≋KyuMin | ✤Outsider✤ | Chapter 02≋


Author : Song Se Yoon

Genre : Romance | Friendship | Action*Terkadang*

Length : Chapter

Pairing : KyuMin *Always*

Other Cast : All Super Junior mamber

Sedangkan sosok Sungmin yang kini hanya bisa menangis didalam kamarnya.

“Sungmin, gwaenchana?” Tanya Ryeowook yang merupakan teman baik dari Sungmin.

“Ryeowook-ah.” Isak tangis Sungmin seraya memeluk Ryeowook dengan erat.

“Omo, ada apa… apa Kyuhyun melakukan hal aneh lagi?” Tanya Ryeowook, Sungmin menganggukkan kepalanya dan mencoba menghapus air matanya yang tidak bisa berhenti mengalir.

“Hmm, Sungmin sudahlah… lupakan saja lelaki bodoh itu.” Ucap Ryeowook, Sungmin hanya menangis mendengar ucapan Ryeowook.

“Oya, aku punya tiket ke pulau Jeju, apa kau mau menenangkan diri disana?” Tanya Ryeowook seraya menunjukkan sebuah tiket pesawat kearah Sungmin.

“Bukankah itu milikmu.” Ucap Sungmin berusaha menghapus air matanya, Ryeowook tersenyum.

“Ani, aku tidak bisa kepulau jeju pada hari kerjaku, jadi kau saja yah.” Ucap Ryeowook seraya meletakkan tiket pesawat itu di telapak tangan Sungmin.

“Kau yakin.” Gumam Sungmin, Ryeowook tersenyum dan mengangguk pelan.

“Sudahlah, aish~ aku harus pulang, sudah jangan menangis lagi, aku pulang dulu yah.” Ucap Ryeowook tampak tergesa – gesa tanpa menghiraukan suara teriakan Sungmin yang khawatir dengannya.

“Ryeowook benar – benar tidak berubah.” Gumam Sungmin saat ia melihat tiket pesawat yang kini ia genggam, Sungmin menatap nanar keluar jendelanya.

KEESOKAN HARINYA

Di pulau jeju.

“Argh, sampai juga…” Gumam Heechul saat berada di luar bandara pulau Jeju.

“Hyung, kau duluan saja ke hotel, aku akan bertemu dengan klien dulu di perusahan cabang.” Ucap Kyuhyun seraya berpisah dengan Heechul yang hanya manggut – manggut melihat kepergian Kyuhyun.

Tapi tak lama Heechul melangkah menuju kearah taksi, Heechul menangkap sosok Sungmin yang baru saja keluar dari pintu utama bandara. “Sungmin.” Gumam Heechul seraya berlari menuju Sungmin yang tampaknya sedang mencari taksi.

“Adik ipar.” Seru Heechul, Sungmin yang mendengar suara Heechul langsung menoleh dan ditatapnya kaget Heechul yang sedang menghampirinya. ‘Omo’ batin Sungmin saat ditatapnya horror sosok Heechul yang ngos – ngosan

“Kenapa oppa ada di sini?” Tanya Sungmin, Heechul tersenyum simpul dan menepuk bahu Sungmin.

“Kau mencari Kyuhyunkan, disana… tadi dia kesana.” Ucap Heechul seraya menunjuk kearah yang berbeda dari arah Sungmin yang akan ke hotel.

“Aku tidak mau bertemu dengannya.” Ucap Sungmin seraya mengalihkan pandangannya kearah lain, malah tampak tak begitu peduli. Heechul melongo sesaat tapi dengan cepat ia tepis pikiran anehnya.

“Hmm, kalau begitu untuk apa kau kesini?” Tanya Heechul, Sungmin bergumam sesaat dan menatap Heechul ragu.

“Aku ingin menenangkan diri di sini.” Ucap Sungmin sekenanya, Heechul mengangguk pelan berpura – pura mengerti dengan apa yang dimaksud Sungmin.

“Ya sudah oppa, aku ingin ke hotelku sampai jumpa.” Ucap Sungmin dengan nada suara yang dingin membuat Heechul merasa ada yang aneh dan menatap kepergian Sungmin dengan perasaan khawatir.

Saat di dalam taksi, Sungmin masih kepikiran dengan ucapan Heechul yang mengatakan Kyuhyun juga ada di jeju.

“Argh, sejak kapan dunia ini menjadi begitu sempit.” Gumam Sungmin membuat pak supir taksi kebingungan dengan ucapannya.

Sedangkan sosok Kyuhyun yang sudah sampai di perusahaan cabang resort ‘CHO’ tampak sedang sibuk dengan perkerjaannya.

“Tuan Cho, anda sudah datang… para klien sedang menunggu anda di resto lantai bawah.” Ucap salah seorang sekretaris di ruangan Kyuhyun, Kyuhyun hanya mengangguk dan menata beberapa dokumen yang akan ia tunjukan kepada kliennya.

Saat berada di resto Kyuhyun langsung menunjukan beberapa rancangan dan dokumen yang menyangkut tentang kerja samanya dengan klien.

“Lalu, kau akan membangun sebuah mall di sekitar tempat ini.” Ucap salah satu klien Kyuhyun yang ditanggapi dengan anggukan pasti dari Kyuhyun.

“Hm, apa kau sudah memastikan ini semua, tidak merugikan kami.” Ucap Klien lainnya membuat Kyuhyun tersenyum.

“Tentu saja ini tak akan merugikan kalian, aku yakin pembangunan ini 100% akan membangkitkan kembali saham yang ada dan selain itu tempat ini sudah ku amati sehingga, selama pembangunan tak ada terjadi masalah.” Terang Kyuhyun dengan tegas, semua klien menangguk puas dengan rancangan Kyuhyun, sampai suatu ketika klien Kyuhyun memanggil seseorang.

“Oh, Nona LEE.” Teriak klien Kyuhyun membuat Kyuhyun menoleh dan ditatapnya dengan shock sosok yeoja yang saat ini sungguh tak ingin ia temui.

“Omo, kau mengajak tunanganmu juga, oh~ baguslah… kami juga ada yang ingin kami bicarakan padanya.” Ucap klien lain membuat Kyuhyun terjengah dengan apa yang mereka bicarakan.

Sedangkan sosok Lee yang merupakan Lee Sungmin itu malah menatap kaget dengan seruan dari klien Kyuhyun.

“Omo, kenapa mereka ada di sini dan dia…” Gumam Sungmin geram tapi dengan langkah malas ia mendekat dan member salam kepada klien Kyuhyun.

“Oh, Nona Lee… apa kau sedang menatap pemandangan di sekitar sini.” Ucap salah satu klien Kyuhyun, Sungmin yang ditanya seperti tersenyum dan mengangguk.

“Hmm, kau sungguh baik, duduklah dulu.” Ucap klien lainnya menarik kursi supaya Sungmin bisa duduk.

“Gamshamnida.” Gumam Sungmin gugup saat tatapan tajam Kyuhyun tertuju padanya.

“Oya, kau sudah pasti tau rancangan Tuan Cho, bagaimana menurutmu?” Tanya klien Kyuhyun membuat Kyuhyun mengangkat alisnya bingung.

‘Bagaimana bisa gadis seperti dia memberikan saran.’ Batin Kyuhyun meremehkan.

“Rancangan… oh, tentang itu… seperti yang kita lihat di pulau jeju sangat terkenal dengan pemandangan indahnya dan juga tempat – tempat wisatanya, bagus memang kalau kita membuat sebuah mall di sini, tapi dilihat dari rancangan mall ini, ini sungguh terlalu menoton seperti yang ada di kota – kota, yang harus kita perbuat adalah bagaimana kita membuat sebuah mall yang mempunyai pola dan tema yang pas untuk pulau jeju, seperti membuat rancangan mall yang ramah dengan lingkungan tanpa merusaka pemandangan yang ada, atau mall yang bisa menarik perhatian wisatawan dengan kebudayaan yang ada di pulau jeju ini.” Jelas Sungmin membuat Kyuhyun terdiam sesaat dan tersenyum lembut.

“Hmm, kau memang punya bakat Lee Sungmin-ssi.” Ucap klien Kyuhyun dan kini mereka menatap Kyuhyun dengan serius.

“Nah, Tuan Cho apa anda sependapat dengan tunangan anda.” Ucap Klien Kyuhyun, Kyuhyun mengangguk pelan.

“Jika seandainya Tuan semua setuju, akan aku lakukan seperti apa yang ia katakan, jadi saya harap kerja samanya.” Ucap Kyuhyun, semua klien Kyuhyun tersenyum dan mengangguk setuju.

“Baiklah, kami akan berkerja sama dengan anda Cho Kyuhyun, dan anda juga Lee Sungmin-ssi kalian memang sangat cocok.” Ucap Klien Kyuhyun seraya berdiri dan berjabat tangan dengan Kyuhyun dan Sungmin, setelah itu mereka melangkah pergi meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin di dalam resto.

Setelah klien Kyuhyun menghilang dari pandangan mereka dengan cepat Sungmin beranjak dan pergi dari hadapan Kyuhyun, tapi entah ada apa Kyuhyun meraih tangan Sungmin dan meminta Sungmin untuk kembali duduk. Sungmin dengan terpaksa kembali duduk tanpa ingin menatap Kyuhyun.

“Pesanlah makanan, aku akan mentraktirmu, tapi tidak berarti aku akan baik denganmu.” Ucap Kyuhyun seraya meminum kopi miliknya.

“Huft, tidak perlu.” Cuek Sungmin .

“Tuan anda memesan apa?” Tanya salah seorang pelayan menghampiri Kyuhyun.

“Tolong 2 steak daging special yah.” Ucap Kyuhyun, sang pelayan mengangguk dan melangkah pergi, kini suasan antara Kyuhyun dan Sungmin begitu hening.

“Nona, anda mau coba wine kami.” Ucap salah satu pelayan yang sedang membawakan sebotol wine yang tampaknya sangat mahal.

“Ak…hmm, baiklah.” Ucap Sungmin, pelayan itu tersenyum dan membukakan gelas wine untuk Sungmin dan menuangkan winenya kedalam cangkir Sungmin. Kyuhyun yang melihat itu, merasa tertarik dengan wine yang dituangkan oleh sang pelayan.

“Boleh aku mencobanya juga.” Ucap Kyuhyun yang di tanggapi anggukan senang dari sang pelayan, pelayan itu juga membukakan gelas untuk Kyuhyun dan menungkan wine itu kedalam gelas Kyuhyun.

Perlahan Kyuhyun mencium bau wine itu dan meminumnya dengan pelan.

“Hmm, boleh aku minta satu boleh di mejaku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin yang mendengar itu langsung menatap Kyuhyun kaget.

“Baiklah, saya bawakan.” Ucap pelayan itu seraya pergi dan mengambil satu botol wine yang baru pada Kyuhyun.

‘Apa dia berencana untuk mabuk.’ Batin Sungmin melihat Kyuhyun yang tampaknya tidak peduli menatap kearahnya.

“Ini tuan.” Ucap pelayan itu seraya meletakkan botol wine di meja tepat dihadapan Kyuhyun.

“Hm, terima kasih.” Ucap Kyuhyun sekenannya.

“Tuan ini pesannya.” Ucap pelayan yang lainnya seraya meletakkan 2 steak dihadapan Sungmin dan Kyuhyun.

“Permisi nona.” Ucap pelayan itu seraya menuangkan bumbu steak di atas steak milik Sungmin.

“Tuan.” Ucap pelayan itu seraya menuangkan bumbu steak di atas steak milik Kyuhyun, setelah itu pelayan itu melangkah pergi, Sungmin menatap Kyuhyun dengan serius.

“Kenapa kau memandangiku seperti itu?” Tanya Kyuhyun, Sungmin menghela nafas dan menarik botol wine yang baru saja ingin Kyuhyun ambil.

“Kau ingin mabuk.” Ucap Sungmin yang semenjak tadi memperhatikan tak hentinya Kyuhyun menuangkan wine ke dalam gelas miliknya sendiri.

“Apa urusanmu, palli makan dan cepat pergi dari sini?” Ucap Kyuhyun seraya mengambil dengan paksa botol wine dari tangan Sungmin.

“Cih, percuma ternyata aku di sini.” Ucap Sungmin seraya pergi meninggalkan Kyuhyun yang tampaknya tidak begitu peduli, Kyuhyun terus meminum winenya sampai ia mabuk tak dihiraukannya steak yang mulai mendingin di meja.

“Pabo… kenapa aku mau tetap di sana, tadi.” Gumam Sungmin seraya menghapus air matanya yang mengalir entah karena apa.

Sungmin terus melangkah dan sampai ia merasa lelah dan duduk di suatu bangku yang menunjukkan suasana sunset dihadapannya.

“Hiks, kenapa Kyuhyun bisa berubah seperti itu.” Gumam Sungmin seraya memainkan tangannya dengan cepat di tatapnya matahari yang semakin lama semakin tenggelam di pelupuk barat.

“huft, masa bodoh ia mabuk atau tidak.” Pekik Sungmin mencoba menenangkan pikirannya.

Waktu kini mulai menunjukkan jam pukul 8 malam , Sungmin yang semenjak tadi hanya duduk di bangku kini mulai beranjak untuk kembali ke hotel.

Sedangkan sosok Kyuhyun dengan susah payah melangkah meninggalkan uangnya diatas meja dan pergi dengan keadaan mabuk.

“Argh, aku terlalu banyak minum.” Gumam Kyuhyun seraya menyentuh kepalanya yang pusing. Kyuhyun melangkah dengan begitu lunglai, membuat orang – orang disekitarnya mencoba menjauhinya.

Saat didalam hotel Kyuhyun mencoba melangkah menuju lift yang baru saja tertutup.

“Chakam…” Ucap Kyuhyun seraya masuk dengan lunglai dan Brugh… Kyuhyun terjatuh kedalam pelukan seseorang.

“Hmm.” Gumam Kyuhyun seraya mengakat wajahnya dan ditatapnya wajah manis Sungmin yang kini memerah padam.

“Kau… Kau lagi.” Ucap Kyuhyun seraya mendorong tubuh Sungmin menjauh darinya.

“Agh, neo michyeo saramiya…” Marah Sungmin saat tubuhnya terbentur dengan dinding lift.

“Sssttt, suaramu itu berisik.” Ucap Kyuhyun tampak setengah sadar sedang berbicara dengan Sungmin, pintu lift kembali tertutup saat Kyuhyun tampak sedang bersandar di dinding lift.

Kini suasana didalam lift begitu hening, Sungmin berulang kali menghela nafasnya berharap ia bisa cepat – cepat keluar dari lift, tapi tiba – tiba saja lift berhenti dan tubuh Kyuhyun lunglai menimpa Sungmin.

“Huk.” Gumam Sungmin saat ia merasakan beratnya tubuh Kyuhyun.

“Yak, pabo… menyingkir dariku.” Teriak Sungmin, Kyuhyun tampak tidak bergeming dan tiba – tiba saja lampu didalam lift mati membuat Sungmin berteriak dan memeluk tubuh Kyuhyun, Kyuhyun yang tersadar dengan suara teriakkan Sungmin langsung menatap kesekelilingnya.

“Hmm, aku dimana?” Tanya Kyuhyun seperti orang bodoh.

“Ya, apa yang kau lakukan lepaskan aku?!”Perintah Kyuhyun mencoba melepaskan pelukan Sungmin.

“ANIYO!!! Aku takut.” Teriak Sungmin masih memeluk Kyuhyun dengan kuat.

“Aish.”Desis Kyuhyun putus asa dan membiarkan Sungmin memeluknya. Selama beberapa menit, Kyuhyun dan Sungmin terdiam.

“Ya, kau apakan lampu liftnya?” Tanya Kyuhyun dengan nada suara yang masih terdengar mabuk.

“Aku tidak melakukan apapun.” Jawab Sungmin, Kyuhyun hanya bergumam pelan.

“Lalu mau sampai kapan kau mau memelukku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin yang mendengar itu langsung dengan perlahan ia melepaskan pelukannya tapi tiba – tiba saja tangan Kyuhyun merangkuh pinggang Sungmin dan mendorong kembali Sungmin kedalam pelukkannya.

“Sudahlah lupakan saja, tetap seperti ini.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dalam kegelapan dan menikmati kehangatan pelukan Kyuhyun.

Tapi tak lama kemudian lampu lift kembali menyala dan lift kembali berjalan seperti semula.

“Hmm.” Gumam Sungmin seraya melepaskan pelukan Kyuhyun, Kyuhyun yang melihat keadaan kembali menjadi normal dengan kepala yang pusing akibat mabuk ia berusaha bangkit dan keluar dari lift yang sudah menunjukkan lantai 7.

“Kyuhyun, kau baik – baik saja.” Ucap Sungmin khawatir melihat Kyuhyun yang berjalan begitu lunglai.

“Itu bukan urusanmu.” Ucap Kyuhyun kembali ke sikap dinginnya, Sungmin hanya menghela nafas berat dan melangkah menuju kearah kamarnya yang berbeda arah dari Kyuhyun.

“Dia itu kenapa? Tadi saja sangat baik.” Gumam Sungmin saat ia mengingat kembali saat Kyuhyun memeluknya.

“Huft~! Kyuhyun pabo.” Gumam Sungmin seraya mengunci kamarnya dan berjalan kearah ranjang yang berukuran king size di kamar hotelnya.

“Hmm… aku lelah…” Ucap Sungmin seraya menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang.

Begitu juga sosok Kyuhyun yang masih dalam keadaan mabuk langsung menjatuhkan dirinya di atas ranjang.

“Hmm, aku pasti sedang mimpi…” Gumam Kyuhyun seraya menutup matanya dan terlelap tidur.

“Tuan CHO…Tuan CHO…Tuan CHO.” Terdengar suara panggilan seseorang membuat Kyuhyun terbangun.

“Huh!” Pekik Kyuhyun kaget.

“Tuan CHO anda tertidur dan ini kopinya.” Ucap sekretaris Kyuhyun seraya meletakkan secangkir kopi kehadapan Kyuhyun.

“Kopi??? Hmm… bukankah aku seharusnya di pulau jeju.” Ucap Kyuhyun yang langsung ditatap bingung oleh sekeretarisnya.

“Ha, tampaknya Tuan Cho sedang mengigau… anda sejak tadi tertidur.” Ucap sekretaris Kyuhyun tampak aneh menatap Kyuhyun.

“Oh, baiklah… kembali ke perkerjaanmu.” Ucap Kyuhyun kearah sekretarisnya, sang kretaris hanya mengangguk dan melangkah pergi, Kyuhyun yang kebingungan hanya bisa memegangi kepalanya yang sakit.

“Aish, jadi tadi itu mimpi.” Gumam Kyuhyun masih merasa penasaran.

“Tapi kenapa ada gadis itu??? Arghhh~ aku pasti kelelahan.” Ucap Kyuhyun seraya meminum kopinya dengan sekali teguk.

Kyuhyun menepis semua pikirannya tentang mimpinya tadi dengan cara berkerja, tapi tiba – tiba saja pintu ruangan Kyuhyun terbuka dan munculah hyungnya yaitu Heechul.

“Annyeong, tampaknya kau tak begitu sibuk.” Ucap Heechul seraya menutup kembali pintu ruangan Kyuhyun.

“Ne, tapi tumben sekali hyung ke sini.” Ucap Kyuhyun menatap Heechul yang kini duduk di kursi depan meja kerja Kyuhyun.

“Hmm, wae? Akukan mau sekali – sekali menjenguk adikku.” Ucap Heechul dengan senyum khasnya.

“Tidak menayakan Sungmin.” Ucap Kyuhyun yang langsung ditatap Heechul bingung.

“Sungmin? Siapa dia?” Tanya Heechul terjengah dengan ucapan Kyuhyun.

“Bukannya, Hyung selalu Tanya Sungmin kemana.” Ucap Kyuhyun menatap Heechul dengan aneh.

“Sungmin, kau sakit ya… aku tidak kenal dengan Sungmin, apa jangan – jangan pacarmu ya.” Goda Heechul, Kyuhyun langsung menaikan alisnya bingung.

“Lupakan saja lah.” Ucap Kyuhyun seraya menutup beberapa dokumen perusahan.

“Argh, seterah kau saja lah, aku datang kesini, mau mengajakmu makan siang bersama.” Ucap Heechul.

“Hmm, makan siang? Jam berapa ini.” Ucap Kyuhyun seraya menatap kearah jam dinding yang menunjukkan waktu pukul 1 siang.

“Kajjah,aku sudah sangat lapar sekarang.” Ucap Heechul seraya beranjak dari tempatnya, Kyuhyun hanya tersenyum melihat hyungnya dan mengikuti Heechul dari belakang.

Kali ini Kyuhyun dan Heechul makan siang disalah satu resto dekat kantor.

“Hyung, tumben sekali… disini makan siangnya.” Ucap Kyuhyun seraya meminum jus pesannya.

“Hehehe, aku ingin menunjukkanmu seorang gadis manis, yang selama ini ku awasi” Ucap Heechul seraya menatap kearah pintu masuk resto.

“Hmm, jincha.” Gumam Kyuhyun tampak tak begitu peduli.

“Ah, itu dia… hmm~ kalau dilihat dari umur tampaknya dia seumuran denganmu.” Ucap Heechul, Kyuhyun yang tertarik dengan sosok yeoja yang dibicarakan Heechul dengan cepat ia menoleh dan ditatapnya sosok…

TBC….

Akhirnya, Chapter 1 is done…
happy reading yah, all reader.


2 thoughts on “≋KyuMin | ✤Outsider✤ | Chapter 02≋

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s