≋KyuMin | Oneshoot |FIRST SNOW≋


Author : Song Se Yun

Length : Oneshoot

Genre : Josei

Rating : Romance

Cast :   Lee Sungmin

            Cho Kyuhyun

            Kim Ryeowook

            Kim Jong Woon a.k.a Yesung

Kali ini untuk kesekian kalinya seorang gadis kembali berdiri di depan sebuah café sambil menatap seorang lelaki tampan yang sedang sibuk meracik beberapa coffee kepada pelanggan.

“Hmm, hari ini juga masih sibuk dan banyak orang.” Gumam gadis itu sambil mempoutkan bibirnya, ia menghela nafas sesaat dan melangkah kearah bangku yang ada didepan café itu.

Sudah 5 tahun ini ia selalu datang ke café yang sama hanya untuk melihat sosok lelaki tampan yang berkerja di sebuah café Pearl Bean, sebenarnya tidak hanya dirinya yang sering ke café itu melainkan ada beberapa sekelompak gadis yang memberi nama mereka dengan sebutan Princess Bean, sebagai ungkapan betapa mereka senangnya dengan café itu tapi dibalik itu semua, niat mereka hanya untuk bertemu si tampan yang dapat julukan dengan PrinceKyu di café itu.

“Huh, enaknya mereka bisa berbicara sedekat itu pada Kyuhyun.” Gumam gadis yang kini hanya bisa menopang dagunya dengan penuh iri sambil menatap para gadis yang sekarang sedang mengelilingi si PrinceKyu.

Tapi tiba – tiba saja pandangannya beralih saat seorang gadis memanggil dirinya “Sungmin.”

“Oh, Ryeowook-ah.” Sahut Sungmin senang saat ia melihat seorang gadis cantik menghampirinya dan duduk disampingnya.

“Kau tak mau masuk kedalam?” Tanya Ryeowook yang celingak – celinguk melihat keadaan di dalam.

“Ani, aku diluar saja.” Ucap sang gadis yang bernama Sungmin itu dengan senyum manisnya, Ryeowook manggut dan tersenyum kearah Sungmin.

“Kalau begitu aku masuk yah, sayang sekali kalau aku tidak menggoda Kyuhyun seperti biasanya.” Ucap Ryeowook, Sungmin tertawa pelan dan mengangguk memberi jawaban pada Ryeowook, Ryeowook tersenyum senang dan bergegas masuk kedalam café itu, dari kejauhan Sungmin melihat jelas Ryeowook masuk kedalam kerumunan gadis di samping PrinceKyu.

“Hmm, pasti menyenangkan bisa seberani itu.” Gumam Sungmin sambil memanyunkan bibirnya dan kali ini ia memilih untuk mengalihkan pandangannya menuju kearah mobil yang berlalu lalang di depan café itu.

“Lee Sungmin-ssi.” Untuk kedua kalinya pandangan Sungmin kembali teralih saat seorang lelaku yang menggunakan kaca mata besar sambil menyeret sepedanya yang berada satu meter dari tempat Sungmin duduk.

“Oh, Yesung-ssi.” Gumam Sungmin, lelaki itu tersenyum dan cepat – cepat menstandarkan sepedanya.

“Sedang apa kau di luar? Kenapa tidak masuk kedalam café?” Ucap lelaki yang bernama Yesung itu seraya duduk disamping Sungmin.

“Huh, ani… aku hanya lagi menunggu first snow di depan sini.” Dusta Sungmin, Yesung menatap kelangit.

“Nde, tampaknya hari ini salju akan turun.” Ucap Yesung, Sungmin tersenyum sambil menatap barang – barang yang ada di sepeda Yesung.

“Kau membeli banyak barang, apa sedang ada pesta?” Tanya Sungmin, Yesung menoleh kearah sepedanya.

“Ani, hanya keperluan bulanan untuk sebulan kedepan musim dingin ini.” Ucap yesung, Sungmin mengangguk.

“Ya sudah kalau begitu, apa kau ingin pulang? Bukankah kita satu arah.” Ajak Yesung, Sungmin menoleh kearah dalam café yang mulai sepi.

“Ani, aku akan tetap menunggu First Snow di sini.” Ucap Sungmin, Yesung tersenyum curiga pada Sungmin.

“Baiklah, semoga First Snowmu menyenangkan.” Ucap Yesung seraya pergi dengan senyum aneh kearah Sungmin, Sungmin hanya mengangguk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Tumben sekali ia tidak menjahiliku.” Ucap Sungmin pelan. Tapi tatapan Sungmin teralih saat Ryeowook keluar dari café dengan kondisi berantakan.

“Ada apa denganmu?” Tanya Sungmin, Ryeowook hanya manyun dan mendekat kearah Sungmin.

“Hmm, aku didorong – dorong oleh mereka dan seperti inilah aku.” Ucap Ryeowook sambil menatap sekelompok gadis yang tampaknya sedang menggoda PrinceKyu, Sungmin mengikuti arah pandang Ryeowook dan tertawa pelan.

“Kenapa malah ketawa?” Tanya Ryeowook manyun melihat tingkah Sungmin.

“Ani, aku tidak sangka saja kau kalau dengan para gadis – gadis itu.” Gumam Sungmin sambil menahan tawanya.

“Sudahlah, aku mau pulang saja… apa kau akan tetap di sini?” Tanya Ryeowook, Sungmin terdiam dan mengangguk pasti.

“Jincha, hari semakin dingin, kau seharusnya masuk kedalam, hm~ ya sudah aku mau pulang, oya! Jangan cari kesempatan kepada PrinceKyu yah.” Ucap Ryeowook seraya melangkah pergi meninggalkan Sungmin.

Sungmin tersenyum melihat kepergian Ryeowook.

“Kesempatan? Mana mungkin ada kesempatan untukku.” Gumam Sungmin seraya mengeratkan jaket tebalnya dan syal pink yang mengalung di lehernya.

1 jam 2 jam 3jam dan pada pukul 3 sore, Sungmin masih tetap ada di depan café itu.

“Hmm, kalau di pikir – pikir menunggu First Snow di sini juga, bukanlah hal yang buruk.” Gumam Sungmin, satu perasatu pelangganpun pulang dan hari semakin dingin membuat Sungmin tampaknya mulai kedinginan.

Tok Tok Tok… terdengar ketukan kaca di belakang Sungmin, Sungmin menoleh dan ditatapnya sosok lelaki tampan yang tak lain adalah PrinceKyu itu. PrinceKyu tersenyum dan menunjukan sebuah tulisan

‘Hari bersalju dapat

Coffee Americano gratis.’

Sungmin memiringkan kepalanya dan menatap PrinceKyu dengan aneh.

“Jika kau mau, aku bisa membuatkannya padamu, masuklah.” Ucap PrinceKyu, Sungmin hanya diam dan menatap kesekeliling dalam café. Dengan perlahan Sungmin berjalan dan memasuki café, saat masuk PrinceKyu tersenyum dan memberi isyarat untuk duduk di salah satu kursi. Suasana Café saat ini sangat sepi, karena hanya beberapa pelanggan yang ada.

“Ini, minumlah, di luar pasti dingin.” Ucap PrinceKyu seraya memberikan segelas Coffee Americano kearah Sungmin.

“Oh, gamshmnida.” Ucap Sungmin seraya menyeruput dengan pelan coffee yang diberikan oleh PrinceKyu.

“Kau diluar sedang apa?” Tanya PrinceKyu sambil menatap keluar café, Sungmin mengikuti arah pandang PrinceKyu.

“Hmm, aku juga tidak mengerti.” Ucap Sungmin, PrinceKyu menatap bingung kearah Sungmin.

“Tidak mengerti? Apa maksudmu?” Tanya PrinceKyu, Sungmin tersenyum ramah.

“Aku hanya suka berada didepan sana, selain itu menurutku tidak salahnya menunggu First Snow di luar sana.” Ucap Sungmin, PrinceKyu terhenyak sesaat mendengar ucapan Sungmin.

“First Snow? Kau percaya dengan First Snow.” Ucap PrinceKyu, Sungmin tampak bingung dengan ucapan lelaki yang ada dihadapannya.

“Tentu saja, bukankah orang – orang juga begitu.” Ucap Sungmin, PrinceKyu tersenyum dan menatap kearah Sungmin dengan tulus.

“Ani, kau salah beranggapan orang – orang juga percaya akan hal itu, tapi itu tidak, gadis – gadis yang bersamaku sepanjang hari ini, mereka menyebut konyol hal yang namanya First Snow, kata mereka dari pada menunggu First Snow, mereka lebih baik mencari seseorang yang bisa mereka kencani saat malam pertama turunnya salju, itulah yang mereka ucapakan.” Ucap PrinceKyu, Sungmin terdiam sesaat mendengar ucapan PrinceKyu.

“Begitu ya, tampaknya aku terlalu polos.” Ucap Sungmin, PrinceKyu tersenyum.

“Hah, sudahlah lupakan saja… oya siapa namamu?” Tanya PrinceKyu, Sungmin mengigit bibirnya perlahan.

“Namaku Lee Sungmin.” Ucap Sungmin pelan.

“Kalau begitu aku akan memanggilmu CuteMin.” Ucap PrinceKyu, Sungmin terjengah dengan ucapan PrinceKyu.

“CuteMin, tapi namakukan.”

“Aku tahu, karena kau gadis yang polos dan manis aku akan memanggilmu CuteMin, dan namaku Cho Kyuhyun kau bisa memanggilku dengan Kyu saja.” Ucap Kyuhyun memotong ucapan Sungmin, Sungmin tersenyum dan mengangguk saja melihat PrinceKyu atau Kyuhyun itu terus memotong ucapannya.

JAM 5 Sore, karena malam salju pertama café Pearl Bean terpaksa tutup cepat, karena para karyawan tampaknya sepakat ingin menikmati malam salju pertama mereka.

“CuteMin, kau mau melihat First Snow bukan.” Ucap Kyuhyun, Sungmin menoleh kearah Kyuhyun yang baru saja keluar dari café menggunakan pakaian biasanya.

“Huh.” Gumam Sungmin bingung, Kyuhyun tersenyum dan mendekat kearah Sungmin.

“Kajjah, aku punya tempat bagus untuk melihat First Snow.” Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya diam sampai suatu ketika Kyuhyun meraih tangan Sungmin dan menariknya kesuatu tempat.

“Kyu, kita mau kemana?” Tanya Sungmin yang tampaknya mulai kewalahan mengikuti langkah Kyuhyun yang cepat.

“Sebentar lagi kita sampai.” Ucap Kyuhyun, Sungmin dengan tenaga terakhirnya mencoba menyamkan langkahnya dengan Kyuhyun. Dari jauh Sungmin melihat namsan tower di hadapannya.

‘Namsan tower?’ Batin Sungmin.

“Argh, sampai juga.” Ucap Kyuhyun, Sungmin hanya diam dan melihat kesekelilingnya dimana ia baru menyadari Kyuhyun membawanya ke namsan tower.

“Kenapa kita ke sini?” Tanya Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan mencoba mengatur nafasnya.

“Ini adalah tempat yang paling bagus untuk melihat First Snow.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum sambil menatap kesekitarnya.

“Nde, kurasa benar.” Gumam Sungmin.

“Kajjah, ayo kita naik ke atas.” Ajak Kyuhyun, Sungmin mengangguk dan berjalan mengikuti Kyuhyun dari belakang, hari kini semakin dingin dan tampak embun setiap kali Sungmin dan Kyuhyun menghembuskan nafas.

“Kau kedinginan?” Tanya Kyuhyun. Sungmin menggelengkan kepalanya memberi jawaban pada Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan terus melangkah menuju ketempat dimana sebuah pagar gembok cinta terpampang jelas di hadapannya dan juga beberapa pohon gembok cinta juga terlihat.

“Wah, indahnya.” Gumam Sungmin, Kyuhyun tersenyum dan berjalan kearah kesisi pagar untuk melihat lebih jelas kota Seoul.

“Ini tempat yang paling indah untuk melihat First Snow.” Ucap Sungmin, Kyuhyun manggut – manggut pelan dan menatap Sungmin lama, Sungmin yang merasa ditatap aneh Kyuhyun dengan cepat membalas tatapan Kyuhyun.

“Kenapa? Kenapa menatapku seperti itu?” Tanya Sungmin gugup, Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah lain.

“Ani, tidak apa – apa.” Ucap Kyuhyun yang entah kenapa debaran jantungnya berdetak dengan kencang.

“Hmh.” Gumam Sungmin, Kyuhyun tampak menatap kesekelilingnya dan tiba – tiba saja tatapannya tertuju kepada sebuah kostum yang tampaknya sedang disewakan special untuk malam First Snow.

“CuteMin, aku pergi kebelakang dulu yah.” Ucap Kyuhyun seraya pergi meninggalkan Sungmin yang belum sempat mengatakan apapun.

“Hah, apa –apaan ini… apakah ini yang namanya kesempatan, aniyo… aku tidak boleh terlalu percaya diri karena ini semua, ia hanya mengajakku untuk melihat First Snow bukan kencan.” Benak Sungmin, tapi tak lama Sungmin menikmati malam indahnya itu, entah kenapa tiba – tiba saja lampu di namsan tower mati, membuat beberapa pengunjung ketakutan.

“Kenapa biasa mati?” Gumam Sungmin tapi tak lama kemudian lampu di namsan tower kembali menyala.

“Akh, dingin.” Gumam Sungmin saat ia merasa sesuatu yang dingin jatuh dari langit dan mengenai lapisan kulit tangannya, Sungmin mengangkat kepalanya dan ditatapnya langit dimana tampak jelas sebuah butir – butir putih dingin berjatuhan disekitarnya.

“First Snownya…ada.” Ucap Sungmin senang seraya menangkap satu persatu butiran putih itu dan membiarkan butiran itu mencair di tangannya.

Tapi tiba – tiba saja terdengar suara gaduh disekitar Sungmin, Sungmin yang penasaran menoleh dan ditatapnya seorang lelaki menggunakan kepala kostum kartun lucu dan sebuah kertas dimana tertuliskan.

Cutemin

Lihatlah kebawah

Sungmin yang menyadari itu adalah dirinya dengan ragu ia mendekat kesisi pagar dan…

L-E-E

S-U-N-G-M-I-N

C-A-N  U B-E M-Y  G-I-R-L

Secara satu persatu sebuah huruf bermunculan dari cahaya – cahaya kecil yang membuat sebuah kata yaitu ‘LEE SUNGMIN CAN U BE MY GIRL’ Sungmin terhenyak sesaat dan kini tatapan Sungmin beralih kearah seseorang yang menggunakan kepala kostum kartun itu.

Seseorang itu membalikkan tubuhnya dan menunjukkan sebuah tanda ‘LOVE’ dibelakangnya dan mengangkat kedua tangannya, seketika semua pengunjung di namsan tower bertepuk tangan.

Saat orang – orang mulai berbisik merasa iri pada gadis yang beruntung mendapatkan lelaki yang romantic telah menyatakan cintanya dihadapan semua orang, Seseorang itu membuka kepala kostum itu dan berbalik menatap Sungmin, Sungmin tampak kaget melihat sosok Kyuhyun yang ada di balik kepala kostum itu.

“Hiks.” Isak Sungmin pelan sambil menutup mulutnya merasa tak percaya akan hal ini semua, Kyuhyun yang melihat Sungmin menangis dengan cepat menghampiri Sungmin.

“Gwaenchana? Aku tidak…”

“Aku mau…” Ucap Sungmin sambil menghapus air matanya yang tampaknya tak bisa berhenti.

“Mwo?” Tanya Kyuhyun tampak bingung.

“Aku mau … aku mau … hiks, aku mau menjadi pacarmu.” Ucap Sungmin sambil terisak kecil, Kyuhyun terdiam sesaat.

“Jincha? Kau menerimaku… bukannya kau membenciku.” Ucap Kyuhyun tampak aneh, Sungmin terdiam dalam tangisnya dan menatap Kyuhyun.

“He~?” Gumam Sungmin kaget.

15 menit kemudian

“Jadi selama ini, semua gadis yang berada di café itu, selalu mengatakan aku adalah gadis yang membencimu, bahkan melihat wajahmu saja tak mau.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengangguk pelan.

“Hm, pantas saja… tatapanmu aneh padaku.” Lanjut Sungmin.

“Ani, aku tidak bermaksud buruk seperti itu, hanya saja… kau tidak pernah mau masuk ke café, kau hanya berbicara pada teman – temanku dan juga selalu menghindar dariku.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum dan menatap Kyuhyun dengan tatapan hangat.

“Aku tidak mau berbicara padamu karena aku takut mengganggu pekerjaanmu dan aku tidak pernah menghindarimu, hanya saja aku tidak mau terlibat masalah dengan para gadis yang ada di sekitarmu.” Jelas Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin dengan tulus dan menyadari selama ini mereka saling menjauhkan diri karena hal yang tidak tentu pasti dan juga rasa takut mereka.

“Tapi hari ini … saat aku mengatakan kalau ada Coffee Americano gratis, aku merasa aku mulai ada keberanian untuk mengetahui siapa dirimu sebenarnya.” Ucap Kyuhyun, Sungmin tersenyum saat ia menyadari kalau saat ini mereka saling jujur dan mengetahui satu sama lain.

“A~ aku juga, tadi itu pertama kalinya kita saling bicara bukan.” Ucap Sungmin, Kyuhyun mengangguk pelan.

“Hm~Kyu.” Ucap Sungmin, Kyuhyun menoleh dan entah kenapa jantungnya malah berdebar kencang saat Sungmin memanggilnya dengan nada suara yang begitu manis untuk di dengar.

“W…W…Wae?” Tanya Kyuhyun gagap. Sungmin tersenyum malu, membuat Kyuhyun tampak gugup dengan sikap Sungmin.

“Bagaimana kita jalan – jalan, ini adalah malam First Snow, sangat di sayangkan kalau hanya duduk disini.” Ucap Sungmin, ketika mendengar itu seketika Kyuhyun merasa lega.

“Oh, kalau begitu kajjah.” Ajak Kyuhyun, Sungmin mengangguk dan beranjak dari tempat duduknya dan begitu juga Kyuhyun. Tapi…

“Yesung oppa…hentikan…rem –rem –reeeeeeemmmmm…” Tiba – tiba terdengar suara Ryeowook yang membuat Sungmin menoleh dan Bugh!….BRAK PRANG PRANG

“Gwaenchana?” Tanya Kyuhyun, Sungmin yang memejamkan matanya merasa pasrah dengan perlahan membuka matanya dan …

DEG Jantung Sungmin berdetak kencang dimana ia sadari kini ia ada di dalam pelukan Kyuhyun.

“Aaaa…gwaenchana…” Ucap Sungmin, Kyuhyun menatap Sungmin perlahan dan Chu~ Kyuhyun mencium sekilas bibir Sungmin, membuat Sungmin kaget dan sekaligus membuat BLUSH diwajah Sungmin.

“Syukurlah.” Ucap Kyuhyun, Sungmin yang tampak penasaran dengan apa yang terjadi mencobe untuk menoleh dan di lihatnya Ryeowook dan Yesung tampak bertengkar di antara semak – semak.

‘Hm~Yesung ? Ryeowook? Kenapa merek…??”

“Dasar orang – orang aneh, kajjah… kau yakin tidak apa – apakan.” Ucap Kyuhyun seraya menggandeng erat tangan Sungmin, Sungmin mengangguk pelan dan tampak menahan tawa melihat Ryeowook dan Yesung dari jauh.

Dan seperti cerita – cerita bahagia lainnya, kini Sungmin sering datang ke café dan kali ini bukan untuk duduk di diluar café melainkan untuk menemui Kyuhyun dan yah, seperti orang pacaran lainnya, Kyuhyun sangat memperhatikan Sungmin, dan sesekali Sungmin membantu Kyuhyun dan para karyawan café PearlBean. Hm~ keberadaan Sungmin membuat Suasana Café Pearl Bean tidak hanya didatangi para gadis remaja tapi juga para lelaki yang terkadang membuat Kyuhyun cemburu. Hahaha, hal itu membuat warna baru di PearlBean.

Hanya saja sebagai AUTHOR saya gak bisa memastikan kehidupan mereka seperti cerita dongeng yaitu berakhir dengan HAPPY EVER AFTER.

-THE END-


13 thoughts on “≋KyuMin | Oneshoot |FIRST SNOW≋

  1. Ehehehe… Numpang baca author-ssi.
    Nice story.
    KyuMin, happily ever after till the end of their life. Nyahahaha….
    Bagian Kyu nembak Min terinspirasi dari Kyu di Seoul Song pasti. Hehehe…
    Okay, author-ssi, thanks for shared it.
    Fighting!!!

  2. sweet banget~ tapi ada scene familiar, pas kyu nyatain ke ming itu kayak yg ada di MV……dan itu bikin ilfeel ==” lol ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s