✩ KyuMin | In My Side ✩


Author : Song Sae Yoon
Genre : Romance | Sad | Complex |
Rating : General
Cast :
Lee Sungmin a.k.a Sungmin (yeoja)
Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun
Kim Kibum a.k.a Kibum (yeoja)
Choi Siwon a.k.a Siwon

The Story Begin

Suara angin sepoi – sepoi terdengar jelas di sekitar rerumputan di sebuah taman bunga.

“Nona, di sini sangat dingin, kajjah… kita masuk.” Ucap salah seorang pelayan yang kini tampak khawatir melihat keadaan sosok yeoja yang sekarag menatap nanar kearah rerumputan yang bergoyang karena tertiup angin yang deras.

“Ehem, Sungmin… kajjah, kau bisa sakit di sini.” Tiba – tiba terdengar suara namja yang seketika sang yeoja yang bernama Sungmin itu menoleh dan menatap aneh kearah namja yang kini mengalihkan pandangannya, seberusaha mungkin untuk menghindari tatapan Sungmin.

“Jangan terlalu baik padaku, Kyuhyun-ssi.” Ucap Sungmin dengan tatapan tajam, ia beranjak dari tempatnya dan berlalu dari hadapan namja yang bernama Kyuhyun itu.

“Sungmin…” Panggil namja itu, selama sesaat langkah Sungmin terhenti dan mencoba memberi kelonggaran untuk Kyuhyun untuk berbicara.

“Kim ahjumma… bisa tinggalkan kami sebentar.” Ucap Sungmin dengan nada suara tegas, sang pelan yang kini menatap resah hanya bisa mengangguk dan melangkah pergi meninggalkan sosok Kyuhyun dan Sungmin dalam suasana canggung yang begitu aneh.

“Jika kau berbicara hanya untuk menjelaskan betapa cintanya kau dengan gadis itu, lebih baik lupakan saja… aku akan berbicara pada ayahku untuk membatalkan pertunangan kita.” Ucap Sungmin dengan nada suara marah. Kyuhyun menghela nafasnya dan melangkah lebih dekat kearah Sungmin.

“Aku memang mencintainya… tapi, tidak berarti aku tidak mencintaimu…” Ucap Kyuhyun, Sungmin berdecih kesal ia menoleh kearah Kyuhyun.

“lalu, kau ingin aku terus mencintaimu walaupun aku tahu kau telah membagi cintamu… kau sungguh keterlaluan Cho Kyuhyun.” Marah Sungmin sambil menunjuk kesal wajah Kyuhyun, Kyuhyun menatap intens mata Sungmin yang kini menunjukkan kilauan amarah.

“Kau boleh marah padaku dan memakiku atau memukulku, tapi aku juga tidak bisa hidup tanpamu.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menggigit bibirnya menahan marah dengan sikap Kyuhyun yang selama ini ia anggap orang yang memiliki sifat keras dan selalu berpegang teguh dengan setiap langkahnya kini tidak bisa memilih siapa yang sebenarnya ia cintai.

“Huft~, ku rasa cukup sampai di sini.” Ucap Sungmin seraya berbalik dan melangkah pergi tapi dengan cepat Kyuhyun merangkuh tubuhnya dari belakang.

“Berikan aku waktu-Kumohon.” Ucap Kyuhyun, Sungmin memberontak dalam rangkuhan Kyuhyun.

“Kyuhyun, aku lelah… pergilah. Temui dia sebelum aku berubah pikiran.” Ucap Sungmin seraya pergi meninggalkan sosok Kyuhyun yang menatap kepergianya dengan tatapan nanar.

Beep Beep Beep#Suara dering Handphone

“Yeobseyo?” Sapa Kyuhyun saat ia mengangkat panggilan dari Iphonenya.

“Araseo… aku akan kesana.” Ucap Kyuhyun dengan raut wajah sedih sambil menjawab panggilan dari seberang sana.

‘BEEP’ Kyuhyun menutup panggilan dari IPhonenya dan menatap berat kearah Sungmin yang kin telah menghilang di balik pintu.

“Sungmin…ku mohon tunggu-tunggu sebentar lagi.” Gumam Kyuhyun dengan nada suara yang bergetar. Setelah itu ia mengayun kesal Iphonenya dan melangkah pergi, dari jauh Sungmin menatap kepergian Kyuhyun dari luar jendela.

“Nona, berikan tuan Kyuhyun waktu untuk perasaannya.” Ujar Kim Ahjumma yang sedih menatap wajah tirus Kyuhyun yang semakin hari semakin tampak tirus.

“Kim ahjumma,aku lelah lain kali saja, kita membicarakan ini.” Timpal Sungmin yang terlalu lelah dengan perasaannya.

Kim Ahjumma hanya bisa diam dan menatap punggung Sungmin yang menghilang di balik pintu kamarnya.

Di tempat yang berbeda

Kyuhyun melangkah dengan pasti menuju kesebuah ruangan di salah satu rumah sakit.

“Kyuhyun-ah, kau datang.” Ucap seorang yeoja yang kini duduk di atas ranjang putih rumah sakit.

“Bagaimana keadaanmu?” Tanya Kyuhyun, yeoja itu menatap Kyuhyun dan tersenyum.

“Selama ada kau di sisiku, aku akan selalu baik – baik saja.” Ucap yeoja itu membuat Kyuhyun menghentikan langkah saat mendekat kearah yeoja itu.

“Eoh~” Gumam Kyuhyun dengan nada suara yang aneh, membuat yeoja yang kini menatap Kyuhyun dengan bingung merasa ada yang salah dengan Kyuhyun.

“Kyuhyun gwaenchana?” Tanya yeoja itu yang di sambut anggukan lemah dari Kyuhyun.

“Hmm, Saranghae.” Ucap yeoja itu, Kyuhyun tersenyum lemah.

“Na do.” Gumam Kyuhyun dan duduk di kursi yang berada di sisi ranjang yeoja itu.

“Kyuhyun-ah, setelah ini aku akan memberitahu appa tentang pertunangan kita.” Ucap yeoja itu yang seketika membuat Kyuhyun membulatkan matanya dan menatap kaget kearah yeoja yang kini menunjukkan senyum kebahagiannya.

“Tak bisakah kita memikirkannya lebih dulu.” Ucap Kyuhyun, yeoja itu menatap tajam Kyuhyun.

“Kyuhyun…jangan bilang kau berbicara seperti ini karena yeoja sombong yang di jodohkan denganmu itu, Kyuhyun-ah… dia tidak menyukaimu, Lee Sungmin gadis itu hanya mempermainkanmu dan menjauhkanmu dariku, kita sejak kecil sudah mengikat janji untuk terus bersama, tapi yeoja itu datang dan menghancurkanmu dan orang – orang di sekitarmu.” Ucap yeoja itu, sepintas tampak kilatan marah Kyuhyun saat ia merasa orang yang di cintainya telah di hina dengan hal yang sama sekali tidak pernah ia lakukan.

“KIM KIBUM-SSI… Jaga bicaramu.”Bentak Kyuhyun yang seketika membuat yeoja bernama Kibum itu menutup mulutnya rapat – rapat dan menatap takut kearah Kyuhyun.

“Sungmin tidak seperti itu.” Ucap Kyuhyun, Kibum menatap kesal.

“Kyuhyun, kau bilang, kau menyukaiku? lalu kenapa kau selalu membela gadis itu, kau masih menyukainya. Walaupun kau tahu kalau perjodohanmu hanya didasari politik.” Ucap Kibum, Kyuhyun berusaha menahan amarahnya karena ia tahu benar kalau dia salah bicara akan berakibat fatal dengan kondisi tubuh Kibum yang lemah karena penyakit anemia yang cukup parah.

“Sudahlah, lupakan saja… aku akan pergi beberapa hari ke busan untuk mengurus beberapa resort appaku, jadi aku tidak akan bisa menjengukmu seperti biasanya.” Ucap Kyuhyun seraya berbalik untuk pergi.

“Kau tidak akan menemui gadis itu bukan?” Tanya Kibum, Kyuhyun hanya diam masih menahan amarahnya.

“Lain kali saja kita bicara lagi.” Ucap Kyuhyun seraya pergi meninggalkan Kibum sendiri di ruangnya. Tapi tak berapa langkah Kyuhyun pergi meninggalkan ruangan Kibum, tiba – tiba Kyuhyun bertemu dengan sosok dokter yang telah 5 bulan ini merawat Kibum.

“Siwon-ssi.” Gumam Kyuhyun, namja itu

Taman Belakang Rumah Sakit

“Kelihatannya kau kurang sehat.” Ucap namja yang bernama Siwon yang kini menatap aneh kearah Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum lirih dan menatap kosong kearah yang tidak pasti.

“Tidak usah basa – basi, bagaimana keadaannya, apa dia bisa keluar dari rumah sakit?” To the point Kyuhyun tanpa secara langsung menatap kearah Siwon, Siwon menghela nafasnya berat.

“Sebenarnya, dia bisa pulang kapan saja.” Ucap Siwon, Kyuhyun menatap tajam Siwon.

“apa maksudmu?”Tanya Kyuhyun dengan nada suara aneh, membuat Siwon menatap Kyuhyun dengan tatapan yang misterius.

“Kyuhyun-ssi… aku sudah muak dengan ini semua, kau tahukan aku sangat mencintai Sungmin, aku sudah melepaskannya untukmu Karena aku jamin kau akan melindunginya, Tapi semenjak kau bertemu dengan gadis yang bernama Kibum itu, kau telah membuat Sungmin menangis berkali – kali dan melukainya.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun menundukkan kepalanya dalam, karena merasa bersalah.

“Aku juga sangat mencintainya dan aku juga tidak ingin melukainya.” Ucap Kyuhyun lirih, Siwon hanya diam dan ia tahu dilema yang dirasakan oleh Kyuhyun.

“Kyuhyun… semua ini untuk Sungmin, jadi lakukanlah hal yang benar.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun merasa aneh.

“Kibum selama ini memintaku untuk tutup mulut tentang keadaannya, dia menutupi kesembuhannya untuk membuatmu kembali padanya. Huh! awalnya aku setuju karena aku berpikir kalau kau kembali padanya, maka aku bisa mendapatkan kesempatan bersama Sungmin, tapi… hari demi hari aku bertemu Sungmin yang kulihat hanya tetesan air mata dan itu membuatku merasa bersalah sekaligus merasa sedih, karena sekarang Sungmin benar – benar dalam rengkuhan kuasamu.” Ucap Siwon, Kyuhyun tersenyum senang walaupun masih ada rasa penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh Siwon.

“Jadi maksudmu, selama ini Kibum sudah sembuh dan ia sengaja membuatku simpati untuk kembali kepadanya.” Ucap Kyuhyun, Siwon tersenyum tipis dan mengangguk pasti.

“Dan tampaknya itu berhasil.” Ucap Siwon membuat Kyuhyun merasa orang yang paling bodoh.

“Kenapa?.” Siwon menatap Kyuhyun dengan bingung.

“Lalu kenapa? kau memberitahu aku tentang ini?” Tambah Kyuhyun seraya menatap tajam Siwon.

Siwon menyeringai penuh makna, ia menerawang jauh awan yang bergerak di atas mereka.

“Sudah ku bilang aku melakukan ini untuk Sungmin, jadi anggap saja aku sedang menolongmu dan juga membahagiakan Sungmin.” Ucap Siwon, Kyuhyun tertawa licik

“Lalu jika begitu kenapa tidak kau lakukan sejak awal? kau sangka Sungmin akan bahagia dengamu… ani! kau lihat bukan Sungmin terluka saat ini dan…”

“Dan itu karena KAU!!! KAU yang memilih jalanmu sendiri di saat Kibum mempermainkanmu, kau sendiri bukan yang memilih Kibum saat kau menerima kabar kalau ia kecelakaan, lalu dimana? dimana Sungmin saat kau memilih Kibum… YA! jangan menyalahkan aku karena kau sendirilah yang bodoh. Saat kau memilih Kibum apa kau berpikir bagaimana dengan posisi Sungmin, Tidak bukan… hanya aku yang tetap berada di sisinya tapi ia selalu memilihmu dan mengharapkanmu!!! Aku marah… aku kesal… maka itulah aku mengikuti permainannya Kibum, tapi kali ini aku menyerah… Sungmin akan tetap menjadi miliku walaupun aku selalu berada di sampingnya… JADI JANGAN BERTINGKAH BODOH LAGI, KALAU TIDAK KAU AKAN MERASAKAN AKIBATNYA.” Tegas Siwon tampak begitu marah dengan sikap Kyuhyun, ia melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun yang kini menyadari kesalahannya.

“Sungmin… neo pabo… Siwon sangat mencintaimu tapi kau malah mencintai lelaki brengsek sepertiku…” Gumam Kyuhyun saat melihat punggung Siwon telah menghilang dibalik tembok gedung rumah sakit.

Kyuhyun melangkah lelah ke tempat parkiran mobil. Berulang kali ia menghela nafas mencoba menghilangkan rasa dilema yang ia rasakan. Tapi tiba – tiba saja langkahnya terhenti di saat ia melihat bayangan seseorang didepannya, ia mengangkat wajahnya dan kini sorot matanya tertuju pada sosok yeoja pemilik mata foxy yang begitu cantik.

“Ternyata kau ada di sini.” Ucap yeoja itu yang tak lain adalah Sungmin, Kyuhyun mentaap aneh kearah Sungmin.

“Ehem, aku kesini untuk menjenguk Kibum-ssi, tapi kelihatannya lain kali saja dan ini aku titipkan kepadamu saja.” Ucap Sungmin seraya menyodorkan sepaket buah segar. Kyuhyun hanya diam dan terus menatap mata foxy Sungmin yang bergerak liar karena merasa risih ditatap oleh Kyuhyun.

“Kau tidak mau… kalau begitu aku saja yang mengantarnya.” Ucap Sungmin seraya berlalu dari hadapan Kyuhyun, tapi dengan sigap Kyuhyun meraih pergelangan tangan Sungmin.

“Jangan pergi.” Kalimat tegas meluncur begitu saja dari mulut Kyuhyun membuat Sungmin terjengah dengan apa yang diucapkan Kyuhyun.

“Huh! kau pasti berpikir aku datang untuk menghancurkan hubunganmu… aniya…ak…” Tiba – tiba ucapan Sungmin terhenti saat Kyuhyun menariknya kedalam pelukkannya.

“Mianhae.” Bisik Kyuhyun penuh arti, Sungmin terdiam dan kaget dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

“Kkkyuu~” Gumam Sungmin, Kyuhyun mempererat pelukkannya membuat Sungmin semakin kaget dengan apa yang terjadi.

“Aku akan selalu ada di sisimu.” Bisik Kyuhyun entah sejak kapan sebuah senyum mulai terukir di bibir Kyuhyun yang selama ini selalu sedih.

“Kyu… Kibum bis…”.

“Aku tidak peduli, aku ingin kau hanya kau… bukan Kibum bahkan yeoja lainnya.” Ucap Kyuhyun berusaha mencoba merasakan kehangatan yang dulu ia rasakan bersama Sungmin.

“Kyu..PABO!!!” Ucap Sungmin sambil teisak kecil. Kyuhyun tertawa kecil merasakan tubuh mungil Sungmin mulai bergetar.

“Aku tidak peduli kau mengatakan aku PABO atau apapun.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tertawa pelan.

“Aku merindukanmu.” Gumam Kyuhyun, Sungmin terdiam dan mendorong tubuh Kyuhyun dengan keras. Kyuhyun terhuyun dan menatap kaget kearah Sungmin.

“Wae?” Tanya Kyuhyun merasa shock dengan tindakan Sungmin.

“Kau sangka aku apa huh! ih~” Sungmin menginjak kaki Kyuhyun sambil menghapus air matanya seperti anak kecil.

“Addaaww~” Pekik Kyuhyun seraya mengakat kakinya dan menatap Sungmin dengan polos.

“YAK!Kyuhyun-ssi… kau bertengkar dengan Kibum lalu mendatangiku dan mengatakan kau mau ingin di sisiku, aish~ dasar Napeun namja.” Omel Sungmin, Kyuhyun terdiam dan menatap bingung kearah Sungmin.

“Huh! aniyo~ kenapa kau berpikir seperti itu?” Tanya Kyuhyun menahan sakit di kakinya, Sungmin menatap intens Kyuhyun.

“YA! Jangan sangka aku tidak tau pikiranmu itu. Ck~ bagaimana bisa aku bertemu denganmu di sini.” Gumam Sungmin membuat Kyuhyun bergumam tidak jelas.

“Mwo?! Jadi kau tidak mau bertemu denganku.” Pekik Kyuhyun, Sungmin mengangguk pasti. Kyuhyun berdesis dan memikul Sungmin dengan tidak elitnya membuat tingkah mereka itu menjadi tontonan semua orang.

“Yak! Cho Kyuhyun turunkan aku.” Pinta Sungmin seraya memukul – mukul punggung Kyuhyun dengan kesal.

“ARGH~! Shikreo.” Bentak Kyuhyun, Sungmin terdiam dan memanyunkan bibirnya.

“No…No…Nona.” Pekik Kim Ahjumma kaget saat ia melihat tingkah Kyuhyun dan Sungmin.

“Ahjummaaaaaaa~~ tolong aku, aku di culik.” Pinta Sungmin sambil menunjukkan wajah teraniyayanya.

“Kim Ahjumma, Sungmin pulang bersamaku.” Ucap Kyuhyun seraya berlalu dari hadapan Kim Ahjumma yang hanya bisa mengangguk bingung dan shock melihat tingkah keduanya.

“Och~, ne.” Ucap Kim Ahjumma tampak tidak menghiraukan teriakkan minta tolong Sungmin.

Setelah berhasil membawa Sungmin kedalam mobilnya, Kyuhyun dengan cepat mengunci setiap pintu mobil, sebelum Sungmin mencoba untuk melarikan diri.

“YA! Mau apa kau.” Marah Sungmin, Kyuhyun berpikir dengan tampang polos dan menatap Sungmin.

“Apa maksudmu? Mau apa, Bukankah kita sering jalan – jalan.” Ucap Kyuhyun santai, Sungmin hanya diam dan mengalihkan pandangannya kearah lain.

“Ya! Kenapa malah bersikap seperti itu.” Marah Kyuhyun saat Sungmin membuang muka darinya.

“Shikreo~ jalankan saja mobilnya.” Ucap Sungmin seraya menendang dashboard mobil milik Kyuhyun, Kyuhyun membulatkan matanya karena untuk pertama kalinya ia melihat tingkah Sungmin yang kasar.

“Ya! Aku baru memperbaiki dashboardnya.” Tegur Kyuhyun, Sungmin hanya mengalihkan pandangannya kearah lain tidak peduli.

“Aish.” Desis Kyuhyun seraya menancap gas membuat Sungmin hamper menabrak dashboard yang ada didepannya.

“YAK! Kau mau mati huh!” Marah Sungmin, Kyuhyun hanya diam dan tidak menghiraukan omelan Sungmin.

Sepanjang jalan Kyuhyun dan Sungmin hanya saling mengejek dan menjelek – jelekkan sikap satu sama lain.

Sedangkan di tempat yang berbeda tampak sosok Kibum menatap nanar kearah luar jendela.

“Apa kau merasa senang melakukan hal ini?” Tanya Siwon yang baru saja masuk kedalam ruangan Kibum, Kibum hanya diam dan hanya sedikit melirik kearah Siwon.

“Melakukan apa?” Tanya Kibum, Siwon menghela nafas dan berdiri di samping Kibum sambil menerawang jauh kota seoul.

“Melakukan kejahatan dengan cara menjauhkan orang yang saling mencintai hanya karena keegoisanmu.” Terang Siwon, Kibum menatap tajam Siwon.

“Aku tidak melakukan apapun, Sungminlah yang melakukan ini padaku dan Kyuhyun, Sungminlah yang menjauhkan aku dan Kyuhyun.” Ucap Kibum, Siwon mengepal erat tangannya di balik kantung jas dokter yang ia pakai.

“Dengar Sungmin dan Kyuhyun sudah mengalami masa berat mereka sebelum kau datang, jadi jangan memperberat masalah mereka berdua.” Ucap Siwon seraya menatap Kibum serius dan melangkah pergi meninggalkan Kibum yang kini tampak memikirkan ucapan Siwon.

Siwon melangkah dengan pasti keluar dari ruangan Kibum, ia meronggoh sakunya dan meraih Iphonenya.

Dengan gerakan cepat Siwon mencari nomor Telphone Kyuhyun.

Beep…

“Yeobseyo?” Sapa seseorang dari seberang sana.

“Kau dimana?” Tanya Siwon, seseorang yang merupakan adalah sosok Kyuhyun terdengar rebut.

“Ak…Aku… ada di jalan gangnam… hajiman… SUNGMIN! Jangan sentuh itu argh~.” Terdengar suara Kyuhyun mengerang membuat Siwon kaget.

“Ya! Kau bersama Sungmin!!!” Ucap Siwon.

“Ne…~ yak! Sungmin sakit.” Marah Kyuhyun membuat Siwon hampir berpikir yang tidak – tidak tentang Kyuhyun dan Sungmin.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Siwon dengan suara curiga.

“Huh! Nayo~! Akh… Sungmin hentikan… aku sedang menyetir.” Terdengar suara Kyuhyun menegur tingkah Sungmin yang tampaknya membuat Kyuhyun benar – benar sibuk.

“Ya~~~ apa yang kalian lakukan?” Tanya Siwon mulai tak sabar dengan jawaban Kyuhyun.

“Huh, kami tidak melakukan apapun… Yak Lee Sungmin.” Bentak Kyuhyun membuat Siwon menjauhkan Iphonenya dari telinganya.

“Aish, Ya Cho Kyuhyun jangan membentak Sungmin sekasar itu.” Marah Siwon, Kyuhyun berdesis kesal dan memutuskan panggilan secara sepihak membuat Siwon memukul pelan dinding rumah sakit.

“Kyuhyun… awas kau.” Geram Siwon seraya melangkah kearah ruang kerjanya.

Sedangakn keadaan Kyuhyun dan Sungmin.

“Aish, ya~ Sungmin… apa kau tidak bisa diam huh!.” Marah Kyuhyun melihat tingkah Sungmin yang sejak tadi membuatnya kesal.

“Kalau begitu hentikan mobilnya, aku mau pulang.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menahan tangan Sungmin supaya tidak mengangganggu kegiatan menyetirnya.

“Iya, nanti juga ku antar pulang.” Ucap Kyuhyun seraya mengalihkan pandangannya kearah depan.

“Mwo, aku mau sekarang.” Pinta Sungmin, Kyuhyun menatap tajam Sungmin, ingin sekali rasanya ia memakan mentah – mentah Sungmin saat ini karena kecerewetan Sungmin.

“Aish, kita bicara dulu baru pulang.” Ucap Kyuhyun seraya menancapkan gas menuju kesuatu tempat yang jauh dari kota seoul.

“Tapi kita sedang bicara sekarang.” Gumam Sungmin, Kyuhyun tertawa kecil mendengar suara Sungmin.

“Shikreo~” Ucap Kyuhyun hanya menunjukkan senyum bahagianya.

Selama sesaat suasana akhirnya hening dan tampak Sungmin mulai menurut dengan ucapan – ucapan Kyuhyun.

“Minnie.” Panggil Kyuhyun.

“Jangan panggil nama kecilku.” Timpal Sungmin, Kyuhyun tertawa dan mencubit gemas pipi Sungmin.

“Ah! Appeo.” Gumam Sungmin seraya menepis tangan Kyuhyun dengan kesal.

Tapi Kyuhyun hanya tersenyum lalu memarkirkan mobilnya di parkiran di pinggir pantai.

“Untuk apa ke sini?” Tanya Sungmin saat ia menyadari sekarang mobil Kyuhyun telah berhenti dan terpakir di parkiran pinggir pantai.

“Keluarlah biar ku jelaskan.” Ucap Kyuhyun seraya keluar dari mobil, Sungmin terdiam sejenak dan menatap punggung Kyuhyun yang sedang berdiri membelakangi kap mobil.

Karena suasana hati Sungmin mulai membaik, ia melangkah keluar dan menghampiri Kyuhyun.

“Apa yang ingin kau jelaskan?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin.

“Hmm, aku lupa.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menggerutu tidak jelas di samping Kyuhyun, tapi sedetik kemudian Kyuhyun meraih tangan Sungmin dan menggenggemnya erat.

“Sungmin, would you marry me?” Ucap Kyuhyun, Sungmin terdiam dan menatap Kyuhyun tidak percaya.

“Mwo?” Tanya Sungmin masih dalam keadaan tidak sadar dengan apa yang diucapkan oleh Kyuhyun.

“Aku serius Sungmin, ayo kita menikah.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menarik paksa tangannya yang di genggam Kyuhyun dan mengalihkan tatapannya kearah lain.

“Wae? Kau tidak mau.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menghela nafas panjang.

“Bagaimana Kibum?” Tanya Sungmin, Kyuhyun tersenyum pedih melihat Sungmin yang masih memikirkan orang lain di saat Kyuhyun hanya ingin ada perasaan mereka berdua.

“Lalu bagaimana kita berdua, apa kau mencintaiku…?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun takut dan mengangguk pelan, sebuah senyum kembali terukir di bibir Kyuhyun.

“Aku juga.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum merasa terhibur dengan ucapan Kyuhyun.

“Kalau begitu apa yang kita tunggu lagi, kita sudah di jodohkan dan kita memang saling mencintai, lalu umur kita juga sudah cukup untuk punya 1 anak atau yah~ 2 tau lebih.” Ucap Kyuhyun, Sungmin terjengah dengan ucapan Kyuhyun.

“Aniyo, aku tidak mau menikah sekarang.” Ucap Sungmin sambil memain – mainkan tangannya. Kyuhyun menatap Sungmin dan menghela nafas berat.

“Minnie~. Kau ingin Kibum benar – benar memilikiku.” Ucap Kyuhyun seraya merangkuh lengan Sungmin dengan manja.

“Kalau kau mau, ya tidak apa – apa.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengulum senyumnya dan memeluk Sungmin dengan mesra.

“Aniyo, aku tidak mau… karena aku sudah memiliki calon istri yang bisa membuatku bahagia.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun.

“Hmm, jadi Kibum tidak membuatmu bahagia?” Tanya Sungmin, Kyuhyun bergumam tampak berpikir sesaat.

“Yah, dia bisa… hanya saja, dia tidak secerewet kau jadi yah~ dia lebih membosankan.” Ucap Kyuhyun, Sungmin berdecak kesal dan mendorong tubuh Kyuhyun.

“Jadi aku cerewet.” Ucap Sungmin sambil mengembungkan pipinya marah. Kyuhyun mengangguk polos.

“Huft~.” Gumam Sungmin mengalihkan pandangannya keraah lain, Kyuhyun tertawa dan mencubit saying pipi Sungmin.

“Kau tambah manis jika sedang marah.” Bisik Kyuhyun, Sungmin menepis tangan Kyuhyun kesal.

“Ya… kau marah.” Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya diam dan mengacuhkan Kyuhyun yang berusaha merayunya.

“Sungmin ayolah, kita baru saja berbaikkan.” Ucap Kyuhyun, Sungmin terdiam dan menoleh kearah Kyuhyun.

“Araseo, jjah… yakseokhae… jangan pernah lagi menyakiti persaan satu sama lain.” Ucap Sungmin seraya mengulurkan jari kelingkingnya kearah Kyuhyun, Kyuhyun tertawa pelan dan mengangguk. Perlahan Kyuhyun menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Sungmin.

“Araseo… “ Ucap Kyuhyun, Sungmin melepaskan tautan tangannya dan menatap kearah lautan.

“Minnie-ah… Kajjah kita pulang.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun dengan intens.

“Wae?” Tanya Kyuhyun melihat Sungmin yang sedang menatapnya aneh.

“Ani, kajjah.” Ucap Sungmin seraya beranjak kearah pintu mobil Kyuhyun dan masuk kedalam mobil sambil menatap Kyuhyun yang masih di luar menatapnya. Tapi seditik kemudian Kyuhyun menujukkan senyum khasnya dan masuk kedalam mobil.

Saat perjalanan pulang suasana tidak seribut dan seheboh pada awalnya, hal itu membuat Kyuhyun merasa bosan, sesekali Kyuhyun menatap Sungmin dan mengharapkan Sungmin melakukan tingkah – tingkah yang selalu memusingkannya.

“Wae?” Tanya Sungmin yang tanpa ingin susah payah menoleh kesamping menatap Kyuhyun yang sedang meliriknya.

“Ani.” Jawab Kyuhyun sekenanya.

“Bohong, kau sejak tadi melirikku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menunjukkan wajah tanpa dosanya dan mengangkat bahunya tidak peduli.

“Ya! Kenapa mobilnya sejak tadi lamaban sekali jalannya, kau sengaja yah.” Ucap Sungmin manyun melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan jam 8 malam.

“Mwo, ani ini juga sudah cepat.” Ucap Kyuhyun seraya memfokuskan pandangannya kearah jalanan.

Tapi tak lama kemudian terdengar suara Iphone milik Kyuhyun berbunyi. Kyuhyun meronggoh sakunya dan mengangkat panggilan pada Iphonenya.

“Yeobsaeyo.” Sapa Kyuhyun pelan.

“Kyuhyun, gawat Kibum … Kibum dia mencoba untuk bunuh diri.” Terdengar suara panic dari seberang sana membuat Kyuhyun kaget dan menatap kearah Sungmin di sampingnya.

“Waeyo?” Tanya Sungmin merasa aneh dengan tatapan Kyuhyun.

“Araseo, aku akan kesana.” Ucap Kyuhyun seraya mematikan Panggilan itu dan menghentikan mobilnya.

“Wae?” Tanya Sungmin mulai merasa panic dengan tingkah Kyuhyun.

Kyuhyun menatap Sungmin dan dengan cepat ia memutar haluan mobilnya.

“Kita mau kemana?” Tanya Sungmin.

“Kau percaya padaku.” Bukannya menjawab pertanya Sungmin, Kyuhyun malah menegaskan kepercayaan Sungmin padanya.

“Ne, tapi kita mau kemana?” Tanya Sungmin, Kyuhyun tampak berpikir.

“Kau akan tahu.” Jawab Kyuhyun dengan nada suara aneh, Sungmin yang masih penasaran mencoba mengontrol perasaannya dan mencoba percaya pada Kyuhyun.

Tak lama di perjalanan, Sungmin merasa mengenal tempat kawasan jalan yang mereka saat ini lalui.

“Apa Kibum?” Gumam Sungmin, nafas Kyuhyun bagaikan tercekat dan mencoba menatap Sungmin sekilas.

“Ne, dia…” Ucap Kyuhyun.

“Berhenti…” Tiba – tiba Sungmin memotong ucapan Kyuhyun.

“Sungmin, ku mohon … mengerti Kibum saat ini…”

“BERHENTTIII.” Pinta Sungmin lebih tegas, Kyuhyun menghentikan mobilnya dan menatap tajam Sungmin.

“Sungmin mengertilah, Kibum dia…” Ucap Kyuhyun terpotong saat Sungmin membuka pintu dan melagkah pergi.

“Ck…” Decak Kyuhyun kesal dan menyusul Sungmin.

“Tunggu! dengarkan aku dulu, Kibum dia mencoba bunuh diri… ku mohon, Minnie mengertilah.” Ucap Kyuhyun mempererat genggaman tanganya saat ia sempat mencegat Sungmin melangkah pergi.

“Pergilah, dia akan lebih sakit jika melihatmu bersamaku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun terdiam.

“Biar ku antar pulang.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan menoleh kearah Kyuhyun.

“Ani, pergilah… Kibum lebih membutuhkanmu dari pada aku, aku akan menelphone Kim ahjumma untuk menjemputku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap lama mata Sungmin.

“Sungmin jangan membuatku memilih pilihan yang berat.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan mengelus sayang pipi Kyuhyun.

“Kyu, aku tidak memintamu memilih tapi Kibum memang lebih membutuhkanmu dari pada aku. Gwaenchana… aku tidak akan salah paham, pergilah… besok kita bertemu lagi.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menunduk lesu.

“Telphone Kim Ahjumma… aku mau memastikan kau benar – benar pulang… di tempat ini tidak aman bagimu.” Ucap Kyuhyun, Sungmin meronggoh sakunya dan menelphone Kim Ahjumma.

“Ahjumma, jemput aku di jalan gyeong.” Ucap Sungmin sambil menatap Kyuhyun yang terus menerus menatapnya intens.

“Ne.” Ucap Sungmin seraya menutup panggilan.

“Kyu… palli. Kibum sedang membutuhkanmu… kenapa malah tetap di sini menatapku.” Ucap Sungmin mulai kesal dengan tingkah Kyuhyun.

“Aku akan menunggu samapi Kim Ahjumma datang menjemputmu.” Ucap Kyuhyun tampak serius.

“Ck.” Decak Sungmin.

Tapi tiba – tiba saja suara Iphone milik Kyuhyun berbunyi.

“Waeyo? Siwon-ssi.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menatap gugup melihat ekspresi Kyuhyun.

“Mwo… Araseo aku akan kesana segera.” Ucap Kyuhyun seraya memutuskan panggilan dan menatap kearah Sungmin.

“Pergilah… aku tidak apa – apa.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menggigit bibirnya dan mencoba melangkah meninggalkan Sungmin, tapi dengan gerakkan cepat Kyuhyun kembali kehadapan Sungmin.

Dan CHU~ Kyuhyun mencium lembut bibir Sungmin, Sungmin yang kaget hanya bisa diam dan menatap tidak percaya kearah Kyuhyun yang sekarang melepaskan ciumannya dan menatap mata Sungmin dengan sedih.

“Aku akan kembali padamu, percaya padaku.” Ucap Kyuhyun seraya melangkah pergi meninggalkan Sungmin yang masih mematung. Saat Kyuhyun pergi dengan mobilnya.

Sungmin tersenyum lirih dan menatap kearah Iphonenya mati.

“Mian, Kyu… tapi Kibum memang lebih membutuhkanmu.” Ucap Sungmin seraya melangkah pergi.

“AAAARRRGGGHHH, LAIN KALI AKU AKAN MENOLAK AJAKANNYA.” Teriak Sungmin membuat beberapa orang menatapnya takut.

Sedangkan dirumah sakit, tampak suasana gaduh di sekitar kamar Kibum. Kyuhyun yang melihat itu langsung berlari keruangan Kibum dan saat di ambang pintu Kyuhyun melihat beberapa suster menahan pergelangan tangan Kibum yang sedang memegang pisau.

“KIBUM.” Bentak Kyuhyun, seketika tubuh Kibum menegang dan menatap Kyuhyun dengan marah.

“Kau… Kau berbohong, kau bersama gadis itu… kau mencintainya.” Ucap Kibum, Kyuhyun mengepal tangannya.

“Iya, aku mencintainya… jadi hentikan kepalsuan ini dan berhentilah menyakiti dirimu sendiri.” Ucap Kyuhyun, tubuh Kibum melemah dan air mata mengalir di pipinya.

“Akan ku bunuh gadis itu.” Ucap Kibum, Kyuhyun hanya diam.

“Jangan coba – coba menyentuhnya.” Tegas Kyuhyun, Kibum tertawa lirih dan menatap Kyuhyun sedih.

“Kau memilihnya.” Ucap Kibum.

“Suster tinggalkan kami disini.” Ucap Siwon yang ternyata ada di dalam ruangan itu dan meminta beberapa suster yang memegang lengan Kibum untuk pergi.

Saat para suster pergi Siwon mendekati Kibum dan mencoba melepaskan pisau yang di genggam oleh Kibum.

“Berhenti dan cobalah mengerti orang yang kau cintai.” Ucap Siwon, Kibum menatap Siwon yang kini melangkah kearah Kyuhyun.

“Lakukan dengan tegas, jangan sampai melukai Sungmin lagi.” Bisik Siwon saat ia berlalu di samping Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum penuh makna.

“Gomawo.” Ucap Kyuhyun, kini tatapan Kyuhyun tertuju pada Kibum yang sedang menatapnya marah.

SSRREET Suara pintu ruangan Kibum di tutup oleh Siwon.

“Aku sudah tahu kau sudah sembuh sejak lama dan kau juga yang mengancam Sungmin dan meminta Sungmin menjauhiku.” Ucap Kyuhyun, Kibum mengalihkan pandangannya kearah lain.

“Kibum, ku mohon… kita memang pernah bersama, tapi kau meninggalkanku, apa kau ingat… kau pergi bersama lelaki lain dan sekarang dimana aku sedang mencintai seseorang kau datang dan mengatakan hal – hal yang membuatku seperti orang bodoh.” Ucap Kyuhyun.

“Itu karena aku mencintaimu.” Ucap Kibum, Kyuhyun memutar bola matanya.

“Itu bukan cinta melainkan keegoisan.” Ucap Kyuhyun mempertegas sifat Kibum.

“Kibum, ku mohon… aku benar – benar mencintai Sungmin, aku ingin bersamanya, di sampingnya hanya dirinya.” Ucap Kyuhyun, Kibum menunduk menyerap rasa sedih dari setiap kalimat Kyuhyun.

“Hiks, tapi aku mencintaimu Kyu.” Isak tangis Kibum merasa sedih.

“Aku juga, tapi kau harus mengerti aku … aku mencintai Sungmin… ku mohon pengertianmu.” Ucap Kyuhyun seraya berlutut merasa lelah dengan apa yang terjadi.

Kibum yang melihat keseriusan Kyuhyun berulang kali ia menghela nafas berat untuk melepsakan Kyuhyun.

“Kelihatannya aku harus menyerah, pergilah aku tidak mau melihatmu lagi.” Ucap Kibum seraya mengalihkan pandangannya kearah lain.

Kyuhyun yang mendengar ucapan Kibum langsung beranjak dari tempatnya dan menatap Kibum tidak percaya.

“Pergi.” Pinta Kibum, Kyuhyun tersenyum perih tapi dibalik itu Kyuhyun yakin Kibum bisa mengerti semuanya dan menerima semuanya sejalannya waktu.

“Gomawo.” Gumam Kyuhyun seraya melangkah pergi dan meninggalkan Kibum yang kini sedang menangis dalam diam.

“Kau akan melalui dengan cepat.” Ucap Siwon, Kibum menatap Siwon dan mengerti dengan ucapan Siwon.

“Huh! Ku harap.” Gumam Kibum, sedangkan Kyuhyun yang kini sedang berada di parkiran mobil langsung menelphone Kim Ahjumma.

“Kim Ahjumma, apa Sungmin sudah pulang?” Tanya Kyuhyun dengan raut wajah khawatir.

“Bukankah nona Sungmin bersama Tuan.” Ucap Kim Ahjumma dari seberang sana membuat Kyuhyun mengerenyitkan keningnya merasa aneh.

“Jadi Sungmin belum pulang, bukankah Kim Ahjumma yang menjemputnya.” Ucap Kyuhyun mulai panic.

“Ani, Nona Sungmin tidak bersama saya.” Ucap Kim Ahjumma, Kyuhyun memegangi kepalanya.

“Araseo, aku akan mencarinya.” Ucap Kyuhyun seraya memutuskan panggilan dan bergegas masuk ke mobilnya.

Sedangkan Sungmin kini melangkah di jalanan yang sepi dan gelap yang tak jauh beberapa blok dari rumahnya.

“Argh, aku capek.” Ucap Sungmin seraya menyandar ke tiang lampu jalanan.

“Aish, kakiku sakit.” Ucap Sungmin seraya melepas paksa high hill yang ia gunakan.

“Oooeehh~, menyebalkan… udah nih HP mati, terus lupa bawa uang lagi… sial sekali nasibku.” Gumam Sungmin seraya kembali melangkah dengan lunglai.

Tapi tiba – tiba saja terlihat lampu mobil dari arah belakang Sungmin.

TIIINN ….TIIIN

Suara klakson mobil dari arah belakang Sungmin membuat Sungmin menoleh.

“Aish, siapa sih.” Marah Sungmin tapi tiba – tiba saja tubuh Sungmin menegang saat ia melihat sosok Kyuhyun turun dari mobil dengan tatapan tajam menuju kearahnya.

“Eh, Kyu.” Gumam Sungmin sambil menunjukkan watadosnya, membuat Kyuhyun semakin marah.

“Kenapa ada di sini?” Tanya Kyuhyun, Sungmin bergumam sambil mencari alasan.

“Ah… Ak…AKu mau olah raga, yah seklai – kali olahraga malam tidak apa – apa kan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun melihat kesekelilingnya.

“Masuk kedalam mobil.” Ucap Kyuhyun seraya berbalik dan masuk kedalam mobil dan menatap Sungmin dari jauh.

“Aish.” Desis Sungmin seraya memakai kembali high hillnya dan masuk kedaalm mobil Kyuhyun.

“Hmm, Kyu… tadi itu Kim Ahjumma sudah datang menjemputku tapi… aku meminta Kim ahjumma untuk menghentikanku tidak jauh dari sini, supaya aku bisa berolahraga, jadi jangan salahkan Kim Ahjumma yah.” Terang Sungmin, Kyuhyun hanya diam dan menatap aneh kearah Sungmin.

Kyuhyun menghela nafas dan menancapkan gas menuju ke rumah Sungmin yang berada di beberapa blok dari tempat itu.

“Kyu… bagaimana?” Tanya Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin sekilas.

“Bagaimana apanya?” Tanya Kyuhyun, Sungmin bergumam dan tampak takut untuk menanyakannya.

“Kibum? Apa dia baik – baik saja?” Tanya Sungmin, Kyuhyun tersenyum.

“Gwaenchana, dia baik – baik saja.” Ucap Kyuhyun, Sungmin manggut – manggut senang mendengarnya.

Tak lama perbincangan ringan mereka, Kyuhyun menghentikan mobilnya di depan teras rumah besar milik Sungmin.

“Mau minum dulu.” Tanya Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“ya, sudah sampai jumpa besok.” Ucap Sungmin, tapi dengan cepat Kyuhyun meraih tangan Sungmin.

“Hmm, wae?” Tanya Sungmin bingung dengan Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan menarik Sungmin kedalam pelukkannya membuat Sungmin kaget dan memberontak geli dengan hembusan nafas Kyuhyun yang mengelitik sisi lehernya.

“Aku mencintaimu.” Bisik Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan mendorong pelan Kyuhyun lalu menatap mata Kyuhyun dengan pasti.

“Na do.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tersenyum.

“Ayo kita menikah.” Ucap Kyuhyun dengan manja, tiba – tiba aliran wajah Sungmin berubah.

“Shireo, aku masih ingin kuliah… kau jugakan kuliah.” Ucap Sungmin, Kyuhyun memanyunkan bibirnya.

“Ayolah, Minnie.” Rengek Kyuhyun, Sungmin menggelengkan kepalanya menandakan ‘tidak’.

“Kalau begitu popo.” Ucap Kyuhyun, Sungmin membulatkan matanya dan memukul gemas kepala Kyuhyun.

“Aniyo.” Tolak Sungmin.

“Aish.” Desis Kyuhyun seraya menarik Sungmin dan mencium bibir Sungmin sekilas.

“Kau…Chu…”

“Kyu…Chu…”

“Hentikan…Chu.” Berulang kali Kyuhyun mencium Sungmin dengan gemas saat Sungmin tampak ingin memarahinya.

Semenjak itu Kyuhyun dan Sungmin kembali ke kehidupan mereka sebelumnya yaitu, bertengkar, bermesraan, dan saling cemburu bahkan sampai di hari pernikahan mereka.

“Kyuhyun… keluar.” Perintah Sungmin dimana sang mempelai lelaki malah menyelinap keruang rias mempelai wanita.

“Wae? Di sini juga sedang tak ada orang, di luar banyak orang aku tidak suka.” Ucap Kyuhyun seraya memainkan beberapa make up milik Sungmin.

“ Yak! Jika appa tahu kau di sini kau bisa di bunuh oleh appa.” Ucap Sungmin, Kyuhyun tampak tidak begitu peduli sampai pintu ruang rias Sungmin terbuka dan tampak sosok namja paruh baya menatap Kyuhyun murka.

“A…Appa.” Gumam Kyuhyun kaget seraya menaruh kembali make up milik Sungmin.

“Kau sudah ku bilang jangan berani – berani menemui Sungmin dulu sebelum di altar.” Ucap namja paruh baya itu seraya menjewer telinga Kyuhyun seperti anak kecil.

“A…A…Appa, tadi aku juga yang meminta Kyuhyun yang masuk.” Dusta Sungmin untuk membela Kyuhyun, sang namja paruh baya menatap Sungmin sayang.

“Aigoo, seharusnya kau tahu itu tidak di perbolehkan.” Ucap namja paruh baya yang merupakan appa dari Kyuhyun.

“Ne, aku tahu… tapi tadi aku lihat Kyuhyun kurang sehat jadi aku memintanya di sini saja.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin terharu.

Appa Kyuhyun melepaskan jewerannya dan menatap Kyuhyun.

“Kau kurang sehat.” Ucap Appa Kyuhyun, Kyuhyun mengangguk sambil mengedipkan matanya genit kearah Sungmin.

“Ne, ah appeo.” Gumam Kyuhyuns seraya memegangi kepalanya.

“Baikalah, kau di sini… appa akan membawakan obat untukmu.” Ucap Appa Kyuhyun seraya pergi, sedangkan Kyuhyun langsung menarik Sungmin kedalam pelukkannya.

“Gomawo, Yeobo.” Ucap Kyuhyun seraya mengecup lembut pipi Sungmin.

“Aish, hentikan kau menghancurkan make upku.” Ucap Sungmin, Kyuhyun hanya manyun dan melepaskan pelukkanya.

“Jjah, aku harus pergi… kalau appa kembali katakan pada appa aku berada di aula.” Ucap Kyuhyun, sedangkan Sungmin hanya mengangguk pelan.

Saat Kyuhyun pergi Sungmin menatap kearah kaca dan memandangi dirinya yang kini menggunakan gaun pengantin dan dandanan make up yang natural mempercantik wajahnya.

“Huh!” Desah Sungmin.

“Sudah siapa sayang?” Terdengar suara namja paruh baya yang merupakan appa Sungmin.

“Appa.” Gumam Sungmin.

“Ne.” Ucap Sungmin seraya menghampiri appanya yang mengulurkan tangannya untuk meraih pergelangan tangan anaknya yang kini tanpa sadar sudah beranjak dewasa begitu cepatnya.

“Katakan pada appa kalau Kyuhyun berselingkuh, arreo.” Ucap Appa Sungmin, Sungmin tertawa mendengar ucapan appanya itu dan mengangguk pasti. Kini Sungmin dan appanya mulai melangkah menuju aula dimana altar dimana Kyuhyun akan bersumpah menjadi pendamping hidupnya seumur hidup.

Suara alunan music mulai terdengar di aula saat Sungmin memasuki aula tengah dimana tampak Kyuhyun sudah menantinya di altar.

Sungmin melangkah dengan hati – hati dan terus menatap Kyuhyun yang kini menunjukkan senyum hangatnya. Saat tepat didepan altar appa Sungmin meraih tangan Sungmin dan mengulurkannya ketangan kyuhyun yang telah terulur untuk menerima genggaman hangat Sungmin.

“Jaga dia dengan baik.” Pesan appa Sungmin kepada Kyuhyun yang membungkuk mengerti.

Acara intinya pun dimulai saat kedua mempelai sudah mengucapkan sumpah mereka sebagai suami istri.

“Always in my Side”

THE END

Mian kalau ceritanya membosankan -_- huft


11 thoughts on “✩ KyuMin | In My Side ✩

  1. mian, authorshi ikutan baca 🙂
    seneng dech,, akhirnya kyumin bisa bersatu.. tu si kyu kgk sabaran amat ya., maen msuk aja ke kmr calon pengantinnya.. #lirik minnie 🙂 kekeke

  2. huweee..akhirnya happy ending~
    awalnya ming pasrah ga bisa dapetin kyu gegara kibum..tp kyu yakinin ming klo cintanya cuma buat dia..
    so sweet banget feh wine couple ini :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s