≋KyuMin | ☆GHOST☆ | Chapter 03≋


GHOST

 

Title : Ghost

Chapter : 01

Author : Song Sae Yoon

Genre : Mystery| Romance | Fantasy |

Rating : PG

Cast :

Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

Lee SungMin a.k.a Sungmin (Yeoja)

Kim Kibum a.k.a Kibum (Yeoja)

Choi Siwon a.k.a Siwon

♔♔♔

Chapter sebelumnya

DI RESTO 

“MWO, Jadi kau mau aku memakan ini semua.” Pekik Kyuhyun mulai emosi.

“Kyuhyun-ah disini banyak orang, jangan berteriak seperti itu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun berdecak menatap kesekitarnya.

“Ya, kau mau akan memakan ini semua dan mengatakan rasa satu persatu makanan ini.” Bisik Kyuhyun, Sungmin mengangguk dengan wajah yang begitu manis membuat Kyuhyun sulit untuk menolaknya.

“Aish.” Desis Kyuhyun frustasi…

Chapter 03

Selama Kyuhyun makan, Sungmin dengan manisnya menopang dagu sambil menatap Kyuhyun aneh, membuat Kyuhyun salah tingkah di tatap seperti itu.

 

“Kenapa menatapku seperti itu?” Tanya Kyuhyun sambil mengalihkan pandangannya kearah lain.

 

“Kau tidak memberitahuku rasa masakannya.” Jawab Sungmin manyun, Kyuhyun berdeham sesaat dan menatap kesekitarnya.

 

“Ehem, rasanya sangat enak.” Ucap Kyuhyun seraya melahap makanannya. Sungmin meneggakkan tubuhnya merasa sangat senang bagaikan dialah yang sedang makan saat itu.

 

Setelah selesai makan, Kyuhyun langsung pergi ke counter sedangkan Sungmin langsung melesat mengikuti seorang yeoja yang baru saja keluar dari resto itu dari belakang.

 

‘Kenapa langitnya menangis terus.’ Bisik Sungmin seraya menatap kelangit yang mendung, rerintikan hujan dengan mudahnya menembus tubuh transparannya.

 

Ciitt Brraakkk… Suara decitan rem mobil terdengar di persimpangan jalan yang tak jauh dari tempat Sungmin berdiri saat itu.

 

Tanpa Sungmin sadari air matanya keluar dan saat ia menoleh seorang gadis sedang tergeletak dengan bersimbah darah di tengah jalan dan payung yang melayang kearah dirinya. Payung yang berwarna Biru.

 

“Biru…” Gumam Sungmin dengan nada suara pelan nyaris tak terdengar.

 

“Ada kecelakaan ya.” Ucap Kyuhyun mengagetkan Sungmin, Sungmin menoleh dan mengangguk. Kyuhyun menatap wajah Sungmin.

 

“Kau menangis.” Ucap Kyuhyun, Sungmin kaget dan menyentuh wajahnya.

 

“Hmm, kurasa iya.” Gumam Sungmin, Kyuhyun bingung melihat Sungmin dan menoleh kearah kerumunan orang yang sedang mencari bantuan.

 

“Ini seperti Dejavu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun terdiam sesaat dan menatap Sungmin dengan teliti.

 

“Maksudmu?” Tanya Kyuhyun, Sungmin tersenyum manis.

 

“Aku merasa baru saja kemarin akulah yang sedang tergeletak di tengah jalan dengan bersimbah darah seperti yeoja itu.” Terang Sungmin, membuat Kyuhyun mematung.

 

Di dalam pikiran Kyuhyun juga merasa seperti dejavu dimana beberapa minggu yang lalu bertepatan dimana hilangnya Heobae yang ia cari itu, ada sebuah kecelakaan besar di tempat yang sama dimana ia sedang berdiri saat ini.

 

“Apa kau sudah ingat semuanya?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menggelengkan kepalanya.

 

“Tidak, aku tidak bisa mengingat apapun. Barusan juga entah kenapa aku berpikir seperti itu.” Jawab Sungmin, Kyuhyun mengawasi wajah Sungmin.

 

‘Kecelakaan’ Batin Kyuhyun, Kyuhyun beralih melihat payung berwarna biru yang sedang tergeletak di tengah jalan.

 

“Kenapa aku tidak bisa melupakan gadis itu?” Batin Kyuhyun merasa aneh dengan dirinya sendiri. Hujan turun semakin deras.

 

“Hujannya semakin deras… kajjah, kita pulang saja.” Ajak Sungmin, Kyuhyun menaikkan alisnya.

 

“Siapa maksudmu Kita?” Tanya Kyuhyun membuat Sungmin menunjukkan ekpresi yang lucu.

 

“Hmm,apa aku tidak di izinkan ikut pulang bersamamu?” Tanya Sungmin manyun, Kyuhyun berbalik  dan meninggalkan Sungmin yang kini hanya bisa manyun ditempatnya.

 

“Ya~ Cho Kyuhyun-ssi.” Panggil Sungmin, tapi Kyuhyun terus berjalan meninggalkan Sungmin yang mulai berusaha menyamakan langkahnya dengan Kyuhyun yang begitu cepat.

 

Sesaat Kyuhyun dan Sungmin berjalan bersama, tampak jelas antara mereka mempunyai perbedaan dimana satu sisi Kyuhyun sedang memegang payung berwarna biru dimana payung itu adalah payung pemberian Heobae yang entah kenapa membuatnya sulit di lupakan.

 

Sedangkan di sisi lain Sungmin seorang roh penasaran yang mempunyai paras yang begitu cantik menggunakan gaun berwarna cream dengan rambut panjangnya sedang berjalan dengan senyum yang manis terukir indah di bibirnya. Tapi sangat di sayangkan orang – orang tidak bisa melihat senyumnya itu.

 

“Berhenti tersenyum seperti itu, kau bisa dianggap orang gila.” Bisik Kyuhyun, Sungmin tertawa renyah mengejek Kyuhyun.

 

“Mana mungkin ada yang melihatku.” Ucap Sungmin dengan tingkah kekanak – kanakkan.

 

“Aku bisa melihatmu.” Timpal Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan berdiri di hadapan Kyuhyun.

 

“Jadi kau berpikir aku gila.” Ucap Sungmin cemeberut. Kyuhyun berpikir sesaat dan berlalu dari hadapan Sungmin, membuat Sungmin tambah dongkol melihat sikap Kyuhyun.

 

“Huh! Dasar.” Gerutu Sungmin seraya mengikuti Kyuhyun dengan perasaan kesal. Tapi saat ia menatap Kyuhyun dari belakang, Sungmin merasa ia pernah berdiri dengan jarak yang sama seperti saat ini bersama Kyuhyun, Entah kapan hal itu terjadi, tapi hal itu membuat Sungmin terlalu takut untuk memikirkannya.

 

Hujan semakin deras. Dan…

 

“Kyuhyun!” Tiba – tiba terdengar suara seseorang membuat Kyuhyun menoleh kebelakang dimana seorang yeoja cantik sedang menghampirinya.

 

“Kibum-ssi, bagaimana kau bisa di sini?” Tanya Kyuhyun bingung saat yeoja cantik dengan payung berwarna abu – abu berada di hadapannya.

 

“Hmm, aku mau menjenguk Siwon.” Jawab yeoja yang bernama Kibum itu dengan senyum manis.

 

“Kau sendiri, kenapa di sini… tumben sekali ketempat ini, biasanya hanya di rumah.” Ucap Kibum dengan tatapan aneh kearah Kyuhyun, Kyuhyun bergumam sambil melirik Sungmin yang hanya mematung melihat percakapan kedua orang di hadapannya.

 

“Aku hanya ingin mencari udara segara, Oya… bagaimana kedaannya Siwon apa di baik – baik saja?” Tanya Kyuhyun, Kibum tersenyum miris.

 

“Keadaannya masih seperti kemarin, kata dokter tak ada kemungkinan hidup lagi untuk Siwon, otaknya berhenti berkerja dan keadaannya semakin buruk” Terang Kibum. Kyuhyun menundukkan wajahnya merasa sedih.

 

“Siwon… Siwon… Siwon.” Gumam Sungmin membuat Kyuhyun menoleh kearah Sungmin. Kibum yang melihat Kyuhyun menatap kesampingnya langsung bertanya.

 

“Apa yang kau lihat?” Tanya Kibum yang seketika membuat Kyuhyun kaget.

 

“Aniyo, bukan apa – apa… Dan bagaimana keadaan adiknya Siwon, bukankah seminggu yang lalu, adiknya kecelakaan?” Tanya Kyuhyun, Kibum tersenyum tipis.

 

“Keadaannya masih koma.” Jawab Kibum membuat Kyuhyun manggut – manggut mengerti.

 

“Ya, sudah aku pergi dulu… sampai jumpa besok.” Pamit Kibum seraya pergi meninggalkan sosok Kyuhyun yang hanya bisa tersenyum tipis.

 

“Ternyata masih banyak orang yang berada di ambang kematian.” Gumam Sungmin dengan tatapan kosong, Kyuhyun menatap sesaat kearah Sungmin bergegas pergi.

 

MALAM HARINYA

Hujan masih turun dengan derasnya, Sungmin duduk di depan pintu teras jendela kamar Kyuhyun.

 

“Uljima, hm… bagaimana caranya untuk menghibur langit.” Gumam Sungmin dan KLEK Suara pintu  kamar mandi di tutup, Sungmin menoleh kearah belakang dan DEG!!!

 

“KKKKYYYAAAA~” Teriak Sungmin membuat Kyuhyun kaget.

 

“Bagaimana kau bisa masuk kedalam kamrku huh.” Bentak Kyuhyun seraya menutup tubuh bagian atasnya dengan handuk kecil yang mengalung di bahunya.

 

“Hmm, itu… kau lupa menutup pintu kamarmu.” Ucap Sungmin tidak jelas karena ia menutup wajahnya, Kyuhyun menaikkan alisnya dan menatap kearah pintu kamarnya yang terbuka.

 

“Ck, seharusnya jangan masuk, tutup terus wajahmu, aku ingin mengganti baju.” Ucap Kyuhyun membuat Sungmin semakin menyembunyikan wajahnya di telapak tangannya. Kyuhyun melirik pelan kearah Sungmin.

 

“Aigoo, sungguh polos.” Gumam Kyuhyun, beberapa saat kemudian setelah Kyuhyun mengganti pakaiannya ia tak langsung meminta Sungmin untuk berhenti menyembunyikan wajahnya, Kyuhyun duduk di atas ranjang dan menatap sosok Sungmin yang memiliki tubuh transparan dimana ia tidak tahu apa warna rambut Sungmin, warna mata Sungmin, dan warna kulit Sungmin.

 

“Sanbae…” Tiba – tiba suara itu terlintas di pikiran Kyuhyun, membuat Kyuhyun memegang kepalanya.

 

“Ck, kenapa aku teringat gadis it uterus.” Bisik Kyuhyun membuat Sungmin yang dengan takut – takut membuka matanya.

 

“Hee~ Kyuhyun kenapa tidak bilang sudah selesai ganti bajunya.” Marah Sungmin, Kyuhyun tidak menghiraukan suara marah Sungmin, ia malah membaringkan tubuhnya dan mencoba untuk tertidur.

 

“Ya Cho Kyuhyun-ah.” Panggil Sungmin, Kyuhyun menggeliat pelan dan menutup kepalanya dengan bantal membuat Sungmin manyun,

 

Beberapa menit kemudian terdengar suara dengkuran halus dari Kyuhyun, membuat Sungmin tersenyum. Sungmin menebarkan pandangannya ke seluruh ruangan Kyuhyun, mencoba mencari hal yang mungkin bisa ia lakukan.

 

“Hm.” Gumam Sungmin tertarik kesebuh payung berwarna biru yang sejak kemarin di bawa oleh Kyuhyun.

 

“Payung ini bahkan di bawa kedalam kamar.” Gumam Sungmin seraya mendekat dan mencoba meraih payung itu, tapi seperti biasanya payung itu malah menembus tangan Sungmin.

 

“Hiks… sebenarnya apa yang terjadi padaku.” Tangis Sungmin berusaha menutup mulutnya untuk tidak menganggu Kyuhyun yang sedang tertidur.

 

Jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi, Sungmin duduk melihat rerintikan hujan yang mulai mereda di luar.

 

“Kau masih melihat hujan.” Ucap Kyuhyun membuat Sungmin kaget, Sungmin menoleh kearah Kyuhyun yang sedang susah payah membuka matanya.

 

“Naeyo, apa aku membuatmu terbangun?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

 

“Aniyo, aku memang sering terbangun sepagi ini.” Terang Kyuhyun seraya bangkit dan berjalan kearah luar. Sungmin melihat Kyuhyun keluar langsung mengikuti Kyuhyun.

 

“Kyuhyun, aku ingin melakukan sesuatu.” Ucap Sungmin, membuat Kyuhyun berhenti melangkah dan menoleh kearah Sungmin.

 

“Melakukan apa?” Tanya Kyuhyun, Sungmin tersenyum…

 

‘Apa ada hantu yang meminta pada seseorang untuk melihat bunga yang bermekaran pada pagi hari.’ Batin Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum dan tertawa pelan. ‘Yah ku rasa, aku baru saja melihat hantu itu.’ Batin Kyuhyun saat melihat Sungmin sedang berjongkok berhadapan dengan bung mawar yang belum mekar.

 

“Lama sekali.” Keluh Sungmin manyun.

 

“Tunggu saja.” Ucap Kyuhyun seraya mempererat jaketnya, Sungmin yang melihat Kyuhyun tampak kedinginan langsung menunjukkan wajah lucunya membuat Kyuhyun kebingungan.

 

“Kenapa Kyuhyun, ikut keluar… di luar sinikan dingin.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum.

 

“Benarkah, dari mana kau tahu di sini dingin, kau kan hantu.” Timpal Kyuhyun membuat Sungmin terdiam.

 

“Benar juga, tapi kenapa kau menggigil seperti itu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun berpikir sesaat.

 

“Aku terlalu senang untuk melihat mekarnya bunga mawar.” Dusta Kyuhyun membuat Sungmin tersenyum senang.

 

“Jincha. Ternyata kau itu baik.” Ucap Sungmin seraya kembali menatap dengan intens bunga mawar yang ada dihadapannya.

 

“Jadi selama ini kau menganggapku jahat.” Marah Kyuhyun, membuat Sungmin memainkan jarinya dan mengangguk.

 

“Ne, soalnya wajahmu sangat menakutkan dan kau juga selalu menatap orang dengan aneh.” Bisik Sungmin, Kyuhyun berdecak kesal ingin sekali rasanya ia menjitak kepala Sungmin, tapi sayangnya itu tidak akan mungkin.

 

“Akh, mulai mekar.” Pekik Sungmin membuat Kyuhyun tertarik untuk melihat bunga mawar yang ada dihadapan Sungmin. Saat bunga itu mulai membuka satu persatu kelopaknya, Kyuhyun mengangkat kepalanya melihat matahari yang mulai muncul di pelupuk timur.

 

“Kenapa aku tidak sadar kalau ada pemandangan seindah ini.” Bisik Kyuhyun membuat Sungmin menoleh dan menatap Kyuhyun.

 

“Hmm, setiapa pagi aku melihat ini.” Bisik Sungmin membuat Kyuhyun menatap Sungmin dan tersenyum meremehkan.

 

Saat sarapan pagi, ini untuk pertama kalinya Kyuhyun sarapan pagi di rumah, biasanya ia langsung berangkat kesekolah tanpa pamitan dengan orang tuanya.

 

“Kyuhyun, bagaimana rasanya?” Tanya Sungmin saat ia melihat Kyuhyun sedang melahap roti isi yang tampaknya sangat lezat, Kyuhyun bergumam sesaat.

 

“Rasanya aneh.” Jawab Kyuhyun, membuat Sungmin memiringkan kepalanya merasa bingung.

 

“Aneh, aku jadi tidak tertarik.” Gumam Sungmin, Kyuhyun tertawa pelan saat melihat ekspresi Sungmin. Setelah selesai makan Kyuhyun bergegas berangkat ke sekolah.

 

“Ah~ Kyuhyun jangan berlari.” Seru Sungmin yang ketinggalan jauh dari Kyuhyun yang tampaknya tidak memperdulikan suara Sungmin yang jauh di belakangnya.

 

“Ih~ awas saja.” Geram Sungmin dan seketika Sungmin menghilang lalu tiba – tiba muncul dihadapan Kyuhyun dan BBBUUGGHH…

 

“Argh” “Kyu.” Suara Sungmin dan Kyuhyun saling tumpang tindih.

 

“Sungmin kenapa tiba – tiba muncul kan gak keliatan ada tiang listrik di sini.” Marah Kyuhyun, Sungmin menyamakan tubuhnya dengan Kyuhyun yang sedang mengelus kepalanya dalam keadaan terduduk di depan tiang listrik yang ia tabrak karena Sungmin yang tiba – tiba muncul di hadapannya.

 

“Hmm, mian… aku hanya ingin membuatmu berhenti berlari.” Ucap Sungmin dengan nada suara yang bergetar.

 

“Aku sedang berhenti dan kau puas sekarang.” Marah Kyuhyun yang kali ini ia menjadi pusat perhatian orang karena di anggap sedang memarahi tiang listrik di hadapannya.

 

“Mianhae… hiks…aku hanya kau jangan terlalu tergesa – gesa… hiks…hi”s” Tangis Sungmin membuat hati Kyuhyun luluh— walapun ia masih marah. Di tatapnya orang – orang yang sedang menatapnya dengan aneh.

 

“Hah, ya ampun.” Gumam Kyuhyun seraya berlalu dari hadapan Sungmin, Kyuhyun meninggalkan Sungmin yang masih menangis.

 

Saat di gerbang sekolah, Kyuhyun berhenti sesaat dan menoleh kebelakang.

 

“Apa aku keterlaluan?” Tanya Kyuhyun pada dirinya dan ini untuk pertama kalinya Kyuhyun memperhatikan orang lain. Tapi dengan cepat ia tepis perasaannya itu dan bergegas masuk kedalam perkarangan sekolah.

 

Selama proses belajar mengajar tak ada satupun materi yang masuk kedalam otak Kyuhyun, Kyuhyun selalu menatap kearah sampingnya dimana biasanya Sungmin selalu bergumam tidak jelas dengan raut wajah lucu.

 

“Kenapa aku malah kepikiran dengannya, argh ini gila.” Geram Kyuhyun yang seketika di tatap teman – teman satu kelasnya.

 

Sedangkan Sungmin hanya bisa manyun sambil duduk di bangku taman.

 

“Kyuhyun jahat kenapa malah meninggalkanku.” Omel Sungmin dengan raut wajah yang lucu.

 

TES TES TES

“Akh, Hujan lagi…” Gumam Sungmin saat melihat rerintikkan hujan kembali turun. Sungmin memperhatikan orang – orang yang sedang berlalu lalang menggunakan payung dan jas hujan tampak terburu – buru.

 

Sungmin menutup matanya dan…

 

FLASHBACK

“Sungmin, kakakmu akan di operasi hari ini, jadi cepatlah ke rumah sakit” Terdengar suara dari seberang sana dari saluran HP.

 

“Ne, aku dalam perjalanan.” Sahut Sungmin seraya bergegas ke rumah sakit dan menutup panggilan di HP.nya, tapi saat di tengah perjalanan Sungmin melihat salah satu namja yang sudah ia idolakan sejak SMP.

 

“Huh!” Pekik Sungmin ingin berbalik tapi langkah Sungmin terhenti saat ia kembali menoleh dan menatap sosok namja itu sedang dalam keadaan separuh basah.

 

“Hmm, eotte?” Gumam Sungmin seraya mengeluarkan payung kesayangan kakaknya.

 

“Oppa, dia adalah orang yang ku sukai, jadi lindungi dia.” Bisik Sungmin seraya berjalan dengan tingkah kikuk.

 

“Sa…Sa…Sanbae.” Dengan suara bergetar Sungmin menyodorkan payung kesayangan kakaknya kearah namja yang kini menoleh kearahnya.

 

“Sanbae, aku bawa 2 payung, jadi sanbae bisa menggunakan yang ini.”Ucap Sungmin dengan nada suara yang begitu gugup, namja yang ada di hadapannya tersenyum dan meraih payung yang ia sodorkan.

 

“Gomawo.” Ucapnya, Sungmin yang begitu senang menatap sekilas namja yang ada dihadapannya itu dan pergi begitu saja.

 

“Huft~ Kya, aku senang sekali.” Gumam Sungmin saat ia menyadari baru saja ia berbicara dengan namja yang sangat ia sukai.

 

Dengan perasaan senang Sungmin kembali melangkah menuju kepersimpangan jalan.

 

“Hmm, lampu merah.” Gumam Sungmin seraya menyelusuri zebra Cross tapi tiba – tiba saja terdengar …

TBC


4 thoughts on “≋KyuMin | ☆GHOST☆ | Chapter 03≋

  1. hahahahay…. awalnya aku kira ceritanya sama pengalaman pribadi yang didatengin arwah penasaran tapi ternyata beda… enak banget kyuhyun didatengin sungmin,.. bukan kakek-kakek tua yang kebingungan mengapa ia bisa meninggal,…
    tosh, lanjut… ditunggu ceritanya…

  2. ceritanya menarik. apa mungkin yeoja yg lg mengganggu pikiran kyu itu sungmin. gak sabar nih ama lanjutannya. tunggu updatenya ya author. thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s