≋ KyuMin | ✤Outsider✤ | Chapter 01≋


bear-cute-lady-gaga-photography-rilakkuma-favim-com-174640.jpg

Author : Song Se Yoon

Genre : Romance | Friendship | Action*Terkadang*

Length : Chapter

Pairing : KyuMin *Always*

 

Suara burung telah terdengar di luar sana menandakan matahari telah timbul dari pelupuk timur dan membangunkan sosok yeoja yang sedang berusaha membuka matanya.

“hey, bodoh… kau benar – benar payah yah.” Terdengar suara seorang namja yang langsung membuat yeoja itu membulatkan matanya dan menatap horror kearah sosok namja yang sedang duduk di kursi .

“Kau masih ada di sini, huwaaa~ apa yang kau lakukan huh!” Teriak yeoja itu shock sang namja hanya menutup telinganya dengan malas.

“Yak, kau masih belum sadar yah.” Bentak namja itu membuat sang yeoja beringsut menjauh.

“Sudah jelas – jelas ini rumahku, seharusnya aku yang bilang seperti itu.” Marah namja itu dengan tatapan membunuh kearah sosok yeoja yang kini malah menatap kesekeliling kamar danbenar juga tak ada satupun barang yang familiar di matanya.

“Lalu, bagaimana aku ada di sini, jangan – jangan kemarin malam kau menculikku dan … dan… huaaaaa~~” Tangis yeoja itu langsung ditatap aneh oleh namja yang kini sedang memijit kepalanya yang sakit gara – gara yeoja yang datang entah dari mana itu.

“Kau benar – benar tidak sadar huh! Tadi malam kau duduk di depan pintu apartementku dan menangis dalam keadaan mabuk, lalu kau muntah di jas mahalku dan tertidur begitu saja… aish~ dasar aneh.” Omel namja itu, sedangkan sang yeoja menatap namja itu dengan polos.

“Mwo, jincha.” Ucapnya.

“Hm.” Timpal sang namja acuh.

“Kalau begitu ayo antar aku pulang.” Ucap yeoja itu seenak jidatnya membuat sang namja kembali naik pitam.

“KAU!!!” Teriak sang namja seraya menunjuk kasar kearah wajah yeoja itu.

“Palli, nanti aku bisa di marahi appaku.” Ucap yeoja itu seraya beranjak dari ranjang dan merapikan rambutnya berantakan.

“Aish, apa semalaman tadi rambutku seperti ini.” Gumamnya.

“Cih… sial apa aku bisa bertemu yeoja aneh seperti ini.” Gumam namja itu dengan wajah masa bodoh dengan yeoja yang ada dihadapannya.

“Ya! Palliwa… antar aku pulang.” Perintah yeoja itu dengan bibir manyun.

“Aish, pulang saja sendiri.” Cuek namja itu seraya pergi begitu saja.

‘Ck, siapa dia…’ Batin namja itu seraya menggunakan jasnya dan memperbaiki tata dasinya.

“Argh, kau anak direktur Cho.” Tiba – tiba terdengar suara yeoja itu membuat sang namja berbalik dan menatap horror kearah yeoja yang kini berada di kamarnya.

“Yak, kenapa kau bisa ada di kamarku… sudah pergi sana.” Usir sang namja itu benar – benar marah.

“Hmm, antar aku pulang, aku tidak tahu sekarang aku ada dimana, terus aku lupa tempat tinggalku.” Ucap yeoja itu dengan wajah memelas, sang namja menatap aneh kearah yeoja yang kini menunduk sedih.

“Aish, baiklah.” Ucap namja itu ceuk.

“He~!” Gumam yeoja itu kaget.

“Aku akan mengantarmu tapi… jangan pernah lagi muncul dihadapanku.” Ucap namja itu yang ditanggap dengan angguakan senang dari sang yeoja.

“Baiklah, bawa semua barang – barangmu, aku tidak mau tempatku ini tercemar dengan barang – barangmu yang tidak higenis itu.” Ucap namja itu dengan nada sombong tapi sang yeoja tidak begitu peduli, ia dengan patuhnya mengambil barang – barang miliknya dan berdiri di depan pintu menunggu sang namja selesai bersiap – siap.

“Kenapa kau malah berdiri disana?” Tanya namja itu, yeoja yang kini malah kebingungan di Tanya seperti itu malah celingak – celinguk tidak mengerti.

“Lupakan saja.” Timpal namja yang kini mulai muak dengan sikap yeoja yang bodoh itu.

Kini berjalan beriringan menuju tempat parkiran.

“Masuk.” Ucap namja yang kini dengan gentelmannya membukakan pintu untuk yeoja itu.

“Gomawo.” Ucap yeoja itu dengan cepat masuk kedalam mobil yang bisa di bilang mewah itu.

“Katakan arah kemana tempat tinggalmu, dan jangan berbicara jika hal itu tidak penting.” Ucap namja itu saat ia masuk kedalam mobil dan menstatar mobil dengan tatapan cuek kearah yeoja yang disampingnya.

“Hm, aku mengerti.” Ucap yeoja itu, selama perjalan tak banyak yang dibacarakan kecuali saat yeoja itu menunjukkan arah jalan kemana ia tinggal.

Sampai suatu saat Kyuhyun memecahkan suasana hening antar mereka “Siapa namamu?” Tanya Kyuhyun dengan nada suara yang aneh. Yeoja itu menoleh dan tersenyum.

“Namaku, Lee Sungmin… tapi panggil saja aku Minnie.” Ucap Sungmin dengan nada suara yang ramah, namja itu mengangguk pelan.

“Kau sendiri… Cho siapa?” Tanya yeoja yang bernama bernama Lee Sungmin atau Sungmin itu seraya menatap sosok namja yang hanya menatap lurus kearah jalan.

“Hmm, namaku Cho Kyuhyun… panggil saja Kyu, tapi lebih baik jangan kau ingat, karena kemungkinan besar kita tak akan pernah bertemu lagi.” Ucap namja bernama Kyuhyun itu dengan nada suara yang membuat Sungmin murung.

“Kenapa kau membenciku?” Tanya Sungmin, Kyuhyun mengangkat alisnya bingung.

“Apa maksudmu kenapa? Kita tidak saling kenal dan kau meninggalkan kenangan buruk selama 1 malam denganku, yang benar saja aku tidak membencimu.” Jelas Kyuhyun, Sungmin menunduk sedih.

“Oh… begitu.” Gumam Sungmin dan suasana hening kembali melanda antara mereka.

“Apa rumahmu sekitar sini.” Ucap Kyuhyun, Sungmin mengangguk dan menunjuk kesebuah rumah besar di kompleks elit itu.

“Ini rumahmu.” Ucap Kyuhyun saat menghentikan mobilnya di depan pagar besar.

“Hmm, da-dah… sampai jump… akh maksudku selamat tinggal… terima kasih.” Ucap Sungmin saat ia beranjak keluar dari mobil mewah milik Kyuhyun.

“Ne.” Ucap Kyuhyun sekenanya dan ia menacapkan gas lalu menghilang di balik perbelokan dari kompleks perumahan elit itu.

“Kyuhyun… kenapa nama itu begitu familiar.”  Gumam Sungmin seraya berjalan masuk kedalam perkarangan rumahnya yang super duper besar itu.

Sedangkan sosok Kyuhyun yang sedang melaju menggunakan mobil mewahnya menuju kesebuah perusahaan besar yaitu perusahaan resort ‘CHO’.

“Tuan Cho, selamat pagi…”

“Selamat datang.” Berbagai sapaan oleh para staffnya hanya bagaikan angin lalu bagi Kyuhyun, ia terus berjalan menuju kantornya dan duduk dengan santai di kursi hangatnya.

“Tuan muda Cho anda mau kopi.” Ucap salah seorang yeoja sekretaris dari Kyuhyun, Kyuhyun menatap dingin kearah sekretaris itu dan mengangguk.pelan. yeoja itu membukuk dan berjalan keluar dari ruangan Kyuhyun.

“Hmm, aku jadi kurang tidur gara – gara gadis itu.” Gumam Kyuhyun seraya mencoba menutup matanya untuk sementara waktu, tapi tiba – tiba saja saat ia menutup matanya.

“Kyuhyun… Kyuhyun ayo bangun.” Terdengar suara seseorang membuat Kyuhyun membuka matanya.

“Hem…” Gumam Kyuhyun dengan polos saat cahaya matahari langsung kedalam retina matanya.

“Kyuhyun… kau tertidur lagi.” Terdengar suara seorang yeoja yang tak begitu asing bagi Kyuhyun.

“Aku ada dimana?” Tanya Kyuhyun dengan nada aneh saat ia melihat hamparan pasir putih dan juga suara leburan air pantai di sekitarnya.

“HUH! AKU DIMANA?” Tanya Kyuhyun mulai shock tapi pandangan Kyuhyun langsung beralih kearah sampingnya sosok yeoja yang kemarin malam mabuk dan membuat malamnya begitu buruk.

“Kau … Kau lagi, kenapa aku di sini, kau menculikku yah.” Marah Kyuhyun, yeoja itu terdiam dan menatap Kyuhyun dengan aneh.

“Menculik?! Yang ada kau menculikku, kau yang memaksaku untuk datang kesini dan mempersiapkan semuanya ini.” Ucap yeoja itu seraya memperlihatkan kesekelilingnya sebuah perangkat piknik dan lainnya.

“Oh, ternyata kau sekarang sudah pintar memutar balikkan fakta, dasar gadis aneh.” Ucap Kyuhyun seraya beranjak meninggalkan sosok yeoja itu, begitu saja.

“Sudah ku duga , kau tak akan pernah berbuah Cho Kyuhyun… kau memang menyebalkan, kita putus.” Ucap yeoja itu yang hanya ditanggapi decihan Kyuhyun yang tidak begitu peduli dengan yeoja itu.

Kyuhyun terus melangkah sampai saatnya ia menatap mobilnya terpakir di salah satu parkiran pantai.

“Huft~, ya ampun … terkena hiptonis apa aku ada di sini.” Gumam Kyuhyun seraya melangkah menuju mobilnya dan pergi begitu saja sedangkan sosok yeoja yang kini hanya bisa duduk sambil menangis hanya menatap kesal kearah mobil Kyuhyun yang kini keluar dari perkarangan parkiran pantai.

“Hiks… hiks…hiks… bagaiaman bisa ia meninggalkanku, disaat aku tidak tahu jalan pulang.” Gumam yeoja yang ternyata adalah Sungmin itu.

“Iphoneku… ada bersamanya, eotteokhae” Gumam Sungmin seraya menyembunyikan wajahnya di balik telapak tangannya.

Sedangkan sosok Kyuhyun telah sampai di apartementnya.

“Huft, benar – benar aneh.” Gumam Kyuhyun seraya memarkirkan mobilnya, tapi tiba – tiba saja terdengar suara dering Iphone dari saku celananya.

“Hmm, Iphone siapa ini?” Tanya Kyuhyun saat ia mengambil sebuah Iphone di balik kantung celananya.

“Yeobseyo?” Sapa Kyuhyun pelan.

“Omo, Kyuhyun… kemana kau menculik Sungmin huh.” Terdengar suara seorang namja dari seberang sana.

“Huh! Sungmin… maksudmu, gadis bodoh yang bersamaku di pantai tadi, cih, aku meninggalkannya disana… jika kau mencarinya, cari saja kesana.” Ucap Kyuhyun seenaknya saja seraya mematikan Iphone itu dan meletakkannya kesembarang tempat.

“Ada – ada saja.” Gumam Kyuhyun seraya keluar dari mobilnya dan melangkah menuju apartementnya. Saat ia mencoba untuk masuk kedalam apartement, Kyuhyun mencoba  mencari – car keycard apartemantnya.

“Hmm, dimana keycardnya, bukannya selalu ku simpan di saku celana.” Gumam Kyuhyun mencoab mencari – cari keycard apartementnya.

“Aish, apa jangan – jangan jatuh?” Gumam Kyuhyun seraya melangkah kembali keparkiran mencoba mencari di mobil atau di parkiran.

“Mwo, tidak ada… bagaimana bisa, aku tidak pernah lupa menyimpan keycardku.” Gumam Kyuhyun berpikir keras mencari – cari keycard apartementnya.

“Hmm, kau melupakan sesuatu.” Tiba – tiba terdengar suara seorang yeoja di belakang Kyuhyun membuat Kyuhyun menoleh dan ditatapannya sosok Sungmin yang sedang menatapnya dengan aneh.

“Ini kau lupa mengambilnya dariku.” Ucap Sungmin seraya menyerahkan keycard apartement dan dompet milik Kyuhyun.

“Cih, ternyata kau tidak hanya senang membuat orang kesal ternyata kau juga seorang pencuri ulung, ya.” Ucap Kyuhyun seraya mengambil dengan kasar barang – barangnya yang disodorkan oleh Sungmin.

“M…Mwo… kau sendiri yang memintaku untuk menyimpan dompet dan Keycardmu, sekarang kau malah menuduhku seperti itu, apa salahku denganmu huh! Jika kau memang sejak awal membenciku, kenapa kau menjadikan aku pacarmu…” Kyuhyun tersenyum meremehkan.

“Siapa yang mau menjadikanmu pacar huh, aku… aku tidak pernah ingin jadi pacar dari  gadis aneh sepertimu.” Ucap Kyuhyun dengan begitu kasarnya membuat air mata Sungmin kembali jatuh dan menyelusuri pipi chubby dan putihnya itu, dimana Kyuhyun membalikkan badannya dan pergi begitu saja meninggalkan Sungmin yang sedang menahan sakit di dalam dadanya.

“Cih, dasar … kenapa dia tidak habis – habisnya membuat hariku jadi kacau.” Omel Kyuhyun seraya masuk kedalam Apartementnya dan melemparkan dompetnya kesembarang tempat.

“Arhg.” Gumam Kyuhyun seraya duduk di sofa ruang tengah apartementnya.

Tapi tak lama Kyuhyun duduk dan bersantai, tiba – tiba saja terdengar bel apartementnya berbunyi.

“Aish, siapa lagi.” Gumam Kyuhyun seraya beranjak membuka pintu apartementnya.

“Hey, Kyu.” Seru seseorang yang langsung masuk saat Kyuhyun membuka pintu.

“Hmm, Heechul hyung.” Gumam Kyuhyun, seseorang itu menoleh dan tersenyum misterius.

“Aku mencium bau Sungmin di sini… eodiga? Sungmin aku datang.” Seru seseorang itu yang merupakan Hyung dari Kyuhyun.

“Sungmin, kenapa sejak tadi nama gadis itu selalu diucapkan.” Ucap Kyuhyun yang langsung ditatap aneh oleh Heechul.

“gadis, kau bertengkar berat dengan Sungmin.” Ucap Heechul seraya meletakkan bungkusan yang ia bawa di meja ruang tengah Kyuhyun.

“Bertengkar, aku tidak mengenalnya sama sekali.” Ucap Kyuhyun, Heechul terdiam sesaat.

“Jadi kalian benar – benar bertengkar yah, kasian sekali Sungmin.” Gumam Heechul seraya merapikan beberapa majalah sport milik Kyuhyun yang berantakan di meja ruang tengah.

“Hyung, sudahlah… aku tidak bertengkar dengannya malah aku tidak kenal siapa dia, dia bilang putus, yah… argh mollayo… aku tidak mengerti dengan ini semua.” Ucap Kyuhyun seraya masuk kedalam kamarnya dan menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang berukuran King Sizenya.

“Ya, seterah kau saja, oya… aku sudah terlanjur membawa beberapa sayuran untuk dimasak, karena tak ada Sungmin jadi tampaknya dibuang saja.” Ucap Heechul.

“Sayur? Hyung sejak kapan suka sayur?” Tanya Kyuhyun menatap Heechul yang berdiri di ambang pintu kamarnya.

“Hmm, bukankah… kau yang suka sayur, semenjak Sungmin memasakanmu sayuran, kau menjadi suka sayur, wae? Apa gara – gara kalian sudah putus lalu kau juga kembali tidak suka sayur.” Ucap Heechul bingung dengan tingkah adiknya yang aneh.

“gadis itu selama ini memasakanku, benda hijau pahit itu, yaks~ aku pasti sudah gila.” Gumam Kyuhyun seraya menunjukan wajah tidak suka.

“Aigoo, padahal aku sudah sangat senang punya adik ipar yang sangat lucu.” Gumam Heechul seraya melangkah menuju dapur meninggalkan Kyuhyun yang hanya terdiam dengan ucapan Heechul.

“Adik ipar, cih gadis itu… apa yang Heechul hyung pikirkan? Sampai – sampai memanggil gadis itu adik ipar.” Celoteh Kyuhyun benar – benar tidak suka dengan yeoja yang bernama Sungmin itu.

“Hmm, oya… tadi seperti yang kau pinta, aku yang menggantikanmu di rapat klien di kantor, mereka ingin lihat rancanganmu di pulau jeju. Aku sudah menyiapkan tiketmu ke jeju besok.” Ucap Heechul seraya meminum sekaleng bir yang ia temukan di dalam kulkas Kyuhyun.

“Rapat?, hmmm… jadi mereka ingin melihat rancanganku, baiklah… apa hyung ikut?” Tanya Kyuhyun dari dalam kamar, sedangkan Heechul asik duduk di sofa ruang tengah sambil menonton TV.

“Boleh, tapi aku tidak ikut dalam pekerjaanmu, kau tahukan… aku lebih suka ke café atau ketempat yang lebih banyak wanitanya.” Ucap Heechul, Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya menanggapi ucapan Heechul.

Hari mulai menjelang malam, sedangkan sosok Heechul malah terlelap di sofa ruang tengah Kyuhyun.

“Hm, Hyung tampaknya tidak pulang malam ini.” Gumam Kyuhyun saat melihat wajah tenang Hyungnya yang sedang tertidur.

“Aish, membosankan kalau hanya berada di apartement.” Gumam Kyuhyun seraya berjalan kearah dapur, di ambilnya segelas air dan meminumnya dengan sekali teguk, lalu tatapannya langsung terpaku kesebuah bungkusan yang dibawa oleh Heechul.

“Sayuran…hm.” Gumam Kyuhyun seraya berjalan kearah bungkusan itu dan di bukanya.

“Apa benar aku memakan, makanan ini selama ini.” Gumam Kyuhyun saat ia mengeluarkan beberapa brokoli, wortel, bayam, dan juga tomat, selain itu ada juga beberapa cemilan.

“Hmm, lalu semua sayuran ini mau diapakan.” Gumam Kyuhyun sambil berkacak pinggang karena bingung dengan sayuran yang bertumpuk di hadapannya. Kyuhyun menatap kesekitarnya dan ditatapnya sebuah catatan menempel di kulkasnya.

‘Jika aku tidak ada, buat saja salad…
aku menaruh semua keperluan untuk
membuat salad di dalam kulkas.
sebelum dipotong bersihkan terlebih dahulu
sayurannya lalu dipotong semua sayurannya
dan campur semuanya dengan beberapa
bahan yang ku siapkan di kulkas.’

Kyuhyun menatap aneh kearah catatan itu.

“Salad…hm, ku coba saja.” Gumam Kyuhyun seraya membuka kulkas dan menatap kesebuah kotak taparewer yang ada sebuah catatan yang bertuliskan ‘bahan salad’.

“Siapa yang susah – susah meninggalkan catatan ini padaku.” Ucap Kyuhyun seraya membuka kotak itu dan mengeluarkan beberapa bahan seperti, Keju dan minyak ikan.

“Kyu, kau sedang apa ‘hoam’.” Tegur Heechul yang tampaknya setengah sadar.

“Omo, Hyung… kau mengagetkanku saja.” Pekik Kyuhyun kaget, melihat keberadaan Heechul yang entah kapan bangun dari tidur lelapnya.

“Hmmm, kau sedang masak, tumben sekali.” Ucap Heechul seraya mengambil segelas air minum di dalam kulkas setelah ia berlalu dari hadapan Kyuhyun.

“Aku bosan jadi ku coba – coba saja.” Ucap Kyuhyun seraya memebersihkan beberapa sayur yang telah ia buka bungkusnya.

“Kau masak sayur, mauku bantu…” Ucap Heechul saat ia melihat cara Kyuhyun memebersihkan sayur.

“Sini, biar aku saja yang membersihkan sayurnya.” Ucap Heechul seraya mengambil kegiatan Kyuhyun dan mendorong Kyuhyun kesamping.

“Kau bagian memotong saja.” Ucap Heechul, Kyuhyun hanya manggut – manggut gaje dengan perintah Heechul.

Selama sesaat Kyuhyun dan Heechul disibukan dengan kegiatan masak – memasak mereka.

Sampai suatu saat Heechul membuka kembali kulkas Kyuhyun dan di tatapnya sebuah kotak taparewer yang bertuliskan ‘Kimchi’.

“Tampaknya, Sungmin benar – benar menyiapkan semua ini untukmu.” Ucap Heechul yang ditatap tajam oleh Kyuhyun.

“Ini pasti kerjaanya pembantu yang telah ku perkerjakan beberapa hari yang lalu.” Elak Kyuhyun berusaha menghilangkan nama Sungmin yang selalu di ucapkan Heechul.

“Bukankah, sudah 2 bulan ini kau memecat semua pembantu.” Ucap Heechul, Kyuhyun berhenti memotong sayur dan menatap Heechul aneh.

“Tapi baru kemarin aku memperkerjakan seorang pembantu.” Gumam Kyuhyun, Heechul hanya mengangkat bahunya tidak begitu peduli.

“Argh, Sungmin juga meninggalkan catatan cara membuat sup kimchi.” Pekik Heechul saat menemukan sebuah catatan di atas kotak taparewer.

“Mwo, jincha.” Ucap Kyuhyun, Heechul hanya manggut – manggut sambil membaca catatan yang ada.

TBC….

Akhirnya, Chapter 1 is done…
happy reading yah, all reader.


3 thoughts on “≋ KyuMin | ✤Outsider✤ | Chapter 01≋

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s