongon mendengar keinginan Sungmin.

“Nonton TV.” Gumam Kyuhyun tidak habis pikir, karena selama ini permintaan para roh penasaran yang minta bantuan dengannya adalah berjalan di tengah malam, dan menghantui beberapa orang.

“Kenapa, apa aku tidak boleh menonton Tv.” Ucap Sungmin manyun, Kyuhyun tersenyum sesaat dan berjalan kearah ruang tengah, Sungmin dengan senangnya mengikuti Kyuhyun.

Kyuhyun mengambil remote TV dan menyalakannya. Sungmin dengan senang langsung duduk di sofa dengan pandangan focus kearah TV. Kyuhyun melihat tingkah Sungmin yang seperti anak kecil hanya bisa tersenyum dan berjalan kearah dapur.

Sebelum Kyuhyun pergi, Sungmin menatap Kyuhyun dengan bingung.

Saat di dapur, Kyuhyun membuka kulkas.

“Aigoo, apa aku harus makan mie instan.” Bisik Kyuhyun mulai cemberut karena ia tidak menemukan makanan di kulkas.

“Kyuhyun…” Tiba – tiba suara  Sungmin terdengar di belakang Kyuhyun, membuat Kyuhyun menoleh.

“Kenapa? apa kau mau nonton Tv yang lainnya?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menggelengkan kepalanya.

“Aniyo, tapi… tadi eommamu meninggalkan secarik kertas di atas meja.” Jawab Sungmin, Kyuhyun diam sesaat dan berjalan kearah meja makan. Ia mengambil secarik kertas yang bertuliskan ‘Kyuhyun, jika kau makan… pesan saja makanan siap saji… ini no telphonenya.’ Kyuhyun bergumam sesaat dan menatap Sungmin yang kembali duduk di sofa ruang tengah.

Kyuhyun merongoh saku celananya mengambil HP dan menghubungi no telephone yang ada di secarik kertas itu, sambil menatap Sungmin yang kali ini sedang menunjukkan raut wajah lucu saat menonton TV.

Setelah memesan beberapa makanan, Kyuhyun berjalan menuju sofa dimana Sungmin sedang menonton TV. “Kau suka acara ini?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menoleh kearah Kyuhyun dan mengangguk.

“Ne.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan duduk di samping Sungmin. Sesaat suasana sangat hening, tak ada diantara Kyuhyun dan Sungmin ingin membuka topic pembicaraan.

“Hujan lagi.” Bisik Sungmin membuat Kyuhyun menoleh ke pintu kaca yang menuju ke taman belakang perkarangannya. Rerintikan hujan kembali membasahi halaman rumah dan suasana dingin kembali melanda.

“Langit sedang menangis.” Gumam Kyuhyun, Sungmin menoleh kearah Kyuhyun.

“Menangis, langit juga bisa menangis.” Pekik Sungmin polos, membuat Kyuhyun mengangat bahunya memilih untuk menutup mulutnya.

“Hmm, siapa yang membuatnya menangis.” Bisik Sungmin manyun, Kyuhyun tersenyum tipis dan tiba – tiba suara bel terdengar dari luar. Kyuhyun bangkit dan berjalan kearah pintu.

“Selamat malam, ini pesanan anda… maaf agak terlambat.” Ucap salah seorang deliver yang sedang membawakan makanan yang di pesan Kyuhyun.

“Oh, ne… ini uangnya.” Ucap Kyuhyun seraya menyodorkan beberapa lembar uang dan mengambil bungkusan yang ada di tangan deliver itu, saat Kyuhyun berbalik seraya menutup pintu, Kyuhyun tak melihat lagi sosok Sungmin duduk di sofa tengah.

“Hmm, kemana dia?” Gumam Kyuhyun seraya berjalan kearah dapur. Saat makan Kyuhyun terus mencuri pandang kearah ruang tengah tapi sosok Sungmin juga tidak terlihat, jangan – jangan ia kembali tidak bisa melihat hal yang mistis—Yah itulah yang di pikirkan oleh Kyuhyun. Sampai selesai makan Kyuhyun masih mencoba menatap ke ruang tengah dimana TV masih menyala.

“Kemana dia?” Tanya Kyuhyun untuk kesekian kalinya, Kyuhyun beranjak dari tempatnya dan berjalan kearah ruang tengah tapi nihil—tak ada satupun bayang – bayang dari Sungmin.

“Sungmin… Sungmin.” Panggil Kyuhyun seraya berjalan mengitari ruang – ruang yang ada di lantai dasar.

‘Hikss…hiks..hiks’ Selintas terdengar suara isak tangis membuat Kyuhyun menoleh ke sebuah ruangan dimana dulunya adalah kamar adik perempuannya.

“Hmm, apa yang kau lakukan?” Tanya Kyuhyun seraya masuk kedalam ruangan itu.

“Bukan aku yang menangis.” Ucap Sungmin kaget langsung mengangkat kedua tangannya, Kyuhyun menaikkan alisnya bingung.

“Lalu siapa?” Tanya Kyuhyun, Sungmin dengan takut – takut menatap ke sisi ruangan dimana sosok mistis bertubuh kecil sedang menangis.

“Kau membuatnya menangis?” Tuduh Kyuhyun kearah Sungmin, Sungmin mengembungkan pipinya lucu.

“Tentu saja bukan.” Bantah Sungmin, Kyuhyun berdecak pelan dan menatap sosok yang kini malah menatap aneh kearah Kyuhyun dan Sungmin.

“Benang merah itu mengikat kalian.”  Ucap sosok itu membuat Kyuhyun dan Sungmin saling menatap bingung.

“Benang? Benang apa maksudmu?” Tanya Sungmin dengan suara aneh, sosok itu hanya tersenyum tipis dan secara perlahan ia menghilang begitu saja.

“Hmm. Aku ingin tidur.” Ucap Kyuhyun seraya pergi, Sungmin hanya manyun karena ia masih bingung dengan ucapan sosok mistis yang kini menghilang entah kemana.

KEESOKAN HARINYA

Pagi ini sungguh berbeda bagi Kyuhyun, bagaimana tidak… sejak berangkat sekolah dan sampai di sekolah, Sungmin tidak henti – hentinya berbicara. Membuat Kyuhyun ingin sekali menutup telinganya dan membentak Sungmin untuk diam, tapi itu percuma—setiap kali Kyuhyun ingin membentak selalu saja ada orang yang akan menatap Kyuhyun, membuat Kyuhyun mengurungkan niatnya untuk memarahi Sungmin.

“Kyuhyun…Kyuhyun…Kyuhyun, kenapa duduk di belakang, bukankah di depan banyak yang kosong. Oya apa kau tidak punya teman sebangku. Wah, kelasmu bagus sekali.” Cercos Sungmin tanpa henti, membuat Kyuhyun berdecak kesal berulang kali.

“Sungmin-ssi… tak bisakah kau diam.” Bisik Kyuhyun di sisi bibirnya. Sungmin menoleh kearah Kyuhyun dan bergegas mengatup mulutnya dengan tangan kanannya dan mengangguk pelan.

“Hmm.” Kyuhyun bergumam dan tak lama kemudian, pelajaranpun di mulai. Selama pelajaran Sungmin bersikap sangat tenang. Membuat Kyuhyun kurang merasa nyaman.

“Hujan lagi.” Bisik Sungmin membuat Kyuhyun menatap keluar jendela dimana hujan kembali turun dengan derasnya.

“Masih menangis.” Gumam Kyuhyun, Sungmin cemberut merasa sedih.

Setelah jam sekolah berakhir, Kyuhyun seperti biasanya ia memilih untuk bersantai beberapa saat di kelas.

“Payung…” Gumam Sungmin, Kyuhyun menatap kearah Sungmin.

“Wae?” Tanya Kyuhyun, Sungmin mengangkat kepalanya dan menatap kearah luar jendela.

“Tadi pagi aku teringat dengan payung warna merah.” Jawab Sungmin, Kyuhyun memperbaiki posisi duduknya dan menatap Sungmin tertarik.

“Payung? Selain itu apa yang kau ingat?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menggelengkan kepalanya.

“Aku hanya ingat payung warna merah.” Jawab Sungmin, saat mendengar kata payung, Kyuhyun langsung teringat dengan payung yang pernah di berikan oleh Heobaenya beberapa minggu yang lalu.

“Kyuhyun, aku mau makan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun membulatkan matanya tidak percaya.

“Apa hantu sekarang bisa makan dan minum?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menggelengkan kepalanya.

“Lalu?” Tanya Kyuhyun… Sungmin menunjukkan senyum manisnya dan…

DI RESTO

“MWO, Jadi kau mau aku memakan ini semua.” Pekik Kyuhyun mulai emosi.

“Kyuhyun-ah disini banyak orang, jangan berteriak seperti itu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun berdecak menatap kesekitarnya.

“Ya, kau mau akan memakan ini semua dan mengatakan rasa satu persatu makanan ini.” Bisik Kyuhyun, Sungmin mengangguk dengan wajah yang begitu manis membuat Kyuhyun sulit untuk menolaknya.

“Aish.” Desis Kyuhyun frustasi…

☞TBC☜


8 thoughts on “≋KyuMin|☆GHOST☆|Chapter 02≋

  1. Aaaa,aku baru baca chap. 1 tadi pagi,ternyata chap. 2 skarang uda di post,
    agak mrinding thor waktu bagian KyuMin ketemu sosok kecil yg tiba tiba menghilang,haha
    tapi seruuuu,lanjut yaaa,jangan lama lama chap. 3 nya wkwk

    1. Wah author, berarti cew yg ngasi tu payung bukan sungmin,beda warna yak u,u
      oh iya,apa kyuhyun gak inget wajah heobae yg ngasi payung ke kyu?
      #aku kepooo

  2. hehe gg sabar chap 3 hehe seru nie. Kynya yg dipikir kyu yg ngsih pyung itu sungmin sendiri ya. Tpi gmn mw bersama klu umin’a mninggal. Tpi aku serahkan pada chingu aja dech. Di tunggu ya.

  3. jgn2 hoobae yg d maksud kyu itu ming yak? min kan waktu itu bw payung dua. yg biru yg d kshn k kyu kan????
    aaarrrghhh… aq jd penasaran ToT
    lanjuuutttt donkk….. jebaaallll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s